
Reza menatap restoran itu sebenarnya dia sangat malas, dengan helaan napas akhirnya dia turun lalu masuk restoran .
Morgan yang melihat Reza datang langsung mendekati nya .
" Mari tuan " Reza langsung mengikuti nya .
" Sudah datang " Morgan menggaguk " Sudah tuan ,5 menit yang lalu " Reza menarik napas sebelum masuk dalam ruangan VVIP itu .
Ceklek
" Berani sekali anda menghubungi ku untuk meminta bertemu memangnya anda siapa ? " Ucap Reza ketus lalu duduk di kursinya .
" Jangan Sakiti Raine, Dia begitu mencintai tuan !! " Reza menaikan alisnya sebelah" Apa kamu sedang menasehatiku " Reza menaikan tangannya ke atas meja .
" Saya tidak bermaksud begitu tuan ,tapi saya tahu perasaan Raine terhadap anda seperti apa " Reza hanya manggut-manggut .
" Dan kamu juga begitu bukan " Tanya Reza Tersenyum miring .
" Iya, Tapi saya cukup tahu diri !! Bersama ku pun dia tidak bahagia karena dia mencintai Anda ,tapi saya tidak akan berjanji jika anda menyakiti nya saya akan merebutnya dari anda " Ucap Adrian tegas .
" Jika anda bisa silahkan " Reza Tersenyum remeh .
Tok ...tok ...
Morgan membuka pintu untuk mempersilahkan pelayan masuk membawa makanan.
" Saya kira cukup sampai di sini dan saya harap anda bisa membatasi jarak anda dari kekasihku silahkan di nikmati " Ujar Reza lalu berdiri meninggalkan Adrian sendirian setelah itu di susul Morgan .
" Cih apa katanya merebutnya lakukan jika ingin kepala mu patah " Gumam Reza dengan kesal .
Sedangkan Morgan hanya diam saja berada di belakang nya .
Cinta membuat orang bodoh Batin Morgan .
Pasalnya dia sudah melihat ke dua bosnya uring²an hanya karena masalah wanita dan itu membuat nya merinding .
Apa aku akan seperti mereka ? Aku harap tidak Lanjutnya lagi dalam hati .
Sedangkan di dalam ruangan tadi Adrian Tersenyum melihat menu makanan yang di atas meja ,lalu dia mengambil gambar dan mengirimkan pada seseorang .
Tidak selang lama HPnya berdering dan dia tersenyum kuda .
" Apa kamu cemburu ?? " Tanya Adrian tertawa kecil .
" Tidak ,bahkan tadi dia menemaniku makan siang " Adrian hanya tersenyum kecut .
" Kalian sudah baikan " Karena pertemuan kemarin Raine bercerita tentang masalah nya ,tapi tidak dengan urusan ranjang nya .
" Tidak, dia selalu seperti itu dingin dan aku kesal " Adrian tertawa kecil .
" Jika dia menyakitimu , kamu tahu kan harus ke mana "
" Iya aku akan pergi bersama kekasih haramku , kamu !! " Adrian tertawa keras .
"Apa aku seburuk itu "Raine tertawa membuat Adrian juga tertawa .
" Kamu selalu yang terbaik " Jawabnya tulus .
" Benarkah ,aku semakin menyayangi mu !! Aku makan dulu sangat di sayangkan jika di biarkan begitu saja apa lagi aku belum makan setelah mengajar " Ucap Adrian .
" Aku iri padamu ,bahkan aku belum pernah di ajak makan di restoran ,sedangkan kekasih haramku dengan manisnya sedang menikmati itu " Ucap Raine kesal .
" Maka dan aku beruntung menjadi kekasih harammu, iya sudah aku tutup sayang "Ujar Adrian .
" Iya ,selamat makan " Jawab Riane .
" Iya sayang " Jawab Adrian lalu mematikan sambungan teleponnya lalu menyimpan HP nya .
" Semoga kamu bahagia sayang dan aku pun akan bahagia " Gumam Adrian .
Iya dia memilih menyerah dan berteman baik dengan Raine , ketimbang memaksa dan mereka semakin jauh .
Dewasa sekali bukan ? Tapi itulah dia harus terlihat baik² saja di depan nya selagi itu wanita yang di cintai nya bahagia .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Malam Harinya di meja makan hanya ada Henry ,Elvi , Reza dan Raine ,Kini mereka sedang makan malam .
" Kalian masih bertengkar " Tanya Henry sambil memasukkan makanan dalam mulutnya .
" Tidak Dad " Jawab Reza .
" Lalu ? Apa kemarin kamu sariawan " Tanya nya lagi sambil menatap Reza .
" Iya Dad dia sariawan makanya tadi malam dia minta obatnya sama Raine " Henry menatap Raine .
" Obat apa " Tanya Henry ,sedangkan Reza sudah ketar ketir menunggu jawaban Raine.
" Daddy tahu , tadi ...."
" Apa yang kalian lakukan semalam " Henry memicing kan matanya tajam .
" By ,ayo makan kamu lupa setelah ini kita mau ngapain " Henry menggeleng cepat " Tentu aku tidak !! karena semalam kamu tidak memberikan untuk ku " Jawab Henry emosi .
" Kalau begitu makan, karena Reza ingin bicara kalau kalian bicara terus kapan selesainya " Pungkas Elvi kesal .
" Tutup mulut kalian sampai Daddy selesai makan " Reza menghela napas berat .
Haruskan dia menyekolahkan mulut Raine agar tidak bicara sembarangan .
Elvi menggeleng saja melihat tingkah Raine ,dia sendiri bingung sebenarnya Raine ini anak siapa ??
Soalnya sikap nya beda sekali dengan ke empat saudaranya , Bar² , ceplas-ceplos .
" Apa yang ingin kamu katakan " Tanya Henry to the poin .
" Reza akan menikahi Raine ,tapi mungkin awal bulan karena jadwal kak Kosong hingga bulan depan apa lagi Kaka cuty seminggu " Jawab Reza menatap Henry .
" Kenapa tidak sekarang saja ? Apa kamu akan mengajukan juga cuty " Reza mengaguk " Jika kaka mengizinkan " Jawab Reza .
" Honeymoon " Reza mengaguk pelan .
"Nanti Daddy bicara dengan kakakmu " Jawab Henry
" Kenapa tidak malam ini saja kak ?? bulan depan terlalu lama Raine sudah tidak tahan "
PLak .
Elvi memukul kepala Raine karena kesal dengan anak bungsu nya itu .
" Mom " Pekik Raine sambil mengusap kepala nya kesal .
" Apa tidak bisa jika mahal sedikit ? Kalian tetap akan menikah apa yang tidak membuat mu tahan ?? " Elvi menatap anaknya dengan napas yang memburu .
" Milik Kaka Reza "
" RAINE ALEXANDER MATEO " Teriakan Elvi memenuhi ruangan itu membuat ke dua pria yang ada di meja itu menutup kuping .
" Mom , Raine tidak tuli " Gerutu Riane sambil mengusap kupingnya yang terasa panas .
" Iya kamu tidak tuli ,tapi otakmu itu yang rusak " Bentak Elvi kesal .
" Mana bisa rusak !! Kalau rusak mana bisa Raine jadi pemimpin perusahaan " Sombong nya sambil tersenyum kuda .
" Ah iya ,kamu tidak masuk kerja kan hari ini " Raine mengaguk cepat " Kata Kaka aku libur saja " Jawab Raine .
" Apa kau sakit " Raine menggeleng " Tidak !! Tapi aku lelah karena Kaka ...."
" Maaf Dad ,mom kami pamit maaf sudah membuang waktu malam Daddy dan mommy " Reza langsung menarik tangan Raine menjauh dari meja makan .
Sebelum mulutnya kembali mengeluarkan tinta hitamnya yang membuat nya sakit kepala .
" Kita mau nyicil "
Tuk
Kali ini Reza kembali menjitak kening sang kekasih lantaran kesal dengan sikap Bodoh dan polos wanita itu .
Laku dia menatap ke belakang sambil tersenyum sedangan Henry hanya menatapnya datar .
" Apa dulu saat kita membuat Raine dia ketinggalan absen sehingga dia seperti itu ?" Tanya Henry menatap sang istri.
"Entahlah ,kepalaku sakit tolong telepon Amanda ke sini tekanan darahku seperti nya naik " Ujar Elvi memegang kepalanya .
" Apa yang membuat Reza menyukai wanita gila itu " Lanjutnya lagi dengan kesal sedang kan Henry hanya diam saja .
Karena dia tidak ingin kegiatan malamnya tertunda hanya karena membantahnya bicara .
sehari saja dia libur membuat tidur malamnya tidak nyenyak apa lagi jika malam ini dia kembali libur .
Bisa saja dia mendadak panas dingin karena kembali puasa .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
***Maaf telat up kesayangan author Karena pagi tadi ada kegiatan 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Dukung terus Raymond dan Adara
Dukung Reza dan Raine
like
koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😚***