
Malam harinya Raymond dan Adara memilih di kamar dulu nanti esok hari baru mereka akan jalanΒ² .
Sehingga mereka menatap menara Eiffel di balkon kamar mereka sambil menggendong Baby twins.
Adara Bersandar di pundak Raymond sambil menatap indahnya langit malam di kota Paris .
" Mas sering ke sini " Raymond mengaguk sambil menepuk bokong baby Ed .
" Sama siapa " Adara menengadah kepalanya menatap Raymond .
CUP .
"Reza, Urusan pekerjaan " Jawabnya setelah memberi kecupan di bibir manis sang istri membuat Adara Tersenyum dan kembali menatap menara Eiffel .
Yang membuat orang berbondong-bondong ingin melihatnya secara langsung ,dan kini dia pun bisa melihat nya dan semua itu berkat suami dinginnya .
" Berapa lama kita di sini " Tanya Adara sambil memainkan jari baby El .
"Aku cuty hanya seminggu ,terserah kau ingin berapa hari di sini dan mau ke negara mana lagi ,asal jangan lewat dari seminggu " Jawab Raymond .
" Korea boleh " Tanya Adara .
" Baik ,berarti kita di sini hanya 3 hari selebihnya ke Korea " Adara menggaguk setuju .
" Tapi kau tidak lupakan bayaranmu " Lanjutnya lagi membuat Adara tersedak .
Uhuk .....uhuk ...
" Apa Perlu " Tanya Adara lirih .
" Kau kira ini gratis , Bahkan aku harus mengeluarkan uang banyak untuk membawamu ke sini " LagiΒ² dia harus membayar semua yang telah dia terima .
Padahal ini juga keinginan nya !! Bukan hanya keinginan Adara dan yang harus di garis bawahi dia lah yang mengatakan liburan .
Bahkan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu .
" Tapi di sini tidak ada kamar, Nanti twins bangun " Berharap alasannya itu bisa membuat suaminya kembali memikirkan nya .
" Kamar mandi cukup untuk kita bermain,lagian kita bisa bermain di sofa ,atau bahkan di sini seperti nya sensasi nya akan lebih enak " Ucap Raymond Tersenyum sedangkan Adara memilih diam
Karena jika dia menjawab tidak akan ada habisnya .
" Mas dulu punya mantan tidak " Entahlah itu pikiran dari mana ?? Yang pasti Adara ingin bertanya,jujur dia Tidak terlalu tahu tentang suaminya .
Berbanding terbalik dengan suaminya yang tahu semuanya tentang dirinya .
" Punya satu " Jawab Raymond tenang .
" Siapa ?? Pasti dia sangat cantik iya mas " Jiwa penasaran Adara seketika muncul begitu mendengar Raymond memiliki mantan.
" Iya cantik, baik juga " Adara membetulkan tempat duduknya lalu menghadap Raymond .
" Kenapa mas pisah dengannya jika dia baik " Adara mulai mengorek informasi tentang sang mantan suami .
" Apa karena dia baik aku harus tetap bertahan sekalipun aku ingin mengakhiri nya " Adara menggeleng .
" Bukan begitu ,jika dia wanita baik, cantik terus apa lagi yang membuat mas ingin berpisah bukankah semua pria mencari wanita yang seperti itu " Tanya Adara kini mereka terlihat sebagai sahabat yang saling mengeluarkan pendapat .
" Karena ada seseorang wanita yang sudah mengandung anakku " Adara menutup mulutnya kaget .
" Mas punya anak lain " Bisik Adara sambil menatap sekeliling nya berharap tidak ada yang mendengar nya .
" Iya ,bahkan dia memberikan aku dua sekaligus "
" Kembar " Raymond mengagguk membuat Adara semakin kaget .
" Terus Daddy sama mommy tahu ?? terus anakΒ² mas gimana " Seperti nya adara belum paham dengan ucapan yang Raymond maksud .
" Iya mereka tahu, dan anakΒ² ku sedang bersamaku dan juga ibunya " Adara menatap Raymond datar .
" Mas " Pekik Adara saat sadar siapa wanita yang di maksud .
" Aku hanya menjawab apa yang kamu tanyakan " Adara hanya mendengus kesal membuat Raymond mencium bibir wanita itu .
ππππππππππππππππππ
Sedangkan di Indonesia sepasang kekasih yang statusnya tidak jelas alias abuΒ² sedang diamΒ²an sambil duduk di sofa di temani jus dan camilan .
Yang sebelumnya di antarkan oleh pelayan .
Raine menghela napas panjang lalu di hembuskan begitu saja .
Sedangkan Reza sibuk memainkan HP nya melihat pasar saham dan juga beberapa email yang masuk di HP nya .
" Apa Raine tidak di anggap " Tanya Raine kesal .
" Simpan dulu hp nya ,aku d sini Kaka sibuk main sama hp nya"
" Apa kaka tidak rindu sama Raine, pergi 2 hari " Lanjutnya lagi .
" Tidak , Bahkan kamu terlihat bahagia saat aku tinggal " Sindir Reza .
" Kaka Masih marah ?? "
" Apa aku marah "
"Kapan kita bisa liburan seperti Kaka Ray " Tanya Raine lalu membaringkan tubuhnya di pangkuan Reza .
" Kerjaan ku banyak tidak punya waktu untuk liburan " Jawab Reza tanpa peduli dengan Raine yang sudah berbaring di pahanya .
"Padahal Raine ingin liburan kak " Ujar Raine sambil menenggelamkan wajahnya di perut kotakΒ² Reza yang keras .
" Kau bisa meminta nya menemanimu " Ujar Reza dingin.
" Apa bisa " Tanya Raine tersenyum lalu bangun duduk di pangkuan Reza .
bahkan kakinya kini sudah membelit pinggang Reza .
" A-pa yang kau lakukan " Tanya Reza terbata menahan sesuatu yang sudah mulai bangkit .
" Hanya duduk di sini " Raine menggerakkan bokongnya membuat Reza memejamkan matanya menahan pinggang Raine .
CUP
Raine mencium bibir Reza lalu menatap pria itu yang juga menatap nya .
" Jangan pernah katakan seperti kemarin Kaka bisa bertanya padaku lebih dulu tidak harus mengakhirinya " keluh Raine sambil menatap Reza .
" Aku tidak suka berbagi Raine " Raine mengagukan kepalanya " Tidak lagi " Jawabnya .
" Kami hanya sebatas pelukan tidak seperti aku sama kakak " Lanjutnya lagi .
" memang kita kenapa " Tanya Reza sambil membuka baju piyama Raine .
" Itu milik kak masuk yang sampai ke luar cairan " Reza terkekeh pelan .
Ternyata Riane tetaplah gadis polos padahal mereka sudah lebih dari sekali melakukan nya .
Tapi wanita itu masih belum paham juga apa yang mereka lakukan .
Entah dia polos benaran atau puraΒ² polos hanya doa yang tahu ,tapi sejauh ini yang Reza lihat polos benaran .
" Cairan Apa Hm " Reza membuka kain bagian atas Riane lalu meletakkan di atas meja .
" Itu kalau sudah ke luar rasanya pengen nambah " Reza tersenyum sambil membuka pengait pelindung buah ceri miliknya .
" Kau ketagihan " Raine mengaguk jujur ,sambil menatap Reza bahkan dia dapat merasakan jika tangannya sudah menyentuh kulit putihnya .
" Aaahhhhh " Desah Riane saat Reza melahap benda kenyal itu .
" Kenapa " Tanya Reza menatap lembut Raine.
" Geli ...Tapi ...Enak hhhhh " Riane memegang pundak Reza saat pria itu memainkan pucuk bukit nirwana itu .
" Malam ini tidak ada orang di sini , Kau ingin bermain sampai pagi " Tanya Reza serak .
" Kakak hhhh " Riane bergerak bebas sehingga membuat sesuatu di bawah sana sesak tapi Reza menahannya .
Reza membantu Raine berdiri lalu membuka kain bagian bawahnya hingga hanya menyisakan penutup lahan nya yang berbentuk segitiga .
" Kenapa Kaka belum buka baju " Tanya Raine saat dia kembali duduk di pangkuan Reza .
" Aku ingin menikmati meraka dulu " Ujar Reza sambil membuka kakinya lebar sehingga membuat kaki Riane juga terbuka .
" Aaahhhh " Saat Reza mengusap bagian luar lahan sempit itu yang masih di tutupi pagar .
ππππππππππππππππ
SORRY GAYS π€π€π€π€
DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA
DUKUNG JUGA REZA DAN RAINE
LIKE
KOMENT
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 πππππ