
Setelah kepergian Twins dan kedua orang tuannya serta Daniel dan istri nya .
Satu persatu mereka kembali ke kamar masing² ,Adara bersandar di dada sang suami sambil memeluk pinggangnya .
Sedangkan Raymond mengelus punggung Adara sesekalo mencium kepala nya .
" Honey "
' Hebm "
" Apa kamu bahagia "
" Apa kamu sendiri bahagia " Adara mengaguk " sangat " Jawabnya .
"Teruslah bahagia kan dirimu dan anak² " Adara mengaguk lalu menatap ke atas .
CUP
" I love you " Raymond hanya mengaguk saja tanpa membalas nya .
" Honey "
" jika nanti aku tidak bisa melihat anak² tumbuh .....
" Tutup mulutmu sebelum nantinya aku membuatmu merintih kenikmatan di tempat tidur ini " Potong Raymond tegas .
" Kau tetap berada di samping mereka jadi jangan pernah katakan omong kosong " Lanjutnya lagi .
" Kita tidak tahu takdir ......
". Awas aku mau kerja " Raymond mendorong pelan tubuh Adara ,tapi wanita itu tetap memeluk nya dengan erat .
" Maaf " Ujar Adara .
Entahlah kenapa dia tiba-tiba berbicara seperti itu ,padahal suaminya sangat membenci nya .
Raymond hanya diam saja karena dia sangat membenci jika sang istri sudah membahas tentang takdir ,kematian dan yang lainnya.
" Mas "
" Honey "
" Raymond "
" Apa " Jawabnya kesal .
" Jika tidak ada yang bisa kamu bicarakan lebih baik diam ,aku tidak memintamu untuk bersuara " Adara menggaguk.
" Apa anak² sudah tidur " Tanya Adara .
" Sejak tadi " Jam Raymond karena memang sudah lewat dari jam tidur Twins .
" Jangan kerja terus ,aku kesepian anak² sudah pintar bermain sendiri , Edward " Adara menghela napas panjang " Anak itu memiliki dunia sendiri,lalu El entahlah aku kehabisan kata² " Ujar Adara .
" Kenapa selalu itu yang kamu ucapkan ,bukannya kau sudah bilang jika kamu bosan keperusahan ke rumah Maam atau aku ke mana terserah " Ujar Raymond .
" Ke perusahaan pasti juga sama kaya di sini Dad ,hanya duduk tidur menunggu Daddy " Pungkas Adara cemberut .
" Aku kerja lagi boleh iya ,seperti dulu kan sama Daddy juga boleh iya ,biar aku tidak bosan " Ujar Adara lagi .
" Lalu Twins ? Aku sudah cukup banyak meninggalkan mereka Dara ,lalu kamu juga mengabaikan Mereka dengan ikut kerja bersamaku di perusahaan " Tanya Raymond .
Adara melepaskan pelukannya di perut Raymond lalu duduk menghadap sang suami .
' Kan ada Nany mas " Ucap Adara menatap sang suami .
" Apa kamu lupa apa yang aku ucapkan dulu ?? Waktumu bersama anak² saat aku di perusahaan setelah itu kamu bersama ku ,jika kamu keperusahan kapan waktumu bersama anak² " Tanya Raymond menaikan alisnya .
" Mom,Keadaan Edward dan El ,kami juga pernah alami jadi aku tahu persis gimana rasanya ,jadi jangan buat ke dua anakku kehilangan kasih sayang, tempat mengaduh nya,jika boleh jujur aku juga bosan ,cape ingin menghabiskan waktu bersama kalian , tapi apa mungkin Sedangkan ribuan orang bergantung padaku Hm " Lanjutnya lagi .
" Maaf " Raymond hanya mengaguk saja lalu menarik Adara dalam pelukannya .
" Mau liburan " Adara mengaguk " Tunggu Queen lahiran iya setelah itu kita liburan " Ujar Raymond lembut .
" Mas bukannya janji mau ajak aku kemah sama Twins "
" Kau masih ingat " Adara menggaguk " Baiklah ,nanti kita ke sana " Putus Raymond
" Sudah ayo istirahat ,Kamu sudah melewati waktu istirahat mu dan mengajakku berdebat " Adara hanya tertawa kecil .
" Habisnya mas mengizinkan anak² tidur di rumah Papa " Ujar Adara kesal .
" Jangan menjadikan anak² ku sebagai alasan mu sebelum aku membuang mu kembali ke panti " Ujar Raymond lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka .
" Apa mas berani " Tantang Adara " Kau mengira aku tidak berani ,lahirkan Meraka lalu aku bisa mengantarmu ke sana " Ujar Raymond menarik Adara dalam pelukan nya .
" Kalau begitu aku mati .....
" Awwww Sakit mas " Pekik Adara saat rmabutnya di jambak Raymond karena kesal .
"Aku tidak peduli " Jawab nya lalu mencium kepala Adara dengan lembut .
" Tadi katanya ..."
" Mau tidur atau aku harus meniduri mu " Adara menggeleng lalu memeluk Raymond dan membenamkan wajahnya di dada sang suami .
" I love you to " Adara hanya tersenyum, ungkapan perasaan nya sejam baru di jawab .
Suaminya ini memang luar biasa ,jika di luaran sana ada yang sama dengan sifatnya apa orang akan bertahan .
Adara rasa tidak mungkin mereka akan membunuh atau kabur saat suami mereka persis seperti suaminya .
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Tidak jauh berbeda dengan kamar yang lainnya, Raine sedang menemani sang suami yang mengerjakan beberapa pekerjaan .
" Jika sudah mengantuk istirahat yank " Ujar Reza sambil mengelus kepala Riane yang sedang berbaring di pahanya .
" Tidak, aku ingin menemani Kaka dulu " Jawab Raine sambil memeluk pinggang suaminya .
" Apa nanti kita pakai Nany seperti Kaka ipar " Reza menatap sekilas ke bawah lalu kembali ke menatap ke depan .
" Jika aku memintamu mengurus sendiri anak² apa kamu mau " Raine merubah posisi tidurnya jadi telentang sehingga dia bisa melihat wajah sang suami dari bawah .
" Boleh satu saja ,karena Raine belum terbiasa jika semuanya sudah Raine kuasai kakak bisa memint mereka berhenti ' Ujar Raine.
" Kita akan memakai Nany Twins untuk sementara " Ujar Reza .
" Nanti Kaka Ray marah " Jawab Raine .
" Aku akan bicara nanti " Riane mengaguk lalu kembali memeluk pinggang suaminya.
"Maaf jika Raine belum jadi istri yang sempurna buat kakak,tapi Riane akan berusaha untuk anak² nanti " Reza hanya mengaguk saja .
" Tidurlah ,jika sudah selesai aku akan membawamu ke tempat tidur " Ujar Reza lembut .
" Apa masih banyak " Tanya Raine .
" Sedikit " Jawabnya singkat .
Riane menaikan baju kaos Reza lalu mencium perut kontak itu sambil mengelus dengan lembut .
" Riane ,aku masih kerja " Ucap Reza penuh penekanan .
" Raine hanya memegang mereka kak, janji tidak akan aneh² " Reza membiarkan saja lalu kembali fokus .
Tapi dasar Raine yang otaknya memang Tidak.jauh berbeda seperti kakaknya serta Daddy nya yang satu produk .
Dengan nakalnya dia membuka pelan celana Reza lalu mengeluarkan sesuatu dari sarang itu .
Dia menatap sekilas ke atas seperti nya Reza belum sadar ,dengan cepat dia memasukkan benda itu dalam mulutnya .
" Eeuugg RaineHhhhh " Reza meremas rambut Riane lalu mengakat menatap nya .
" Apa yang kamu lakukan " Tanya Reza berat apa lagi sang junior sudah berdiri tegap .
" Bermain dengannya " Reza membuang napas panjang lalu membangunkan Riane dan membuka kain bagian bawahnya .
" Puas " Riane mengaguk, Reza mengakat Riane ke tempat tidur .
" Kau tidak akan bisa diam jika tidak di tiduri " Ujar Reza kesal lalu membaringkan Riane di tempat tidur .
Tanpa pemasan Reza langsung berjongkok di bawah dan membual lebar kaki Raine .
Dan menaikan dress tidur sang istri lalu menarik pelindung lahanya.
Hap
" Aaahhhh Kakak " Erang Riane saat Reza mengisap biji kacang ijo miliknya .
" Aahhhh "
Tangan Reza tidak diam saja ,dia memasukkan jaringa dan bermain di dalam .
Sedangkan mulutnya asik menarik,mengisap benda kecil itu .
" RezaHhhhh Aahhhh "
" Ini.....Nikmat ..... Aahhhh "
Reza semakin mempercepat gerakan jarinya karena juniornya sudah ingin segera memasuki lahan itu .
" Jangan ...... Aahhhhhhh " Reza tidak peduli lagi dia memasukan jarinya langsung dua membuat Riane memekik kenikmatan .
" Kau suka " Tanya Reza sembilan memainkan jarinya yang berada di dalam lalu membungkam mulut Raine dengan kasar .
" Kau memintanya ,maka nikmatilah " Raine hanya mengaguk hingga dia merasakan perut bawahnya akan meledak .
Reza tersenyum puas lalu dia mengeluarkan jarinya satu dan memainkan bijinya .
" Aaahhhh " Inilah yang di sukai Raine permainan Reza sangat membuat nya candu .
Jleb
" Aaahhh
" Aaarrgghhhh "
Belum juga Riane bernapas dia harus di kagetkan Reza yang memasukinya tanpa izin .
" Kenapa ,kau menolak " Riane menggeleng ,Reza membuka kaosnya lalu mengikat tangan Riane di simpan ke atas kepalanya .
Setelah itu dia membuka dress tidur Raine untuk menutup matanya .
" Kakak ...."
" Diamlah, kau akan menikmatinya sayang " Ujar Reza tersenyum dia sudah memikirkan bercinta seperti apa .
" Kakak Kenapa Aaahhhhh " Desah Riane saat Reza mulai bergerak .
" Aaahhhhh " Saat Reza sudah berada di dada bulatnya sambil mengisap benda itu tapi gerakan bawahnya juga membuat Riane berteriak kenikmatan .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
*Maaf untuk semuanya karena kemarin tidak Up .
sejak kemarin malam Asam lambung naik jadi kemarin liburkan diri .
Dukung terus Raymond dan Adara
Reza dan Riane .
Jangan lupa koment dan like votenya juga 😘😘😚😚😚😚😚*
"