
" Jagoan , Angel " Pekik Raymond saat memasuki rumahnya .
" Di mana mereka " Tanya Raymond pada penjaga .
" Di belakang tuan " Raymond langsung berjalan ke arah belakang di ikuti Reza .
" Ternyata kalian di sini " Ujar Raymond menatap ke dua anaknya .
CUP
Adara mencubit lengan suaminya karena mencium nya di depan banyak orang .
"Sakit Adara,Kenapa suka sekali menyiksa ku " Ujar Raymond kesal .
" Makanya tahu tempat " Cibir Alan kesal .
" Bahkan ayah lebih parah " Ujar Raymond balik.
"Ayo aku mau mandi " Adara langsung berdiri .
" kamu masih puasa Raymond " Ujar mommy Ellena.
" Tau Oma ,kami hanya mandi bukan nyebur " Ucap Raymond cepat lalu meninggalkan mereka.
" Reza pamit ke kamar " Ujar Reza .
" Iya mandi lah " Ujar Henry ,di jawab hanya anggukan kepala oleh Reza .
" Radhi belum pulang " Tanya Ana oada Vania .
" Belum mami " Jawab Vania
" Apa anak itu membuat adiknya lembur " Cibir Jeje .
" Selamat sore " Ujar Radhi yang baru saja tiba .
" Panjang umur kamu " Ujar Alan tertawa kecil .
" memang Rad kenapa ayah " Tanya Radhi lalu menatap Vania .
CUP .
" Shiitt anak² ini datang langsung main nyosor saja " Vania menunduk kepalanya karena malu .
" Sudah mandi " Vania hanya mengangguk lemah .
" Kalau begitu aku mandi dulu " Ujar Radhi mengusap kepala Vania .
" Menikah², jangan sampai calon mertuamu ke sini menjemput nya paksa " Ujar Mommy Ellena.
" Sabar sedikit Oma ,kerjaan Radhi masih banyak jika tahu begini mendingan aku di saja " Gerutu Radhi .
" Apa dia memberikan banyak kerjaan " Radhi mengaguk " Bahkan di perusahaan aku bagaikan orang lain,tidak ada lembut ²nya " Aduh Radhi.
" Kaka Reza punya mental besi jika itu aku sudah aku racuni " Ujar Radhi kesal .
" Atur kembali jadwalku ,jangan biarkan ada yang menggangguku ,kenapa ini saja kau tidak bisa menyelesaikan nya , apa di sana kerjamu hanya duduk dan makan , apa kau ingin aku melemparmu dari sana , Buat Daddy mengirim mu jauh di sana jika hasilnya seperti ini , astaga Radhi Alexander Mateo,buang mereka perusahaan ku tidak menampung orang yang tidak berguna , Apa kalian melihat ku seperti malaikat sehingga sesuka hati kalian bermain di perusahaan ku hah , " Ucap Radhi menirukan umpatan dan Ucapan Raymond saat mereka sedang di perusahaan .
" Radhi " Radhi membalikkan badannya langsung melotot kan matanya saat melihat kakak sulung nya .
Bahkan dia sudah berlari bersembunyi di belakang Elvi mencari aman .
" Kaka piss " Ujar radhi menaikan jarinya berbentuk V .
" Seret dia bawah ke ruangan kerja " Ucap Raymond menatap tajam Raymond .
" Mommy " Rengek Radhi , sedangkan yang lain nya hanya tertawa kecil tapi tidak dengan vania dia sama takutnya seperti Radhi.
" Kenapa kembali " Tanya Henry .
" Mau ambil anak²ku mau mandi " Ujar Raymond .
" Mereka sudah mandi " Ujar Elsa .
" Tidak papa ,aku ingin mandi bersama mereka " Ujar Raymond .
" Jangan lama² nanti mereka masuk angin " Raymond mengaguk .
" Kau bisa " Raymond mengaguk .
Ana langsung memberikan baby Ed bersama Raymond begitu juga Elsa .
" Jangan lama² son " Raymond hanya mengaguk lalu pergi dari sana .
" Selamat " Ujar Radhi mengelus dadanya .
"Dia benar² seperti monster " Lanjutnya lagi .
" Sudah sana mandi " Ujar Daddy Radit .
" Iya Opa ,ayo Dear temani aku mandi " Ujar Radhi tenang .
prang
" Pergi " Radhi langsung berlari saat Henry melemparkan gelas syukur tidak mengenai wajahnya.
Sedangkan Vania mematung di tempat duduknya karena kaget dan takut .
" I-ya Oma " Ujar Vania gugup .
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
" Honey mau mandi benaran sama twins " Raymond mengaguk .
" Tapi nanti mereka masuk angin ,karena sudah mandi " Ujar Adara mengingat kan .
" Hanya sebentar ,minta Nany siapkan keperluan twins di tempat tidur " Adara hanya menghela napas panjang lalu pergi ke kamar twins .
" Mba siapkan pakaian twins nanti letakan di kamar sini iya " Ke tiga Nany itu saling melirik .
Karena tuan muda dan nona muda kecil mereka sudah di mandikan .
Apa mereka membuang air besar atau popoknya penuh .
" Daddy nya ingin mandi bersama " mereka paham sehingga mereka menyiapkan semuanya .
" Sudah " Adara mengaguk lalu membuka pakaian twins satu per satu .
"Ayo kita mandi bersama jagoan " Ujar Raymond menggendong baby Ed, sedangkan baby El bersama Adara .
"Apa aku harus memasang satu lagi bathup di sini untuk mereka " Tanya Raymond saat tubuh mereka sudah berada dalam bathup dan saling berhadapan .
" Tidak usah ,jika sudah besar tidak mungkin nanti akan di pakai lagi " Ujar Adara .
" Tapi setidaknya saat umur mereka 5 atau 6 tahun kami masih melakukan hal seperti ini terus " Ujar Raymond .
" Tidak mungkin kita berempat di sini terus sempit baby " Lanjutnya lagi .
" Iya sudah terserah " Ujar Adara mengalah .
" apa kalian senang mandi bersama Daddy " Anak kembar itu hanya diam saja saat tubuh mereka di sentuh kan air hangat yang mengikuti suhu tubuh mereka .
" Kenapa kalian bikin daddy gemas " Ujar Raymond mencium kedua pipi anaknya bergantian .
Setelah 10 menit mereka ke luar dari kamar mandi itu dengan kimono masing² di tubuhnya begitu juga Twins .
Adara dan Raymond langsung memakaikan pakaian terlebih dahulu pada twins sebelum nantinya mereka .
Raymond sudah terlihat lihai saat memakaikan pakaian pada anaknya ² nya ,dari minyak telon ,lalu bedak ,lalu pokok setelah itu pelembab kulit untuk si kembar hingga sentuhan terakhir parfum khusus bayi .
Dimana semuanya dari barang² bermerek yang harganya tidak main .
bahkan hanya untuk parfumnya pun Raymond sengaja memesannya di luar negeri .
Saat melihat anaknya sudah siap ,Adara memanggil Nany untuk menjaga Twins untuk sementara .
" Mba jaga dulu anak² iya " Ujar Adara lembut .
" Iya nyonya " salah satu nanti langsung berdiri
di ikuti satunya .
" Siapkan pakaian ku " Adara mengikuti Raymond yang lebih dulu masuk .
" Kapan ke makam kakek sama nenek ,bukannya kata Opa kita akan ke sana " Tanya Adara .
" Jika perutmu sudah sembuh " Ujar Raymond .
" Aku sudah baik² saja " Jawab Adara .
" Tapi perut mu belum bisa di bawah pergi jauh " Ujar Raymond .
" Aku sudah bisa mas ,bahkan seharian tadi aku menggendong baby Ed " Raymond menatap Adara dingin " Seharian " Adara menelan ludahnya paksa " Aku tidak melarang mu bermain dengan mereka apa lagi mengendong nya ,tapi jangan seharian Adara perutmu belum bisa menahan beban yang berat " Ujar Raymond mengingat Twins semakin hari semakin montok dan gembul .
Mungkin pengaruh ASI sehingga membuat mereka begitu montok dan gembul ,hanya awal saja mereka meminum sufor itu pun karena Adara sempat di nyatakan meninggalkan mereka .
" Jika sudah sehat biar kamu menggendong Raine lakukan asal kamu bisa " Lanjutnya lagi kesal .
" Iya maaf ,habis gemas melihat nya sehingga aku menggigit pipi mereka " Raymond semakin melebarkan matanya tajam .
" Kau menggigit nya " Adara semakin pias ,dia lupa siapa yang di depannya ini dan siapa yang dia ganggu .
" Hanya sedikit " Ujar Adara lirih
" Awas memang jika pipi mereka merah ,akan ku buat mulutmu tertutup rapat " Ujar Raymond .
" pakai baju ,aku mau lihat twins " Adara hanya mengaguk .
" Semoga saja sudah tidak merah " Ujar Adara mengelus dadanya .
Jika sudah menyangkut anaknya Raymond bisa berubah menjadi harimau yang sedang kelaparan di sore hari .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA
LIKE
KOMENT
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘