
Sore harinya Raine pulang karena dia tidak ingin membuat Daddy nya marah .
Entahlah wanita itu dari mana sehingga sore hari baru pulang padahal di sejak pagi pergi nya .
Riane masuk dalam rumah yang terlihat sunyi ,padahal biasanya jika weekend keluarga nya akan berkumpul di taman .
" Paman , Daddy belum pulang " Tanya Raine pada kepala pelayan.
" Tuan muda dan yang lainnya menginap di villa non dan besok baru kembali " Riane melototkan matanya kaget.
" Villa ?? Kenapa merek tidak bilang lalu Raine sendirian di sini " Tanya Raine menatap nya.
" Tuan Reza berada di ruangan kerja non " Jawab kepala pelayan .
" Apa yang dia lakukan " Tanya Raine lagi .
" Maaf ,Kalau itu saya kurang tahu non " Ujar kepala pelayan .
" Tidak papa, terimakasih paman ! Raine ke atas dulu iya " Pamit Raine .
" Silahkan non " Jawabnya sambil menunduk kepalanya .
Sedangkan Reza yang berada di dalam ruangan kerja ,bukannya dia tidak tahu jika Riane sudah pulang .
Tapi pria itu memilih masa bodoh karena rasa kecewanya pada Raine .
Yang memilih menghabiskan waktu bersama pria itu ,sehingga dia memilih menyelesaikan pekerjaan agar tidak menumpuk .
Saat tengah fokus pada pekerjaan nya dia mendengar pintu ruangan kerja terbuka .
Dan dari aroma nya dia bisa tahu siapa yang masuk .
" Kaka "panggil Riane pelan .
" Hebm "
" Kaka sibuk " Tanya Raine yang sebenarnya sudah tahu jika pria itu sibuk .
Karena dari masuk pun dia sudah melihat Reza berhadapan dengan laptop .
" Hebm "
" Apa Kaka tidak ingin menyusul Daddy dan lainnya " Tanya Riane duduk di sofa yang ada di ruangan itu .
" Pergilah jika ingin ke sana nanti pengawal akan mengantar mu " Jawab Reza tanpa mengalihkan pandangannya .
" Kakak " Panggil Raine lembut .
" Hebm "
" Bisa simpan dulu kerjaannya " Reza menyimpan pekerjaan nya menatap Raine .
" Kenapa ?? " Tanya Reza menatap Raine.
" Jangan begini Raine tidak nyaman " Reza menaikan alisnya sebelah " Yang mana yang membuatmu tidak nyaman " Tanya Reza .
" Bukan kamu sendiri yang membuatnya ,aku hanya mengikuti saja ,jadi katakan yang mana yang membuatmu tidak nyaman " Lanjut nya lagi .
" Apa Raine tidak bisa dekat dengannya " Tanya Raine.
" Apa aku melarang mu " Tanya balik Reza .
" Tapi sikap kakak berbeda setelah ada dia " Jawab Raine menatap Reza .
Reza menarik napas dalam-dalam kenapa Raine terlalu polos sehingga hal begitu pun harus di jelaskan .
" Kami hanya berteman kak, dan dia juga tahu aku menyukai Kakak ,dan kami selalu seperti itu sejak sekolah dulu " Ujar Raine menjelaskan .
" Apa dia menganggap mu teman ?? tidak lebih dari itu buka matamu Riane , bahkan kita saja yang saudara bisa memiliki rasa yang lebih Amanda ,Ela , syahzani .Apa aku harus jelaskan juga secara rinci " Ujar Reza .
" Sekarang aku tanya ,jika kamu melihat ku bersama wanita lain ?? Apa kamu bisa terima kalau kami melakukan hal sama seperti mu dengan nya " Raine hanya terdiam .
" Kenapa diam " Lanjutnya lagi .
" Maaf "
" Untuk " Tanya nya lagi .
" Karena Raine belum bisa menyambangi kakak dalam bersikap " Reza menarik napas panjang .
" Pekerjaan di perusahaan sudah banyak dan itu membuat kepala ku pusing ,Jadi jika kamu ingin masih bebas jangan berharap lebih denganku " Ucap Reza .
"Maksud Kaka " Tanya Raine .
" Kamu sudah bisa tahu maksudku apa " Jawab Reza .
" Angkatlah aku rasa dia mengkhawatirkan mu ,karena kamu belum memberi tahunya " Ucap Reza saat Hp Riane berdering .
Lalu meninggalkan Raine sendirian di ruangan kerja begitu saja .
Raine langsung mengejar Reza yang menuju ke dapur tanpa mempedulikan hp nya .
" Tuan " Panggil pelayan .
" Baik tuan " Jawab pelayan .
" Bibi aku jus strawberry iya " Ucap Raine .
" Iya non " Jawab pelayan .
" Kaka lihat aku tidak mengangkatnya " Ujar Raine memperlihatkan HP nya .
" Dan baca pesannya " Ucap reza ,Raine langsung membaca pesannya dan membalasnya .
" Sudah kak " Jawab Raine , Reza menghela napas panjang kenapa dia harus terjebak dengan wanita seperti Raine .
"Bibi antarkan ke kamar iya " Reza langsung berdiri dan di ikuti Raine " Bibi Raine juga di antar ke kamar Kaka " Jawab Raine lalu merangkul lengan Reza .
"Apa wanita ini tidak tahu orang yang kesal dan tidak " Gumam Reza frustasi .
" Kakak bicara apa " Tanya Riane menatap Reza .
" Bicara bagaimana caranya membuat mu mati " Ucap Reza ketus .
" Kakak tidak cinta lagi sama Raine " Tanya Riane sambil mengikuti Reza dalam kamar .
" Iya " Jawab Reza seadanya .
" Kakak benaran " Reza memilih pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Sedangkan di belahan dunia lainnya sepasang suami istri baru saja bangun dari tidurnya .
Setelah menempuh perjalanan 5 jam sehingga membuat Adara bosan dan lelah , mengingat ini perjalanan pertamanya ke luar negeri dan memakan waktu selama itu di pesawat sehingga membuat nya mual .
Syukur Twins tetap anteng hanya akan terbangun saat haus saja, sedang kan Adara bahkan memejamkan mata saja dia takut sendiri apa lagi saat melihat dirinya sudah berada di atas awan , ketakutan nya semakin bertambah membuatnya mual .
" Kau baik² saja ,ayo bangun bersihkan tubuhmu " Ujar Raymond lembut .
" Sudah jam berapa " Tanya Adara serak .
"4 ,Ayo bangun " Adara bangun dari tidurnya dan membiarkan anak² tertidur di atas tempat tidur besar itu .
Raymond menyusun bantal di samping Twins lalu dia berjalan ke luar menatap langit sore .
" Apa yang membuat nya menyukai tempat ini ,apa menara itu " Raymond menggeleng .
Raymond memilih menghubungi Elvi karena sejak datang tadi dia belum mengabari ke keluarga nya begitu juga mertuanya .
" Kalian sudah sampai sayang "
" Mom please ,nanti Daddy marah " keluh Raymond memasang wajah memelasnya .
" Di mana twins " tanya Henry yang baru saja bergabung .
" Kalian di villa " Tanya Raymond karena mereka melakukan panggilan video .
" Iya, bersama keluarga nya istrimu " Jawab Henry .
" Apa kalian tidak bosan ,apa yang kalian lihat di villa itu ?? Atau kalian sudah miskin " Cibir Raymond .
" Iya aku sudah miskin karena semua milikku ada padamu " Ujar henry kesal .
" Itu memang hak ku Dad, dan aku mengambil yang memang milikku " Henry hanya mendengus kesal .
" Mana twins aku malas bicara dengan mu " Ucap henry .
" Mereka masih tidur Dad " Jawab Henry .
' Istri mu mana nak " Tanya Elvi lembut .
" Apa Istri mu mual " Tebak Henry saat melihat wajah Raymond .
" Daddy pasti tahu itu " Seketika tawa Henry pecah membuat orang yang ada di sekitar mereka kaget .
" Ternyata istri mu lebih kampungan dari pada mommymu "Raymond berdecak kesal lalu mematikan HP nya .
Lalu dia kembali masuk ke kamar melihat ke dua anaknya yang ternyata baby Ed sudah membuka mata nya .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA
JANGAN LUPA JUGA DUKUNG REZA DAN RAINE
LIKE
KOMENT
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘