
Malam ini Reza dan keluarga nya serta syahzani ke rumah utama atas permintaan Daddy Radit .
Dan Reza sudah bisa menebaknya jika ini berkaitan dengan hubungan nya dengan Raine .
Acara makan malam terasa mencengkeram tidak seperti makan sebelum nya .
Di sini ada tambahan Naufal dan Eliza karena mereka di minta untuk tinggal di rumah utama untuk sementara .
Sejak tadi Raine mau pun Reza sama sekali tidak bertegur sapa sekalipun di meja makan mereka duduk bersampingan .
Hingga acara makan keluarga besar selesai tidak ada yang membuka suara hanya ada keheningan di meja makan itu .
" Bawa Eliza main sama Twins " Titah Daddy Radit .
" Baik tuan, nona muda Ayo " Eliza menatap Queen dan Naufal bergantian .
" Tunggu bunda di kamar Ade iya ,nanti bunda ke sana " Eliza mengaguk lalu meminta di gendong oleh salah satu Nany twins yang memang ada tiga orang .
Kini meja makan itu kembali hening setelah Eliza pergi dari meja makan itu .
" Eliza sudah ke luar dari rumah sakit !! Sekalipun keadaannya belum membaik " Daddy Radit mengangkat tangannya ke atas meja menatap Reza " Bagiamana keputusan mu " Lanjutnya lagi .
Riane hanya bisa menunduk di meja ini hanya ada Adara kekuatannya karena menurut Raine yang lainnya ikut menyalahkan nya.
" Reza akan menikahi Raine Opa " Jawab Reza dengan helaan napas .
" Alasannya " Reza terdiam entah apa yang harus dia jawab .
"kau takut dia hamil " Lagi² Reza hanya terdiam .
" Sekalipun Raine tidak hamil Reza tetap akan menikahinya Opa " Jawa Reza setelah lama terdiam .
" Sekalipun kamu sudah melihat dia bersama orang lain bahkan setelah itu mereka masih sering bertemu " Reza hanya mengaguk saja .
Riane meremas tangannya kuat bahkan kini tangannya sudah berkeringat .
" Reza tidak akan menghalangi nya jika itu membuatnya bahagia ,karena Reza sadar saat bersama Reza dia tidak sebahagia itu ,tapi semuanya kembali pada nya dia ingin melanjutkan atau bersamanya " Ujar Reza tenang .
Aqila mengelus punggung anak sulungnya , sedang kan Elvi memilih menunduk malu .
Karena bagaimanapun dia dan Aqila sudah bersahabat sejak Mereka susah dulu ,lebih tepatnya Elvi yang susah tidak dengan Aqila karena menang dia orang yang mampu .
" Raine " Raine mengangkat kepalanya menatap Daddy Radit .
" Aku tidak akan memaksa mu untuk meninggalkan dia ,kau bisa pegang ucapan ku " Ujar Reza saat melihat keraguan dalam mata Raine .
" Kaka ...."
" Jangan pikirkan yang lain !! Bahagiakan dirimu " Ujar Reza Tersenyum sekali pun itu terpaksa .
" Bisa Reza bicara sama Raine " Izin Reza pada Daddy Radit .
" Pergilah " Reza memegang tangan Raine dengan lembut .
" Ayo " Ujar Reza membawa Riane pergi dari ruangan itu .
" La , maafkan Raine yang masih bersifat seperti anak kecil ,maaf karena aku tidak bisa mendidik nya dengan baik ' Ujar Elvi yang sudah menangis .
" Kenapa meminta maaf !! Reza saja bisa menerima nya kenapa aku tidak " Tangisan Elvi semakin pecah membuat Henry langsung memeluk nya .
" Aku bukan ibu yang baik, aku tidak bisa mendidik Raine seperti orang lainnya " Henry mengelus punggung Elvi dengan lembut .
" Kamu ibu terbaik untuk mereka, mereka bangga karena kamu mommy mereka " Ujar Henry lirih .
Di saat seperti ini dia harus tenang sekalipun emosinya susah memuncak.
Karena Hal yang membuat nya sakit adalah melihat Elvi menangis .
Raymond, Rifat ,Queen dan Radhi hanya bisa menunduk begitu juga yang lainnya .
Reza membawa Raine ke kamar nya agar mereka bisa bicara dengan tenang tanpa ada gangguan yang lainnya .
" Maaf jika membuat mu tidak nyaman " Ucap Reza ,Riane hanya menggeleng saja .
" Kau punya perasaan padanya " Tanya Reza lembut .
" A-ku nyaman ....."
" Biarkan aku bertanggung jawab untuk dirimu dan saya berjanji tidak akan menghalangimu atau menahanmu untuk bertemu dengannya, saya tidak ingin anakku lahir tanpa ayah, apa lagi selama kita bermain aku Tidak memakai pengaman " Ujar Reza selembut mungkin .
" Raine me -ma kai pil KB kak " Cicit Raine gugup .
DUAR
Reza melotot kan matanya mengepalkan tangannya kuat mencoba menahan emosinya yang sudah berada di kepalanya bahkan kini wajahnya sudah memerah .
" Apa aku tidak mengizinkan anakku² tumbuh di rahimmu " Tanya Reza menekan ucapan nya .
" Bukan begitu kak ,Raine hanya tidak ingin ...."
" Aku akan menikahi mu ,sampai kamu sendiri meminta untuk berpisah setidaknya saat kita berpisah nanti dia tidak kaget saat melihat mu sudah tidak suci ,maaf karena nafsu ku kamu harus terikat dengan ku ,maaf untuk itu tapi aku berjanji tidak akab menyentuh mu seujung kuku pun " Ujar Reza sambil menahan emosinya.
" Ayo Opa sudah menunggu lama " Reza berusaha sekuat mungkin untuk menggegam tangan Raine .
Dia tidak ingin menyakiti wanita itu dan itu sudah janjinya dan lagian di keluarga nya pantang menyakiti wanita .
Kini mereka sudah duduk di meja makan semua orang menunggu keputusan Reza .
" Minggu depan Reza akan menikahi Riane Itu sudah keputusan Reza " Ujar Reza .
" Keputusan mu ,berarti Raine tidak menginginkan itu " Tanya mommy Ellena .
" Riane juga mau Oma " Jawab Reza .
" Aku bertanya padanya, angkat kepala mu " Ujar mommy Ellena tegas .
" M-au Oma " jawab Riane terbata .
" Apa Raine hamil " Tanya Davin membuka suara .
Reza dan Raine membungkam mulutnya rapat .
" Son " Reza menggeleng pelan . .
" Kau memakai alat kontrasepsi " Tebak Daddy Radit .
"Jawab " Bentak Daddy Radit keras .
" Maafkan Raine Opa " Ujar Riane menangis ,Reza hanya memejamkan matanya kuat .
" Apa Reza menyuruh mu " Riane menggeleng sebagai jawabannya .
" Amanda "
" Sumpah Opa Amanda tidak memberikan obat itu, Amanda hanya memberikan obat itu pada kakak ipar " Ujar Amanda cepat bahkan kini dia sudah berkeringat apa lagi suaminya sudah menatap tajam .
" Bukan Alister Opa " Jawabnya saat mata Daddy Radit mengarah ke arah nya .
" Baby " Kini Adara sasaran berikutnya karena di rumah ini hanya dia yang memakai ada Elvi dan yang lainnya tapi itu sangat tidak mungkin .
" Sumpah mas ,Adara tidak tahu papa serius " Ujar Adara yang mulai ketakutan .
" Reza tidak masalah ,toh ini kesalahan Reza yang tidak bisa menahan diri !! Raine tidak salah dia hanya ingin melindungi dirinya itu saja " Ujar Reza .
" Maaf semuanya karena Reza " Reza berdiri menunduk kepalanya .
Aqila meninggalkan meja makan itu ke luar dari ruangan itu dia sudah tidak tahan melihat anak sulung nya yang selalu berusaha kuat .
" Maaf Dad ,Jose susul Aqila dulu " Jose langsung pergi meninggalkan ruangan itu .
" Adakan besok pernikahan mereka ,urus semua je ,lan " Ujar Daddy Radit .
" Iya Dad " jawab yang bersangkutan .
" Opa ...."
" Ini sudah keputusan Opa ,Opa harap Raine setuju " Ujar daddy Radit lalu meninggalkan meja makan itu .
" Tidurlah di sini ,besok kalian akan menikah " Reza mengagukan kepalanya.
" Ayo sayang " Henry pun membantu Elvi lalu meninggalkan meja makan.
Begitu juga yang lainnya langsung meninggalkan meja makan tanpa ada suara lagi .
" Maaf karenaku kamu harus terjebak dalam hubungan yang tidak kamu inginkan ,maaf " Ujar Reza membuat Riane kembali menangis .
Dia merasa seperti wanita yang jahat di sini padahal dia sendiri yang mengejar Reza hingga pria itu membuka hatinya .
Lalu saat Reza sudah mencintai nya kenapa malah dia berbuat sejauh itu .
" Istirahat lah ,tidak usah memikirkan yang lain , aku tidak akan mengingkari janjiku ,maaf tidak bisa memberikan pesta yang mewah seperti keinginan mu maaf " Lagi² Reza mengucap kan kata maaf .
"Masuklah ke kamar " Riane menurut meninggal Reza sendirian di meja makan yang sudah kosong itu .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
RAINE SIAP² NETIZEN 62+ MENYERANG MU 🤭🤭🤭🤭🤭
***Dukung terus Raymond dan Adara
Reza dan Raine
like
koment
vote .
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟***