ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
Terimakasih dan maaf



Setelah makan malam Raymond dan Adara pamit duluan ke kamar dengan alasan menemani Twins .


Karena Nany masih makan sedangkan anak kembar itu rewel karena sudah mengantuk.


Sehingga Elvi meminta mereka langsung ke kamar untuk menidurkan Twins.


" Baby " Adara melihat Raymond yang menepuk bokong baby Ed .


" Apa mas butuh sesuatu " Raymond menggeleng " Terimakasih sudah hadir di hidupku dan memberikan malaikat yang lucu maaf jika awal pernikahan kamu harus menerima rasa sakit karena sikap ku yang mungkin kamu sendiri tidak pernah alami sebelumnya " Ujar Raymond serius sekalipun matanya menatap baby Ed yang sudah tertidur .


" Kenapa harus meminta maaf ,aku tahu yang mas lakukan hanya untuk melindungi ku ,jadi jangan pernah meminta maaf untuk itu dan aku baik² saja sekalipun awalnya aku sendri bingung,jangan lagi memikirkan yang dulu semua itu terjadi karena kehendak kita hanya bisa menjalaninya " Papar Adara lembut , Raymond menatap Adara yang juga menatap nya sambil tersenyum .


" I love you " Ucap Adara tersenyum.


" Aku tahu "


Lihat !! Bukannya dia barusan berterimakasih dan meminta maaf .


Lalu jawaban apa ini ?? Seperti nya kamu belum terbiasa Adara .


Adara hanya bisa melongos saja melihat sikap suaminya yang seperti bunglon.


Suka berubah² tiap detik nya !!


" Kau marah " Astaga pertanyaan bodoh macam apa ini ??


" Tidak honey " Ujar Adara tersenyum paksa .


" Cih kau pintar sekali berbohong " Cibir Raymond ,Sabar Adara kamu sudah lewati macam cobaan bukan ??


Raymond berjalan ke arah sofa lalu mendudukkan dirinya di sana .


" Kesini " Dengan setengah hati Adara berdiri menghampiri suaminya sebelum nanti kata² yang lebih menyakitkan ke luar .


Raymond langsung berbaring di pangkuan Adara lalu memeluk pinggang ramping istri nya sambil mencium perut Adara .


" Aku kangen " Ujar Raymond lirih .


" Mau liburan yang dekat² saja " Ujar Adara lembut sambil mengusap rambut Raymond .


" Aku sibuk " Ingin sekali Adara memukul kepala suaminya .


apa aku tidak berdosa jika memukulnya Batin Adara kesal .


" Baby " Adara tersenyum saat Raymond menatap nya .


" Kamu seperti joker jika tersenyum seperti itu " Adara mendengus kesal .


"Mau ini boleh " Adara menggeleng cepat " Milik Twins honey " Raymond menekuk wajahnya .


" Apa pintunya sudah di kunci " Raymond menggeleng " Kunci dulu nanti Nany masuk " Ujar Adara lembut .


" Mereka tidak akan masuk tanpa izinku " Ujar Raymond yang masih menyembunyikan wajahnya di perut Adara


" Mau tidak " Tanya Adara sambil membuka kancing bajunya .


" Mau " Raymond langsung duduk di pangkuan Adara layaknya anak kecil .


" Pelan² " Raymond mengaguk, Adara memejamkan matanya saat Raymond sudah mulai mengisap bagian dadanya.


Apa lagi tangan Raymond satunya bermain di sebelahnya tapi tanpa mengeluarkan ASI nya hanya memainkan pucuknya .


" Honeyhhh " Desaah Adara karena isapan sang suami sangat berbeda dengan Twins .


Hingga Raymond mengakat wajahnya menatap Adara yang sudah berkabut gairah.


" Enak " Ujar Raymond tersenyum bangga lalu merapikan pakaian Adara .


" Sudah " Raymond mengaguk " Aku suka " Adara hanya tersenyum sekalipun rasanya ingin meminta lebih .


" Maaf " Adara mengaguk paham karena dia pun belum bisa melayani suaminya .


Tok .....tok ...


" Masuk "


" Maaf tuan " Ujar Nany .


" Apa mereka masih di bawah " Tanya Raymond .


" Masih tuan " Raymond langsung bangun dari pangkuan Adara lalu menggegam tangan Adara .


" Ayo kita ke bawah " Adara menggaguk " titip Twins iya mba " Ujar Adara .


" Iya nyonya " Jawab Nany .


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" Twins sudah tidur " Tanya Alan .


" Sudah ayah " Jawab Raymond .


" Kenapa wajahmu bahagia sekali " Tanya Jose curiga .


" Habis minum susu dari pabrik nya " Ujat Raymond jujur .


uhuk .....uhuk ....


Adara langsung menatap tajam Raymond yang tidak tahu tempat .


" Apa " Tanya Raymond ketus .


" Bajingan " Umpat Henry kesal .


" Apa kamu berbagi dengan Twins " Raymond mengaguk membetulkan .


" Kau nakal dude " Ujar Jeje tertawa kecil .


" Astaga anakmu Elvi kenapa modelnya seperti itu ,bahkan aku pun tidak pernah melakukan nya " Ujar Henry frustasi .


Sedangkan para penonton hanya bisa menelan ludahnya kasar .


" Cuci sebelum anak² mu minum " Saran Davin ,Adara hanya menunduk dan mengagukan kepalanya.


" Sudah ayah " Jawab Raymond santai .


" Kaka Adara gimana rasanya enak " Tanya Raine antusias .


" Maksudnya " Tanya Henry menaikan alisnya .


" Diam atau kita akhiri " Raine menaikan tangannya tanda setuju karena mulutnya di tutup Reza .


"RAINE " Panggil Henry dengan suara rendah .


"maaf Dad hubunganku taruhannya jadi Raine harus tutup mulut " Reza hanya bisa mendengus saja .


mempunyai kekasih seperti Raine dia harus hati² dan waspada .


karena wanita ini melebihi licin nya belut susah di pegang .


" Bagaimana. " Tanya Raymond .


" Mungkin hanya Xavier sama syahzani yang honeymoon ,Alister masih ada jadwalnya di rumah sakit toh Ela juga masih masa bulanannya " Ujar Daddy Radit .


" Radhi sama Rifat " Tanya Raymond menatap Rifat yang wajahnya sudah kusut seperti belum di gosok .


" Apa Kaka bisa mengeluarkan dia dari rumah sakit " Ujar Rifat kesal .


"Pergi saja ,urusan rumah sakit nanti ada yang gantikan " Ujar Raymond .


" Tapi dokter kandungan juga lagi cuty kak " Ujar Amanda sendu .


" Apa dokter kandungan di rumah sakit hanya dua " Alister mengaguk sebagai jawaban " Minta dokter kandungan yang ada di rumah sakit lain " Uajr Raymond menatap Reza.


" Iya kak " Ujar Reza .


" Apa lagi masalah nya " Raymond menatap Rifat " Kaka yang terbaik " Uajr Rifat tersenyum lebar .


"Terus Alister kapan honeymoon nya " Tanya Raymond menatap kedua pasangan itu .


" Mungkin setelah masa bulanannya " Jawab Alister .


" kasian sekali rudal mu tidak bisa masuk sarang " Cibir Raymond menatap ke arah bawah Alister .


" Apa " Tanya Raymond saat Adara mencubit pinggang nya.


" Apa kau ingin di masuki juga ,maka suruh darah sialan itu pergi " Semuanya orang tertawa kecil sedangkan Elvi dan Adara hanya bisa mendengus kesal .


" Son " Raymond menatap Daddy Radit .


" Kau sebenarnya anak siapa " Raymond menaikan alisnya sebelah " anak Daddy " jawab Raymond bingung .


" Tapi Henry tidak sepertimu " Ujar Daddy Radit bingung .


" Iya dia tidak seperti Henry tapi sepertimu " Jawab mommy Ellena ketus .


" koh seperti ku mom " tanya Daddy Radit .


" Lalu seperti siapa ?? Anak tetangga , Bahkan saat Henry ASI Daddy seperti prangko ikut menempel bahkan sering membuat Henry menangis hanya karena dia ASI terlalu lama " Ujar mommy Ellena ketus .


" Mom jangan di bongkar " Ujar Daddy Radit panik .


" Makanya jangan tanya dia anak siapa ,jika induk nya seperti Daddy " Daddy Radit hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal .


Apa lagi dia menatap anak²nya yang sudah membuang muka bahkan bersembunyi di belakang istri mereka masing² .


Hebm


Semua orang duduk seperti semula saat mendengar deheman mulia raja .


" Semuanya sudah fix kan yang honeymoon Xavier sama Rifat " mereka menggaguk .


" Radhi " Tanya Raymond .


" Nanti kita tanyakan tapi kita siapkan saja " Uajr Daddy Radit .


" Selamat malam semuanya " Semua menatap kedatangan Radhi yang hanya seorang diri .


" Vania mana sayang " Tanya Elvi .


" ELVINA " Elvi tersenyum lembut ke arah suaminya .


CUP


Henry langsung memeluk posesif pinggang sang istri setelah mendapat kan ciuman .


" cih menjijikan " cibir Davin ngeri ,Henry hanya tersenyum mengejek saja.


"Hotel bersama keluarga nya " Ujar Radhi lalu duduk di samping Elvi.


" Gimana " Tanya Henry .


" Kata Daddy nya lakukan seperti di sini saja dia tidak masalah tentang itu " Henry menggaguk paham .


" Berarti besok malam kita ke hotel kita minta Vania layaknya lamaran dan besok malamnya pernikahan kalian " Radhi mengaguk saja .


" Honeymoon nya gimana , Raymond tanya tadi " Ujar Daddy Radit.


" Kerjaan ku banyak ,kakak selalu menindas ku " keluh Radhi sambil bersandar di pundak Elvi .


" Jauh " Radhi langsung mengangkat kepalanya saat sang pemilik raga bersuara.


" Pergilah waktumu hanya 1 Minggu " Ujar Raymond .


" 1 Minggu buat apa kak, bahkan hanya untuk anggota kepalanya belum jadi di bikin " Ujar Radhi sendu .


" Lalu berapa " Tanya Raymond kesal .


" Dua " Ujar Radhi tersenyum sambil memainkan matanya layaknya anak kecil.


" Urus semuanya Reza ,aku jijik melihat matanya " Radhi tersenyum menang.


" Terimakasih Kakakku yang ganteng Daddy nya Twins ,baik hati tidak sombong ,Aku padamu I love you " Raymond berdigik ngeri mendengar rayuan Radhi adiknya .


membuat yang ada di ruangan itu tertawa kecil melihat wajah Raymond yang tampak jijik melihat Radhi .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA


LIKE


KOMENT


VOTE


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😚😚