
Setelah makan malam Raymond dan Adara pamit duluan ke kamar dengan alasan menemani Twins .
Karena Nany masih makan sedangkan anak kembar itu rewel karena sudah mengantuk.
Sehingga Elvi meminta mereka langsung ke kamar untuk menidurkan Twins.
" Baby " Adara melihat Raymond yang menepuk bokong baby Ed .
" Apa mas butuh sesuatu " Raymond menggeleng " Terimakasih sudah hadir di hidupku dan memberikan malaikat yang lucu maaf jika awal pernikahan kamu harus menerima rasa sakit karena sikap ku yang mungkin kamu sendiri tidak pernah alami sebelumnya " Ujar Raymond serius sekalipun matanya menatap baby Ed yang sudah tertidur .
" Kenapa harus meminta maaf ,aku tahu yang mas lakukan hanya untuk melindungi ku ,jadi jangan pernah meminta maaf untuk itu dan aku baik² saja sekalipun awalnya aku sendri bingung,jangan lagi memikirkan yang dulu semua itu terjadi karena kehendak kita hanya bisa menjalaninya " Papar Adara lembut , Raymond menatap Adara yang juga menatap nya sambil tersenyum .
" I love you " Ucap Adara tersenyum.
" Aku tahu "
Lihat !! Bukannya dia barusan berterimakasih dan meminta maaf .
Lalu jawaban apa ini ?? Seperti nya kamu belum terbiasa Adara .
Adara hanya bisa melongos saja melihat sikap suaminya yang seperti bunglon.
Suka berubah² tiap detik nya !!
" Kau marah " Astaga pertanyaan bodoh macam apa ini ??
" Tidak honey " Ujar Adara tersenyum paksa .
" Cih kau pintar sekali berbohong " Cibir Raymond ,Sabar Adara kamu sudah lewati macam cobaan bukan ??
Raymond berjalan ke arah sofa lalu mendudukkan dirinya di sana .
" Kesini " Dengan setengah hati Adara berdiri menghampiri suaminya sebelum nanti kata² yang lebih menyakitkan ke luar .
Raymond langsung berbaring di pangkuan Adara lalu memeluk pinggang ramping istri nya sambil mencium perut Adara .
" Aku kangen " Ujar Raymond lirih .
" Mau liburan yang dekat² saja " Ujar Adara lembut sambil mengusap rambut Raymond .
" Aku sibuk " Ingin sekali Adara memukul kepala suaminya .
apa aku tidak berdosa jika memukulnya Batin Adara kesal .
" Baby " Adara tersenyum saat Raymond menatap nya .
" Kamu seperti joker jika tersenyum seperti itu " Adara mendengus kesal .
"Mau ini boleh " Adara menggeleng cepat " Milik Twins honey " Raymond menekuk wajahnya .
" Apa pintunya sudah di kunci " Raymond menggeleng " Kunci dulu nanti Nany masuk " Ujar Adara lembut .
" Mereka tidak akan masuk tanpa izinku " Ujar Raymond yang masih menyembunyikan wajahnya di perut Adara
" Mau tidak " Tanya Adara sambil membuka kancing bajunya .
" Mau " Raymond langsung duduk di pangkuan Adara layaknya anak kecil .
" Pelan² " Raymond mengaguk, Adara memejamkan matanya saat Raymond sudah mulai mengisap bagian dadanya.
Apa lagi tangan Raymond satunya bermain di sebelahnya tapi tanpa mengeluarkan ASI nya hanya memainkan pucuknya .
" Honeyhhh " Desaah Adara karena isapan sang suami sangat berbeda dengan Twins .
Hingga Raymond mengakat wajahnya menatap Adara yang sudah berkabut gairah.
" Enak " Ujar Raymond tersenyum bangga lalu merapikan pakaian Adara .
" Sudah " Raymond mengaguk " Aku suka " Adara hanya tersenyum sekalipun rasanya ingin meminta lebih .
" Maaf " Adara mengaguk paham karena dia pun belum bisa melayani suaminya .
Tok .....tok ...
" Masuk "
" Maaf tuan " Ujar Nany .
" Apa mereka masih di bawah " Tanya Raymond .
" Masih tuan " Raymond langsung bangun dari pangkuan Adara lalu menggegam tangan Adara .
" Ayo kita ke bawah " Adara menggaguk " titip Twins iya mba " Ujar Adara .
" Iya nyonya " Jawab Nany .
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
" Twins sudah tidur " Tanya Alan .
" Sudah ayah " Jawab Raymond .
" Kenapa wajahmu bahagia sekali " Tanya Jose curiga .
" Habis minum susu dari pabrik nya " Ujat Raymond jujur .
uhuk .....uhuk ....
Adara langsung menatap tajam Raymond yang tidak tahu tempat .
" Apa " Tanya Raymond ketus .
" Bajingan " Umpat Henry kesal .
" Apa kamu berbagi dengan Twins " Raymond mengaguk membetulkan .
" Kau nakal dude " Ujar Jeje tertawa kecil .
" Astaga anakmu Elvi kenapa modelnya seperti itu ,bahkan aku pun tidak pernah melakukan nya " Ujar Henry frustasi .
Sedangkan para penonton hanya bisa menelan ludahnya kasar .
" Cuci sebelum anak² mu minum " Saran Davin ,Adara hanya menunduk dan mengagukan kepalanya.
" Sudah ayah " Jawab Raymond santai .
" Kaka Adara gimana rasanya enak " Tanya Raine antusias .
" Maksudnya " Tanya Henry menaikan alisnya .
" Diam atau kita akhiri " Raine menaikan tangannya tanda setuju karena mulutnya di tutup Reza .
"RAINE " Panggil Henry dengan suara rendah .
"maaf Dad hubunganku taruhannya jadi Raine harus tutup mulut " Reza hanya bisa mendengus saja .
mempunyai kekasih seperti Raine dia harus hati² dan waspada .
karena wanita ini melebihi licin nya belut susah di pegang .
" Bagaimana. " Tanya Raymond .
" Mungkin hanya Xavier sama syahzani yang honeymoon ,Alister masih ada jadwalnya di rumah sakit toh Ela juga masih masa bulanannya " Ujar Daddy Radit .
" Radhi sama Rifat " Tanya Raymond menatap Rifat yang wajahnya sudah kusut seperti belum di gosok .
" Apa Kaka bisa mengeluarkan dia dari rumah sakit " Ujar Rifat kesal .
"Pergi saja ,urusan rumah sakit nanti ada yang gantikan " Ujar Raymond .
" Tapi dokter kandungan juga lagi cuty kak " Ujar Amanda sendu .
" Apa dokter kandungan di rumah sakit hanya dua " Alister mengaguk sebagai jawaban " Minta dokter kandungan yang ada di rumah sakit lain " Uajr Raymond menatap Reza.
" Iya kak " Ujar Reza .
" Apa lagi masalah nya " Raymond menatap Rifat " Kaka yang terbaik " Uajr Rifat tersenyum lebar .
"Terus Alister kapan honeymoon nya " Tanya Raymond menatap kedua pasangan itu .
" Mungkin setelah masa bulanannya " Jawab Alister .
" kasian sekali rudal mu tidak bisa masuk sarang " Cibir Raymond menatap ke arah bawah Alister .
" Apa " Tanya Raymond saat Adara mencubit pinggang nya.
" Apa kau ingin di masuki juga ,maka suruh darah sialan itu pergi " Semuanya orang tertawa kecil sedangkan Elvi dan Adara hanya bisa mendengus kesal .
" Son " Raymond menatap Daddy Radit .
" Kau sebenarnya anak siapa " Raymond menaikan alisnya sebelah " anak Daddy " jawab Raymond bingung .
" Tapi Henry tidak sepertimu " Ujar Daddy Radit bingung .
" Iya dia tidak seperti Henry tapi sepertimu " Jawab mommy Ellena ketus .
" koh seperti ku mom " tanya Daddy Radit .
" Lalu seperti siapa ?? Anak tetangga , Bahkan saat Henry ASI Daddy seperti prangko ikut menempel bahkan sering membuat Henry menangis hanya karena dia ASI terlalu lama " Ujar mommy Ellena ketus .
" Mom jangan di bongkar " Ujar Daddy Radit panik .
" Makanya jangan tanya dia anak siapa ,jika induk nya seperti Daddy " Daddy Radit hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal .
Apa lagi dia menatap anak²nya yang sudah membuang muka bahkan bersembunyi di belakang istri mereka masing² .
Hebm
Semua orang duduk seperti semula saat mendengar deheman mulia raja .
" Semuanya sudah fix kan yang honeymoon Xavier sama Rifat " mereka menggaguk .
" Radhi " Tanya Raymond .
" Nanti kita tanyakan tapi kita siapkan saja " Uajr Daddy Radit .
" Selamat malam semuanya " Semua menatap kedatangan Radhi yang hanya seorang diri .
" Vania mana sayang " Tanya Elvi .
" ELVINA " Elvi tersenyum lembut ke arah suaminya .
CUP
Henry langsung memeluk posesif pinggang sang istri setelah mendapat kan ciuman .
" cih menjijikan " cibir Davin ngeri ,Henry hanya tersenyum mengejek saja.
"Hotel bersama keluarga nya " Ujar Radhi lalu duduk di samping Elvi.
" Gimana " Tanya Henry .
" Kata Daddy nya lakukan seperti di sini saja dia tidak masalah tentang itu " Henry menggaguk paham .
" Berarti besok malam kita ke hotel kita minta Vania layaknya lamaran dan besok malamnya pernikahan kalian " Radhi mengaguk saja .
" Honeymoon nya gimana , Raymond tanya tadi " Ujar Daddy Radit.
" Kerjaan ku banyak ,kakak selalu menindas ku " keluh Radhi sambil bersandar di pundak Elvi .
" Jauh " Radhi langsung mengangkat kepalanya saat sang pemilik raga bersuara.
" Pergilah waktumu hanya 1 Minggu " Ujar Raymond .
" 1 Minggu buat apa kak, bahkan hanya untuk anggota kepalanya belum jadi di bikin " Ujar Radhi sendu .
" Lalu berapa " Tanya Raymond kesal .
" Dua " Ujar Radhi tersenyum sambil memainkan matanya layaknya anak kecil.
" Urus semuanya Reza ,aku jijik melihat matanya " Radhi tersenyum menang.
" Terimakasih Kakakku yang ganteng Daddy nya Twins ,baik hati tidak sombong ,Aku padamu I love you " Raymond berdigik ngeri mendengar rayuan Radhi adiknya .
membuat yang ada di ruangan itu tertawa kecil melihat wajah Raymond yang tampak jijik melihat Radhi .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA
LIKE
KOMENT
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😚😚