ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
Tutut Eyang sakit



Kini di restoran sebuah mall terkenal Reza Raine dan Adrian serta pasangan nya duduk dalam ruangan yang sudah di pesan .


" Calon istri nya " Bisik Riane saat Reza menatap Dian dengan tatapan dingin nya .


" Mau makan apa hm " Tanya Reza lembut sambil mengelus perut Raine .


" Yang panas² kayanya enak kak " Jawab Raine sambil melihat buku menu .


" Pesan lah apa yang kamu inginkan " Ucap Reza .


" Kakak tidak makan " Riane menatap Reza " Raine pesankan mau " Reza hanya mengaguk saja .


Adrian Tersenyum melihat hubungan Reza dan Riane , sekalipun masih ada rasa cemburu tapi dia harus menepis itu .


Karena dia sudah menepatkan perasaan nya hanya untuk Dian yang kelak menjadi istri serta ibu dari anak-anaknya.


"Mau maka apa " Tanya Adrin menatap Dian .


" Terserah by, Dian ikut yang kamu makan " Adrian mengaguk lalu memesan yang sesuai dengan lidah Dian .


Setelah itu mereka memberikan pesanan nya pada pelayan restoran .


" Kau mau menikah " Tanya Reza menatap Adrian .


" Iya tuan , undangan nya sudah ada sama Riane " Jawab Adrian sopan .


" Kami akan ke sana " Jawab Reza .


" Apa bisa tuan datang di saat akad " Tanya Adrian .


" Akan saya usahakan " Jawab Reza serius .


" Terimakasih tuan " Reza hanya mengaguk saja .


" Apa dia calon istri mu " Adrian menggaguk .


" Iya tuan , namanya Dian " Jawab Adrian .


" Kau bisa mengejar dua kampus jika ingin " Ujar Reza .


" Iya tuan ,saya sedang memasukkan....."


" Pergi saja, Asal kamu bisa bagi waktumu " Uajr Reza datar .


" kau tidak mungkin bisa bertahan hanya dengan mengajar satu kampus saja sedangkan tanggung jawab mu sudah bertambah" Lanjutnya lagi .


" Jika kamu ingin kamu bisa berkerja di perusahaan nanti aku kasih tau Xavier untuk menyiapkan nya " Ucap Reza menatap Adrian .


Raine mengaguk Tersenyum sebagai jawabnya .


" Kamu bisa bekerja di perusahaan sambil mengajar toh tidak setiap hari kamu mengajarnya ,jadi kamu bisa sambil bekerja di perusahaan kakak " Ucap Raine lembut .


" Tapi ini sudah berlebihan " Ucap Adrian tak enak .


" Tidak ada yang berlebihan jika kamu mau " Jawab Reza .


"akan aku bicarakan pada keluarga dulu " Reza mengagguk " Kabari jika kamu mau ,biar Xavier menyiapkan nya " Jawab Reza .


" Terimakasih tuan " Reza hanya diam saja.


Ceklek .


" Permisi tuan " Ucap pelayan lalu mulai menyajikan makanan yang di pesan di atas meja dengan rapi .


" Silahkan di nikmati tuan " Ucap pelayan lalu ke luar dari ruangan itu .


Reza mengambil makanan soto pesanan Raine lalu mengaduk dengan pelan .


" Kakak mau " Rengek Riane .


" Sabar masih panas " Jawab Reza sambil mengaduk makanan Raine .


" Buka " Riane langsung membuka mulutnya lalu Reza menyuapi Riane dengan telaten .


Adrian hanya menggeleng saja melihat tingkah manja Riane .


" Makan Honey " Dian mengaguk lalu mulai memakan makanan nya .


" Panas " Riane menggeleng " Sudah pas " Jawabnya .


" Kaka tidak makan " Lanjutnya lagi .


" Kalau kamu dan baby sudah kenyang baru aku makan " Riane Tersenyum kuda .


Jika saja tidak ada Adrian dan Dian mungkin saja Raine sudah mencium bibir tebal Reza .


" Jauhkan pikiran mu " Raine hanya tertawa kecil .


" Kakak tahu " Reza hanya mendengus saja .


Lalu kembali menyuapi Riane agar wanita itu bisa tenang dan otaknya sedikit waras .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Tak jauh berbeda Raymond juga kini tengah berada bersama Adara dan baby Ed .


Karena baby El serta Elvi dan mommy Ellena belum pulang dari mall .


" Mau lagi Mom " Tanya Raymond .


" Sudah kenyang Dad " Jawab Adara .


" Edward mau makan lagi " Tanya Adara lembut .


" Kenyang Mom " Jawab Edward .


"Apa Abang mau ikut Daddy lagi " Edward mengaguk .


" Nanti malam " Jawab nya seadanya .


Adara hanya bisa menghela nafas anaknya ini sangat irit bicara bahkan lebih irit dia dari pada sang suami .


" Jangan marah " Adara menggeleng " Aku tidak marah hanya saja dia terlihat seperti orang lain " Raymond hanya tersenyum dia paham maksud sang istri .


"Ayo tidur siang ,ini waktunya kamu istirahat " Ujar Raymond .


" Temani dulu , baru kalian pergi " Ujar Adara .


" Ayo jagoan kita jaga mommy dulu baru kembali ke perusahaan " Baby Ed langsung berjalan ke arah tempat tidur menunggu sang Daddy Untuk mengangkatnya .


Raymond pun mengangkat tubuh mungil itu lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh sang istri yang sudah berbaring di atas tempat tidur .


Cup


" Tidurlah " Adara mengaguk lalu memeluk pinggang Raymond yang duduk di ujung tempat tidur .


" Daddy " Raymond menurunkan tatapan nya menatap Adara .


" Nanti pulang belikan martabak " Ujar Adara .


"Hanya itu " Tanya Raymond .


" sama sate kambing nya " Ucap Adara .


" Yakin bisa habis " Adara mengaguk " baiklah nanti pulang aku bawakan " Jawab Raymond .


" Makasih Dad " Jawab Adara .


" Tidur lah aku harus kembali ke kantor " Ujar Raymond sambil mengelus kepala Adara dengan lembut .


Ceklek .


Adara membalikkan badannya menatap ke arah pintu begitu juga Raymond .


" Di ...di "Raymond Tersenyum seperti nya anaknya itu baru kembali .


" Sudah main " tanya Raymond lembut .


" Iya ,dari tadi di ajak pulang tidak mau " Aduh mommy Ellena.


" Rasanya lutut Oma akan lepas " Lanjutnya sambil duduk di sofa .


" Mandi dulu angel ,kamu dari luar jangan dekat mommy dulu " Titah Raymond .


"puk ...puk di " Raymond langsung memeluk anaknya lalu mencium pipi nya bergantian .


" Sekarang mandi iya " Baby El mengaguk ,lalu Raymond membukakan pintu penghubung .


" Mandikan El ,setelah itu bawah ke kamar " Ujar Raymond .


" Baik tuan ,ayo nona muda kecil " Uajr Nany membaut El kegirangan .


Lalu Raymond kembali ke kamar, dia harus kembali ke perusahaan karena jam istirahat sudah akan berkahir .


" Baby, aku harus kembali " Adara mengaguk "Kamu istirahat iya kamu tahukan jika aku selalu mendapat kan laporan " Adara mendengus kesal .


" jagoan " Baby Ed langsung berdiri lalu merentangkan tangannya .


" Lo cucu Oma ikut Daddy " Edward mengaguk .


" Kerja Oma " Jawab pria kecil yang foto copy an sang anak yang juga foto copy an sang suami .


" Cari uang yang bnyak untuk eyang iya , soalnya lutut Eyang sering sakit butuh di periksa " Canda mommy Ellena.


" Iya Eyang " Jawab Edward .


" Kami pamit mom, Oma " Ujar Raymond .


" By mom " Adara mengaguk sambil melambaikan tangannya .


" Kami mandi dulu iya nak ,soalnya bau " Ujar mommy Ellena .


" Iya nak nanti kami ke sini menemani mu " Ucap Elvi .


" Mommy sama Oma istirahat saja dulu ,pasti lelah habis menemani Baby El " Ujar Adara .


" Tapi kamu sendirian sayang " Ujar Elvi .


" Sebentar lagi Pelayan akan ke sini mom, soalnya tadi dia turun makan siang " Ujar Adara .


" Iya sudah kalau begitu ,nanti selesai istirahat kami akan ke sini " Ujar mommy Ellena .


" Iya Oma ,Makasih " Mommy Ellena hanya mengaguk tersenyum.


" Istirahat lah nanti suamimu marah " Ujar Elvi .


" Iya mom " Jawab Adara .


Lalu ke dua wanita beda usia itu ke luar dari kamar Adara menuju kamar mereka masing-masing .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


*Dukung terus Raymond dan Adara


Reza dan Raine


like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟*