ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
Orang yang sama



" Apa yang terjadi " Tanya Jose dengan napas yang memburu .


" Kejadiannya tiba² ,syukur pelurunya tidak mengenai Adara " Ujar Jeje .


" Di mana Adara " Tanya Davin.


" Di kamar bersama Raymond " jawab Henry.


" Jangan tinggalkan dia sendirian ,untuk sementara temani dia dulu ,karena ini pertama untuknya pasti dia syok " Ujar Davin .


" Tadi sempat dia pingsan " Ujar Alan .


" Pasti, tapi sebisa mungkin ajak dia bicara dan berikan dia penjelasan secara pelan-pelan " Ujar Davin .


" Siapa yang melakukan nya ?? Apa orang yang sama " Tanya Jose menatap peserta yang duduk di ruangan itu .


" Reza masih memeriksa CCTV karena meraka kehilangan jejak " Ujar Henry kesal .


" Sayang antarkan makan malam ke kamar Ray " Ucap Henry .


" Ayo Kaka bantu " Ujar Elsa .


" Iya mba " Jawab Elvi .


" Kenapa Aqila dan Nabilla tidak ikut " Tanya Daddy Radit.


" Aku buru² Dad Tidak sempat memberikan dia penjelasan " Ujar Jose di anggukan kepala oleh Davin .


" Alister " Tanya Jeje.


" Aku menyuruhnya menunggu di rumah saja sambil menjaga Nabilla dan Ela " Ujar Davin .


" Apa yang kau dapat " Tanya Daddy Radit saat melihat Reza mendekati mereka .


" Plat yang mereka gunakan palsu, Tapi CCTV yang Reza lihat bahkan motor itu hasil curian " Ujar Reza .


" Seperti nya mereka sudah merencanakan nya " Ujar Henry .


" Target mereka hanya dua ,nona Adara dan Twins " Ujar Reza .


" Karena hanya itu poin utama yang membuat nya kembali mengusik Nona Adara " Lanjutnya lagi .


" Ajukan kerja sama dengan perusahaan laki² itu tapi bukan perusahaan Raymond tapi Raine " Reza melotot kan matanya .


" Opa " Panggil Reza ,dia tidak ingin Raine dalam Masalah apa lagi itu orangnya kita tidak tahu seperti apa ??


" Hanya membuat wanita itu ke luar ,setelah itu kita buat perusahaan nya rata dengan tanah " Ujar Daddy Radit.


" Biarkan Reza yang lakukan ,tapi jangan libatkan Raine " Ujar Reza tegas .


" Raine tidak pa..."


" Masuk ke kamarmu " Titah Reza .


" Tapi .."


" MASUK " Bentak Reza menatap tajam Raine .


" Princess masuk " Ujar davin lembut .


" Iya ayah " Jawab Raine lirih ,sebelum pergi dia menatap Reza sekilas lalu meninggalkan ruangan itu .


" Kita hanya memikirkan cara nya Opa , kita sudah tahu siapa dalang nya ,tidak perlu menambah korban lagi , Reza bukannya tidak mau tapi resikonya berat " Ujar Reza .


" Son " Tegur Jose saat melihat sang anak sudah emosi .


" Laki² itu pencinta bawah pusar ,apa Opa bisa jamin keselamatan Riane dia pria licik " Ucap Reza lagi .


" Reza benar Dad, Lagian tidak ada sejarahnya perusahaan besar mengajukan kerja sama pada perusahaan kalangan renda seperti perusahaan nya " Celetuk Alan .


" Lalu harus gimana ? " Tanya Daddy Radit frustasi.


" Tunggu saja Raymond, Nanti dia sendiri yang putuskan " Ujar Henry .


Sedangkan di dalam kamar, Raymond masih menenangkan Adara karena takut .


" Baby ,lihat aku " Adara menatap sang suami " Aku tidak akan membiarkan siapa pun melukai kalian ,jadi jangan takut lagi Ok " Adara hanya diam saja .


" Twins mana ?? Apa mereka aman ? Bawa mereka ke sini " Ujar Adara khawatir .


" Ok ,Aku ambil Twins dulu " Adara menahan tangan sang suami " Telepon saja " Ujar Adara takut .


Raymond memeluk Adara " Ok " Raymond menekan tombol yang terhubung ke kamar Twins " Bawah Twins ke kamar " Titah Raymond .


" Ada lagi " Adara menggeleng sambil memeluk lengan sang suami .


Raymond bersumpah untuk ini !! Siapa pun orangnya dia akan membalasnya dengan tangannya sendiri .


Tok ...tok ..


" Masuk "


Mommy Ellena Masuk bersama Nany sambil menggendong Twins .


" Ed, El " panggil Adara lirih .


' Jangan pergi " Ujar Adara gugup .


" Di sini ada Oma baby, ada Nany juga yang akan menemanimu ,hanya sebentar ok " Adara tetap menggeleng .


Karena rasa takutnya lebih besar bahkan dia beranggapan jika orang tadi kembali dan masuk dalam kamar.


Sedangkan Raymond tidak bersama dirinya ,hanya para wanita .


" Aku akan menyuruh penjaga ,menjaga di balkon bagaimana. " Ujar Raymond lembut .


Adara menatap Raymond dalam ,dan Raymond bisa lihat jika saat ini hanya dia yang bisa membuat istri nya tenang .


" Tetaplah di kamar nak, Istri mu masih takut " Ujar mommy Ellena .


Raymond menghela napas panjang nya .


" Oma ke Luar dulu jika butuh papa , telepon saja " Raymond mengaguk saja " Kalian tetap di kamar " Titahnya pada Nany .


" Baik tuan " Jawab Nany bersamaan .


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" Bagaimana keadaan Adara mom " Tanya Jeje , mommy Ellena menghela napas panjang lalu duduk di samping Henry .


" Dia tidak berani menatap ke arah lain , pandangan nya hanya pada Raymond dan dia juga takut ditinggal " Ujar mommy Ellena.


" Karena dia beranggapan saat Raymond meninggalkan nya kejadian tadi kembali terulang " Ujar Jeje .


" Apa anak² sudah tidur " Tanya Daddy Radit.


" Sudah , tapi Raymond menyuruh Nany membawa nya ke kamar ,mungkin atas permintaan Adara karena saat melihat twins ada rasa lega yang di rasakan Adara " Ujar mommy Ellena .


" Untuk sementara biarkan Raymond mengurus dulu Adara ,Reza urus perusahaan, Kita fokus pada Masalah ini " Ujar Daddy Radit.


" Perketat semua penjagaan di masion dan perusahaan begitu juga rumah orang tua Adara ,bisa saja dia memakai cara itu untuk membuat Adara jatuh ,jika dia tidak bisa menyentuh Adara " Ujar Henry tegas .


" By makan malam dulu " Ujar Elvi saat sudah di dekat mereka .


"Raymond " Tanya Henry .


" Pelayan sudah mengantar ke sana " Henry Mengaguk kepalanya .


" Ayo kita makan dulu ,baru kita pikirkan " Ujar Daddy Radit.


" Reza panggil Raine dulu " Ujar Reza .


" Jangan lama " Ujar mommy Ellena.


" Baik Oma " Ujar Reza lalu pergi ke lantai dua kamar Riane .


Sesampainya di depan kamar Raine Reza menarik napas panjang lalu memegang handle pintu kamar nya .


Ceklek .


Reza masuk dalam kamar Raine yang sedang berbaring membelakangi pintu .


" Tidur " Raine hanya diam saja ,Reza duduk di sisi ranjang sambil menghadap Raine .


" Aku hanya tidak ingin kamu kenapa² ,jadi aku harap kamu mengerti " Ujar Reza lembut .


" Ayo bangun makan ,baru lanjut istirahat nya " Reza menyibakkan selimut Raine .


" Sayang " Panggil Reza .


" Iya Raine bangun " Reza tersenyum simpul " Ayo " Reza membantu Raine bangun sedangkan wanita itu hanya diam saja lalu menatap Reza kesal .


CUP .


" Sudah puas " Raine hanya diam saja ,sehingga Reza kembali mencium Raine .


Kali ini Reza menahan tengkuk Raine memperdalam ciumannya, bahkan di menggigit bibir sang kekasih agar memberikan dia akses untuk masuk ke dalam .


Reza memasukan lidahnya mengabsen isi mulut Raine saat sang kekasih membuka mulutnya .


Raine yang sudah ikut terbuai dengan permainan Reza sehingga dia mengalungkan tangannya di leher sang kekasih.


"Ayo makan dulu " Ujar Reza sambil mengelus bibir Raine yang sudah bertambah volume nya .


" Iya " Cicit Raine, lalu turun dari tempat tidur tangannya di genggam oleh Reza .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA


JANGAN LUPA JUGA DUKUNG REZA DAN RAINE


LIKE


KOMENT


VOTE


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘