
Kini di restoran sebuah mall terkenal Reza Raine dan Adrian serta pasangan nya duduk dalam ruangan yang sudah di pesan .
" Calon istri nya " Bisik Riane saat Reza menatap Dian dengan tatapan dingin nya .
" Mau makan apa hm " Tanya Reza lembut sambil mengelus perut Raine .
" Yang panas² kayanya enak kak " Jawab Raine sambil melihat buku menu .
" Pesan lah apa yang kamu inginkan " Ucap Reza .
" Kakak tidak makan " Riane menatap Reza " Raine pesankan mau " Reza hanya mengaguk saja .
Adrian Tersenyum melihat hubungan Reza dan Riane , sekalipun masih ada rasa cemburu tapi dia harus menepis itu .
Karena dia sudah menepatkan perasaan nya hanya untuk Dian yang kelak menjadi istri serta ibu dari anak-anaknya.
"Mau maka apa " Tanya Adrin menatap Dian .
" Terserah by, Dian ikut yang kamu makan " Adrian mengaguk lalu memesan yang sesuai dengan lidah Dian .
Setelah itu mereka memberikan pesanan nya pada pelayan restoran .
" Kau mau menikah " Tanya Reza menatap Adrian .
" Iya tuan , undangan nya sudah ada sama Riane " Jawab Adrian sopan .
" Kami akan ke sana " Jawab Reza .
" Apa bisa tuan datang di saat akad " Tanya Adrian .
" Akan saya usahakan " Jawab Reza serius .
" Terimakasih tuan " Reza hanya mengaguk saja .
" Apa dia calon istri mu " Adrian menggaguk .
" Iya tuan , namanya Dian " Jawab Adrian .
" Kau bisa mengejar dua kampus jika ingin " Ujar Reza .
" Iya tuan ,saya sedang memasukkan....."
" Pergi saja, Asal kamu bisa bagi waktumu " Uajr Reza datar .
" kau tidak mungkin bisa bertahan hanya dengan mengajar satu kampus saja sedangkan tanggung jawab mu sudah bertambah" Lanjutnya lagi .
" Jika kamu ingin kamu bisa berkerja di perusahaan nanti aku kasih tau Xavier untuk menyiapkan nya " Ucap Reza menatap Adrian .
Raine mengaguk Tersenyum sebagai jawabnya .
" Kamu bisa bekerja di perusahaan sambil mengajar toh tidak setiap hari kamu mengajarnya ,jadi kamu bisa sambil bekerja di perusahaan kakak " Ucap Raine lembut .
" Tapi ini sudah berlebihan " Ucap Adrian tak enak .
" Tidak ada yang berlebihan jika kamu mau " Jawab Reza .
"akan aku bicarakan pada keluarga dulu " Reza mengagguk " Kabari jika kamu mau ,biar Xavier menyiapkan nya " Jawab Reza .
" Terimakasih tuan " Reza hanya diam saja.
Ceklek .
" Permisi tuan " Ucap pelayan lalu mulai menyajikan makanan yang di pesan di atas meja dengan rapi .
" Silahkan di nikmati tuan " Ucap pelayan lalu ke luar dari ruangan itu .
Reza mengambil makanan soto pesanan Raine lalu mengaduk dengan pelan .
" Kakak mau " Rengek Riane .
" Sabar masih panas " Jawab Reza sambil mengaduk makanan Raine .
" Buka " Riane langsung membuka mulutnya lalu Reza menyuapi Riane dengan telaten .
Adrian hanya menggeleng saja melihat tingkah manja Riane .
" Makan Honey " Dian mengaguk lalu mulai memakan makanan nya .
" Panas " Riane menggeleng " Sudah pas " Jawabnya .
" Kaka tidak makan " Lanjutnya lagi .
" Kalau kamu dan baby sudah kenyang baru aku makan " Riane Tersenyum kuda .
Jika saja tidak ada Adrian dan Dian mungkin saja Raine sudah mencium bibir tebal Reza .
" Jauhkan pikiran mu " Raine hanya tertawa kecil .
" Kakak tahu " Reza hanya mendengus saja .
Lalu kembali menyuapi Riane agar wanita itu bisa tenang dan otaknya sedikit waras .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Tak jauh berbeda Raymond juga kini tengah berada bersama Adara dan baby Ed .
Karena baby El serta Elvi dan mommy Ellena belum pulang dari mall .
" Mau lagi Mom " Tanya Raymond .
" Sudah kenyang Dad " Jawab Adara .
" Edward mau makan lagi " Tanya Adara lembut .
" Kenyang Mom " Jawab Edward .
"Apa Abang mau ikut Daddy lagi " Edward mengaguk .
" Nanti malam " Jawab nya seadanya .
Adara hanya bisa menghela nafas anaknya ini sangat irit bicara bahkan lebih irit dia dari pada sang suami .
" Jangan marah " Adara menggeleng " Aku tidak marah hanya saja dia terlihat seperti orang lain " Raymond hanya tersenyum dia paham maksud sang istri .
"Ayo tidur siang ,ini waktunya kamu istirahat " Ujar Raymond .
" Temani dulu , baru kalian pergi " Ujar Adara .
" Ayo jagoan kita jaga mommy dulu baru kembali ke perusahaan " Baby Ed langsung berjalan ke arah tempat tidur menunggu sang Daddy Untuk mengangkatnya .
Raymond pun mengangkat tubuh mungil itu lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh sang istri yang sudah berbaring di atas tempat tidur .
Cup
" Tidurlah " Adara mengaguk lalu memeluk pinggang Raymond yang duduk di ujung tempat tidur .
" Daddy " Raymond menurunkan tatapan nya menatap Adara .
" Nanti pulang belikan martabak " Ujar Adara .
"Hanya itu " Tanya Raymond .
" sama sate kambing nya " Ucap Adara .
" Yakin bisa habis " Adara mengaguk " baiklah nanti pulang aku bawakan " Jawab Raymond .
" Makasih Dad " Jawab Adara .
" Tidur lah aku harus kembali ke kantor " Ujar Raymond sambil mengelus kepala Adara dengan lembut .
Ceklek .
Adara membalikkan badannya menatap ke arah pintu begitu juga Raymond .
" Di ...di "Raymond Tersenyum seperti nya anaknya itu baru kembali .
" Sudah main " tanya Raymond lembut .
" Iya ,dari tadi di ajak pulang tidak mau " Aduh mommy Ellena.
" Rasanya lutut Oma akan lepas " Lanjutnya sambil duduk di sofa .
" Mandi dulu angel ,kamu dari luar jangan dekat mommy dulu " Titah Raymond .
"puk ...puk di " Raymond langsung memeluk anaknya lalu mencium pipi nya bergantian .
" Sekarang mandi iya " Baby El mengaguk ,lalu Raymond membukakan pintu penghubung .
" Mandikan El ,setelah itu bawah ke kamar " Ujar Raymond .
" Baik tuan ,ayo nona muda kecil " Uajr Nany membaut El kegirangan .
Lalu Raymond kembali ke kamar, dia harus kembali ke perusahaan karena jam istirahat sudah akan berkahir .
" Baby, aku harus kembali " Adara mengaguk "Kamu istirahat iya kamu tahukan jika aku selalu mendapat kan laporan " Adara mendengus kesal .
" jagoan " Baby Ed langsung berdiri lalu merentangkan tangannya .
" Lo cucu Oma ikut Daddy " Edward mengaguk .
" Kerja Oma " Jawab pria kecil yang foto copy an sang anak yang juga foto copy an sang suami .
" Cari uang yang bnyak untuk eyang iya , soalnya lutut Eyang sering sakit butuh di periksa " Canda mommy Ellena.
" Iya Eyang " Jawab Edward .
" Kami pamit mom, Oma " Ujar Raymond .
" By mom " Adara mengaguk sambil melambaikan tangannya .
" Kami mandi dulu iya nak ,soalnya bau " Ujar mommy Ellena .
" Iya nak nanti kami ke sini menemani mu " Ucap Elvi .
" Mommy sama Oma istirahat saja dulu ,pasti lelah habis menemani Baby El " Ujar Adara .
" Tapi kamu sendirian sayang " Ujar Elvi .
" Sebentar lagi Pelayan akan ke sini mom, soalnya tadi dia turun makan siang " Ujar Adara .
" Iya sudah kalau begitu ,nanti selesai istirahat kami akan ke sini " Ujar mommy Ellena .
" Iya Oma ,Makasih " Mommy Ellena hanya mengaguk tersenyum.
" Istirahat lah nanti suamimu marah " Ujar Elvi .
" Iya mom " Jawab Adara .
Lalu ke dua wanita beda usia itu ke luar dari kamar Adara menuju kamar mereka masing-masing .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
*Dukung terus Raymond dan Adara
Reza dan Raine
like
koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟*