
... Maaf untuk semuanya...
... Beberapa hari ini author hanya up sekali ....
...Karena lagi musim flu ,batuk ,demam ....
...Akhirnya author baru bernapas dengan baik ....
...Sekalipun masih pilek tapi tinggal sedikit ...
...Sekali lagi author minta maaf iya ...
...Lopeยฒ ku ,cintaยฒku ,sayangยฒ ku ....
...Terima selalu membaca novel author...
...Vote yang banyak, like ,koment jangan lupa hadiah nya ๐๐๐๐...
Baik kita kembali ke topik iya tapi jangan lupa votenya ๐๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
Siang harinya Reza ke perusahaan tempat Riane bekerja sambil membawa makan siang , sedangkan Raymond memilih pulang ke rumah dia tidak ingin anaknya terlalu lama di perusahaan .
" Riane ada " tanya Reza pada sekertaris nya .
" Ada tuan " Jawab Endang.
Reza pun membuka pintu ruangan istri nya, tapi Reza di buat bingung saat melihat Riane yang begitu nyaman tidur di sofa .
" Apa ini hoby barunya tidak di rumah di perusahaan tidur di sofa " Gumam Reza lalu berbalik menatap Endang .
" Sejak kapan dia tidur " Endang menaikan alisnya lalu mendekat menatap ke dalam .
" Nona Raine tidur "Reza mengendus kesal ,bukannya menjawab Endang malam bertanya .
" Sudah sana makan siang baru selesai kan kerjaanmu " Ucap Reza lalu masuk dalam ruangan .
Reza menyimpan tas makanan siang untuk Raine lalu mendekati wanita itu .
Untuk beberapa detik dia mengamati wajah cantik Raine sambil tersenyum .
" Istri barยฒ ku sudah hamil , Apa kalian rewel baby, jangan bikin susah Mama iya " Ujar Reza Tersenyum lalu mengelus pipi Raine .
" Sayang ,bangun makan siang dulu " Ujar Reza lembut .
CUP
" Bangun ayo " Ujarnya lembut setelah memberikan kecupan di bibir Riane .
" Kakak " Ujar Raine serak lalu merentangkan tangannya .
Reza Tersenyum lebar lalu mengangkat Raine duduk di pangkuan nya .
" Masih mengantuk " Riane hanya mengaguk sambil menyembunyikan wajahnya di leher Reza .
" Ayo makan siang dulu, biar baby tidak rewel " Ujar Reza lembut .
" Kaka bawa apa " Masih dengan posisi yang sama .
" Buah ,sayuran dan yang lainnya sesuai kata Amanda " Jawab Reza mengelus punggung Riane .
" Kaka " Reza hanya diam saja tapi menunggu Raine melanjutkan ucapannya " Sayang tidak sama Riane " Lanjutnya lagi .
" Hebm "
" Cinta "
" Hebm "
Raine menatap wajah Reza yang juga menatapnya dengan wajah Bingung nya karena pertanyaan konyolnya .
CUP
Raine mencium bibir Reza lalu mencium seluruh wajahnya sedangkan Reza hanya tersenyum tipis .
" Ayo makan dulu " Raine mengaguk tapi enggan turun dari pangkuan Reza .
Lalu dia membuka bawaan Reza seketika membuat liurnya terasa mau menetes .
" Enak sekali " Ucapnya dengan girang .
" Makanlah " Raine mengaguk " Kaka Tidak " Tanya Raine .
"Aku akan menemanimu " Ucap Reza .
Sedangkan di rumah utama Raymond juga sedang makan siang bersama istri,kedua orangtuanya serta orang tua Reza tak lupa juga Opa dan Oma kesayangan mereka .
" Ademu mana son " Tanya Jose menatap Raymond .
" Lihat istri barยฒ nya !! Takut Tidak makan " Jawab Raymond seadanya .
" Kenapa tidak langsung di antar ke sini saja sekalian " Tanya Daddy Radit
" Nanti Raine cape, kalau pulang pergi " Ucapnya dengan jengkel.
" Ada apa denganmu " Tanya Henry .
" Selama istri hamil,dia selalu membuatku naik darah , Waktu Dara hamil bahkan selama 2 bulan aku tinggal tidak kenapaยฒ masih hidup sampai sekarang , Dia baru sebesar kacang ijo saja sudah kaya orang gila setiap menit dapat laporan dari sekertarisnya " Ujar Raymond menggebuยฒ .
" Apa bedanya dengan mu !! kalian sama saja cuma Adara di jaga rehan dan istrinya makanya sampai di buat hamil duluan " Jawab Daddy Radit.
" OPA.....EYANG ,OPA JOSE " peserta di meja makan hanya mendengus kesal .
" Ah di sini ternyata " Ujar Eliza yang baru saja pulang dengan penampilannya yang cukup berantakan .
" Apa kau habis bergulat dengan kerbau " Tanya Raymond menatap Eliza dari atas sampai bawah.
" Dari main sama Kaka Morgan di taman " Mereka menatap Morgan yang tidak jauh berdiri di belakang Eliza .
" Di taman, Sama siapa " Tanya Jose
" Kaka Zian " Jawabnya lagi .
" Anak itu lagi " Ujar Henry .
" Maaf tuan ,ada yang ingin saya bicarakan " Henry mengaguk saja .
" Nak Morgan ayo makan dulu " Ucap elvi lembut .
" Saya sudah kenyang nyonya , terimakasih " Ujar morgan lembut,Henry menatap tajam Morgan.
Yang dengan berani menolak keinginan Elvi.
" I-ya nyonya saya masih lapar kebetulan tadi habis bermain dengan nona muda Eliza " Ujar Morgan terbata .
Mati aku runtuknya dalam hati .
" Duduk di samping Eliza saja nak " Ujar Aqila lembut .
" Iya nyonya " Jawab Morgan lalu mendudukkan Eliza di kursi miliknya .
" Opa " Henry menatap Eliza sambil menghela napasnya.
" Kau akan di marahin Bunda mu jika melihat penampilan mu " Ujar Henry menggeleng .
" Tadi Eliza main kejar-kejaran Opa di sekolah , Kaka siapa tadi nama teman ku " Tanya Eliza menatap Morgan .
" Dian non " Jawab Morgan .
" Ah iya, Opa tahu dia ....Apa Kaka " Eliza kembali lagi bertanya pada Morgan .
" Kalian terlihat akur seperti saudara sungguhan ,apa kau anak tertua Queen dan Naufal " Ujar Jose tertawa kecil .
" Kaka Morgan suka mba Isna tahu Opa Jose "
Uhuk .....uhuk .....
Semua orang menatap Morgan yang sebisa mungkin menahan malunya .
" Iya kan kakak " Morgan menggeleng cepat " Kami hanya berteman non " Jawab Morgan sambil menelan ludahnya kasar .
" Tapi Kaka sering ....."
" Non mau Tidak besok kita ke mall ,main bersama seperti tadi " Potong Morgan cepat .
" Deal " Pekik Eliza lalu memakan makanan nya yang sudah di siapkan Elvi.
Morgan menundukkan kepalanya sambil menyantap makanannya .
Saat Daddy Radit,Henry, Jose dan Raymond menatap nya tajam .
" Habis ini istirahat sorenya Eliza latihan " Titah henry .
" Iya Opa " Jawab Eliza dengan anggukan kepala .
Lalu mereka makan dengan tenang tanpa ocehan si kecil Eliza yang membuat mereka sakit kepala .
Setelah itu para pria ruangan kerja bahkan Raymond pun ikut ke sana .
Sedang kan Elvi menemani cucu pertama nya mandi dan menemani nya tidur , Aqila bersama Adara dan Twins .
" Katakan " Morgan menyerahnya HP nya memutar video .
" Sejak kapan " Tanya Raymond .
" 3 hari ini tuan muda " Jawab Morgan
" Dan kau baru bicara sekarang " Tanya Jose .
" Maaf tuan,karena sebelumnya hanya satu orang menggunakan motor ,tapi tadi mereka menggunakan dua mobil " Jawab Morgan .
" Apa Dia tahu " Morgan menggeleng " tidak tuan besar " Jawab Morgan .
" Laporan dari anak buah, targetnya Nona Regina tuan seperti nya dia memiliki ketertarikan padanya " Jawab Morgan .
" Karena dia sering ke butik ,tapi selalu tidak ada nona Regina hanya ada karyawan dan Nona Risna " Lanjutnya lagi .
" Besok tetap bawa Eliza seperti biasanya jangan melakukan gerakan yang mencurigakan !! Kita akan bahas nanti sama Naufal " Ujar Daddy Radit .
" Iya tuan besar " Jawab Morgan .
" Selidiki orang yang dekat dengan gadis centil itu " Ujar Raymond .
" Baik tuan muda " Jawab Morgan .
Setelah itu mereka ke luar dari ruangan kerja ,menuju tempat Mereka masing-masing mencari keberadaan sang istri .
Sedangkan Raymond setelah berpamitan pada istrinya dia kembali ke perusahaan .
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
Vote ....vote nya Kaka sayang .
dukung terus Raymond dan Adara
Reza dan Raine
like
koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang ๐๐๐๐