ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
kontrasepsi berlanjut



Sesampainya di rumah Adara langsung masuk dalam rumah tanpa menuggu Raymond .


Sehingga membuat Henry dan Elvi bingung menatap ke dua orang itu .


" Son .."


" Simpan saja pertanyaan Daddy ,Ray mau ke atas dulu " Hah


Henry melongo mendengar ucapan Raymond .


Bahkan dia sendiri belum menyelesaikan ucapannya .


Dan tanpa rasa bersalah Raymond langsung menyusul istrinya ke kamar .


Ceklek


Raymond menatap sekeliling nya tidak menemukan Adara ,lalu dia masuk ke ruangan walk in close .


Benar saja Adara di dalam menyimpan tas nya mengganti pakaian nya .


" Kenapa kau marah "


Ingin sekali Adara memukul kepala suaminya menggunakan balok besi .


Apa dia tidak sadar apa yang membuatnya marah ?


Sehingga dengan entengnya bertanya apa yang Adara marah kan .


' Hei aku bicara dengan mu Adara " Adara tetap melanjutkan kegiatan nya .


" Siapkan meja operasi untuk menjahit mulut " Adara langsung menatap suaminya yang ternyata sedang berbicara dengan seseorang .


Dengan cepat Adara mendekati suaminya dan mengambil HP nya .


" Operasinya batal " Lalu Adara mematikan sambungan telepon nya .


Sedangkan yang di seberang sana menatap bingung pada katar HP nya .


' Kenapa " Tanya seseorang .


" Kaka menyuruhku menyiapkan meja operasi untuk menjahit mulut " Ela tertawa kecil " Pasti Kaka ipar mendiamkan nya makanya dia menelpon mu " Ujar Ela .


" Tahu dari mana " Tanya Alister yang sedang memeluk Ela karena mereka baru saja melakukan pembajakan lahan .


Iya kini mereka masih honeymoon dan mereka sedang berada di Bali .


" Kamu tahu sendiri sikap Kaka seperti apa ' Alister hanya mengangguk saja .


Kita kembali pada seorang suami istri yang masih saja memperdebatkan tentang alat kontrasepsi .


" Kenapa matikan " Tanya Raymond .


" Kenapa kamu menyuruh orang untuk menjahit mulutku " Tanya Adara .


" Bukannya mulutmu sudah tidak berfungsi lagi sehingga tidak menjawab ku " Jawab Raymond kesal .


" Aku lagi marah kenapa mas malah bertanya " Ucap Adara emosi .


" Aku bertanya karena tidak tahu "


Adara Lupa jika suaminya ini sangat dingin dan tidak peka .


Kau salah Adara jika berharap suamimu peka !!


Adara mengacak rambutnya karena kesal .


" Kau kenapa " Lihat lah Adara sangat ajaib suami mu .


" Aku mencintaimu mas " Ujar Adara pasrah dan Tersenyum paksa .


" Kau seperti joker jika seperti itu " Adara tetap membalasnya dengan senyuman .


" Katakan apa yang kau marahkan ?? kenapa malah mengatakan perasaan mu aku tidak butuh " Tanya Raymond .


Adara menghela napas panjang mulut suaminya memang tidak ada tandingannya .


Ralat !! Mulut mertuanya dan sejenis seperti suaminya di rumah ini mulut mereka Tidak kalah pedas .


" Mas melarang ku hamil ,tapi pakai alat kontrasepsi tidak mau ,mau cara alami juga tidak mau ,lalu Adara harus seperti apa " Raymond Kembali diam sambil menatap sang istri.


" Kamu maunya yang mana " Tanya Raymond .


Iya tuhan kenapa kamu menghukum ku dengan memberi kan suami seperti nya Batin Adara menangis .


" Kau tidak suka memiliki suami seperti ku ,padahal kau baru menyatakan cinta " Adara buru² menarik suaminya duduk di sofa .


" Dengar aku dulu iya jangan memotong sampai aku selesai " Raymond menatap Adara datar .


" Kan tadi Amanda hanya menjelaskan yang sering di pakai ,berarti itu bagus bagi mereka di antar 12 alat kontrasepsi mas bisa bayangkan banyak wanita di bumi ini memilih 6 jenis di antara 12 jenis berarti ..."


" Aku bukan pemerintah yang menghitung jumlah penduduk " Adara menghela napas pajang.


" Bahkan mommy ,ibu, mami ,bunda ,mama juga pakai bukan tapi mereka baik² saja bahkan mereka tambah cantik .."


" Kamu paling cantik " Adara menggaguk saja .


" Kamu tidak punya penyakit kan " Tanya Raymond.


" Bukannya hasil setiap pemeriksaan medisku sama mas " Raymond menggunakan kepalanya .


" Pil KB saja ,jadi kamu tidak terlalu sakit dan tidak terluka " Putus Raymond .


" Baiklah ,jadi aku telepon Manda untuk membawa obatnya " Raymond mengaguk .


" Aku ke kantor dulu sebentar lagi ada rapat " Ujar Raymond sambil melihat jam mahal yang melingkar di tangannya.


" Berikan vitamin " Adara langsung mencium bibir sang suami dan sedikit ******* nya .


" Aku berangkat dulu " Adara mengaguk, lalu dia mengambil HP nya menghubungi Amanda .


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Setelah selesai makan malam Rif'at dan Amanda ke rumah utama sambil membawa obat untuk Adara .


" Kau bawa obatnya " Tanya Adara lembut .


" Iya kak " Amanda langsung memberikan pada Adara .


" Kaka ipar Tabukan cara pakainya " Adara mengagukan kepalanya .


" Apa Kaka serius tidak ingin punya anak lagi " Tanya Rifat .


" Apa kau perna mendengar ku berbicara dua kali " Rifat mendengus kesal .


" Lihat Daddy mu sangat menyebalkan " Ujar Rifat menatap baby Ed di gendongan Henry .


" Apa istri mu akan tetap bekerja " Tanya Henry menatap Rifat .


" Terserah Dad , Rif membebaskan nya asal dia tahu batas kerjanya sampai jam berapa ? Dan bisa menjaga kesehatan nya " Jawab Rifat bijak .


" Lalu bagaimana jik dia hamil " Tanya Raymond menatap adiknya .


" Jika dia mampu dengan syarat nya silahkan tapi di akhir kehamilan nya dia akan cuty itu sudah keputusan ku " Jawab Rifat .


" Kalian membahas apa ?? Kenapa ada obat di atas meja ' Tanya Radhi yang baru datang bersama Vania .


" Obat Kaka ipar ,pil KB " Radhi mengaguk paham .


' Saat besar nanti merengek lah atau menangis atau minggat dari rumah ini sampai Daddy mu memberikan adik untukmu ,jadi anak bungsu itu tidak enak " Ujar Radhi menatap baby El.


' Siapa bilang jadi bungsu tidak enak ,malahan sangat enak ,semua yang di inginkan akan di turuti iya kan kak ?" Celetuk dibungkus di keluarga itu sambil menatap sang kekasih yang duduk di sampingnya yang sibuk dengan iPad nya .


" hebm " Jawab Reza karena masih memeriksa email .


" Ah aku lupa jika ada princess manja saingan princess Eliza ' Ucap Radhi tertawa kecil .


"Ah iya di mana gadis centil itu padahal aku membawakan dia oleh² " Tanya Rifat , karena sudah 3 hari pulang dari honeymoon belum melihat batang hidung Eliza .


" Lusa baru jadwalnya ke sini ' Jawab Henry .


' Lalu Queen " Tanya Radhi .


" Tidak usah mengurusi urusan rumah tangga orang " Ujar Raymond ketus .


"' Hanya tanya ,Queen adikku " Ujar Rifat kesal .


" Apa pernah kau dengar ,jika banyak bertanya semakin cepat dia bertemu tuhan " Rifat berdecak kesal .


" Bagaiman kabar orang tua mu " Tanya Elvi pada vania .


" Baik mom,mommy juga bilang Opa dan Oma berkunjung ke rumah " Ucap Vania lembut .


" Syukurlah jika mereka baik² saja " Ucap Elvi .


" Apa mommy tidak akan menanyakan Bunda " Elvi memutar bola matanya jengah.


" Bundamu hampir tiap hari ke sini ,untuk apa mommy menanyakannya " Jawab Elvi ketus .


" Siapa tahu mommy penasaran " Jawab Rifat tersenyum kuda .


" Kalian berdua ke sini ,apa orang tua kalian tidak akan mencari kalian " Tanya Henry menatap ke dua anaknya .


" Papi setelah makan malam masuk kamar " Ujar Rifat kesal .


" Iya sama kaya ayah ,setelah tahu ibu selesai bulanan nya meninggalkan kami begitu saja di meja makan ' Aduh Radhi lagi .


" Bermain sekali mereka menyiksa anak²ku ,akan ku potong masa depan mereka dan memberikan pada buaya " Ujar Henry .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA


LIKE


KOMENT


VOTE


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😚😚😚