
Reza pulang bersama Raymond ke rumah utama ,tapi Mereka pulang malam bahkan mereka tidak ikut makan malam bersama keluarga .
Raymond dan Reza langsung memasuki kamar mereka masing-masing .
Dimana kamar Reza sudah ada yang menunggunya di dalam .
Ceklek .
Raine langsung berdiri saat mendengar suara pintu kamar terbuka .
" Kaka baru pulang " Reza hanya mengaguk lalu berjalan ke arah sofa menyimpan tas kerjanya .
" Aku siapkan ..."
" Istirahat saja ,kamu pasti lelah seharian kerja " Ujar Reza lalu masuk dalam kamar mandi tanpa mendengar kan Raine untuk menyelesaikan ucapannya .
Raine hanya tersenyum saat Reza memasuki kamar mandi ,lalu dia masuk ke ruangan walk in close menyiapkan pakaian untuk Reza .
Setelah itu dia ke luar sambil menunggu Reza selesai mandi dan bermain Hp di tempat tidur .
Hanya membutuhkan 20 menit Reza sudah ke luar dari kamar mandi dengan wajar segarnya lalu dia masuk ke ruangan walk in close .
" Terimakasih " Gumam Reza saat melihat pakaian yang di siap kan Raine .
" Kamu tidak perlu melakukan ini ,karena pernikahan kita hanya status " Reza mengambil pakaian yang sudah di siapkan Raine lalu memakainya .
Tidak berselang lama Reza ke luar membuat Raine Tersenyum karena Reza memakai pakaian yang dia pilih kan lalu Raine menyimpan HP nya .
" Kaka sudah makan " Reza mengaguk lalu berjalan ke arah sofa mengambil laptopnya yang ada di tas kerja nya .
" Apa pekerjaan Kaka banyak " Tanya Raine yang masih duduk di tempat tidur .
" Hanya mengecek nya saja , istirahat lah aku akan tidur di sini " Ujar Reza .
Nyes
Sakit !! tapi Riane tetap tersenyum selembut mungkin .
" Nanti badan kaka sakit ,tidur saja di sini " Ujar Riane lembut .
" Aku tidak ingin mengingkari janjiku Raine " Riane masih Tersenyum.
"Ah iya maaf kalau begitu " Ujar Riane lalu mematikan lampu utama dan hanya lampu tidur yang menyala .
Reza berdiri mengambil bantal lalu masuk di ruangan walk in close untuk mengambil selimut .
Raine hanya bisa tersenyum kecut sambil memegang dadanya .
" Kaka tidur saja di sini,biar aku yang tidur di sofa " Ujar Raine saat melihat Reza ke luar dari walk in close sambil membawa selimut.
" Tidak usah ,tidurlah " Tolak Reza lalu berjalan ke arah sofa .
" Selamat malam kak " Ujar Riane serak ,Reza hanya bisa menghela napas panjang .
" Maaf jika keadaan ini membuat mu tidak nyaman " Riane hanya terdiam menangis dalam diamnya .
Lalu Reza kembali melanjutkan pekerjaan nya ,karena dengan itu dia bisa menghilangkan rasa sakit dan sesak yang menghimpit dadanya .
Aku tidak akan bertanya tentang kegiatan mu hari ini ,Aku cukup sadar siapa aku Batin Reza menatap tempat tidur .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
" Baby " Rengek Raymond manja sambil membaringkan kepalanya di atas paha Adara .
" Sudah makan " Raymond mengaguk ,lalu Adara mengambil handuk kecil yang ada di tangan suaminya mengeringkan rambut Raymond .
" Apa pekerjaan mas banyak " Raymond mengaguk ' Badanku pegal baby " Adara hanya tersenyum melihat suami nya manja .
" Nanti aku urut " Jawab Adara , Raymond memeluk pinggang Adara dan menyembunyikan wajahnya di perut rata sang istri .
Sedangkan tangannya sudah masuk dalam jubah tidur Adara .
" Apa yang kamu lakukan hari ini " Tanya Raymond sambil memainkan benda kenyal itu .
" Bermain bersama twins ,mereka semakin aktif " Ujar Adara .
" Kau lelah " Adara menggeleng .
" Menyenangkan karena mereka selalu tertawa " ujar Raymond .
" Apa mommy ke luar bermain bersama mereka "
" Iya setelah semua orang pergi mommy ke luar sarapan di temani Daddy " Raymond menghela napas berat .
" Mas ,aku kasian pada Raine dia seperti orang lain di rumah ini " Raymond menghela napas panjang .
" Itu pilihan nya baby, Reza pun enggan untuk terlalu ikut campur urusan Raine padahal kini status mereka sudah berubah " Ujar Raymond bingung .
" Mommy juga banyak terdiam hanya sesekali tersenyum itu pun karena Twins " Ujar Adara .
" Saat makan malam pun tadi , mommy tidak ke luar dan Daddy menyuruh pelayan mengantar ke dalam kamar " Raymond hanya bisa menghela napas panjang .
" mommy hanya merasa tidak enak pada Mama karena mereka berteman sebelum Daddy dan papa bertemu dengan mereka ,bahkan Mama sering membantu mommy karena dulu mommy itu orang susah " Ucap Raymond .
" Lalu bagaimana bisa dia bertemu dengan Daddy " Tanya Adara .
" Dari cerita Daddy ,jika dulu Daddy dan mommy terjebak dalam kontrak tapi itu hanya akalan Daddy karena saat pertama melihat mommy di cafe tempat kerja mommy !! Daddy sudah menyukai nya tapi saat itu Daddy masih trauma dengan masa lalunya "
" seperti kita " tanya Adara.
" Kurang lebih, tapi Daddy memperkejakan mommy di apartemen memasak, Bersih² dan lainnya " Ujar Raymond .
"Memang mommy melakukan apa "
" Mommy Tidak melakukan papa ,Daddy membantu mommy untuk melakukan pengobatan pada nenek karena nenek sakit parah ,dan mommy terpaksa menerima tawaran gila Daddy asal nenek bisa di obati dan mommy juga tidak tahu menahu tentang Daddy, pekerjaan dan yang lainnya " Ucap Raymond .
" Kenapa semuanya hampir sama, bedanya aku tidak membutuhkan uang tapi mas yang memaksa "
" Jadi kamu menyesal hah " Tanya Raymond sambil meremas keras benda kenyal itu .
" Sssstttt sakit mas "
"Mana bisa aku menyesal aku bahagia " Jawabnya saat Raymond sudah memainkan dengan lembut .
" Baby boleh kah " Tanya Raymond menatap Adara .
" Tapi tidak boleh masuk iya "
" Dia datang lagi " Tebak Raymond membuat nya kurang semangat .
" Maaf, dia datang tadi sore " Raymond hanya menghela napas panjang .
" Terserah lah ,asal dia bisa tidur kembali " Ujar Raymond sambil menatap bagian bawah .
" Mau di sini atau kamar mandi "
" Kamar mandi saja " Jawab Raymond lalu menarik lembut Adara menuju kamar mandi .
Tapi sebelum itu mereka memastikan pintu kamar dan pintu ke kamar twins terkunci .
" Dia sudah bangun " Raymond mengaguk sambil berdiri di depan meja wastafel sedang kan Adara duduk di pinggir bathup .
" Eeuugg " Raymond meremas rambut Adara saat wanita itu langsung ******* Benda panjang dan besar .
" BabyHhhhhhh" Racau Raymond saat lidah dan mulut Adara mengisap senjatanya .
" Aaahhhh ini nikmat sekali baby " Adara mempercepat gerakannya sehingga membuat Raymond mengumpat kenikmatan sesekali dia menatap Adara di bawah sana .
" Kau semakin pintar " Ujar Raymond di selah ******* nya .
" Yes baby begitu Adarahhhhhhhhhh " Raymond menengadah ke atas saat tangan Adara ikut memainkan kelereng kecil di bawah sana.
Adara memainkan ujung senjata itu membuat Raymond bergetar tidak karuan karena sensasi nya membuat nya gila .
Ingin sekali memasuki lahan yang sedang banjir bandang tapi akalnya masih berkerja dengan benar .
Hingga hampir satu jam Adara bermain di bawah sana bahkan mulutnya terasa kebas dia merasakan milik suaminya semakin besar dan membengkak .
" Baby Aaaahhhhhhh " Adara mengisap seluruh senjata itu dan memainkan dalam mulutnya .
Hingga membuat Raymond mendapatkan pelepasannya.
" Aaarrgghhhh adarahhhhhhhhhh " Raymond menahan mulut Adara sehingga cairan kental itu meledak dalam mulut Adara .
Setelah itu Raymond melepaskan tangan Adara pun langsung berdiri mencuci mulut nya.
" Makasih baby " Adara hanya mengaguk saja karena dia sedang mencuci mulut nya .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
hujan rintik² ular bengkok bengkok 😘😘😘😘😘😘
*Dukung terus Raymond dan Adara
Reza dan Raine
Like
koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟*