ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
seluas samudera dan sedalam lautan



" Kaka tadi ketemu Adrian " Kini mereka sedang duduk di balkon kamar Reza ,atas permintaan pria itu sendiri .


" Tidak " Riane langsung menatap Reza yang sibuk memainkan HP nya .


" Tapi tadi kata Adrian Kaka memintanya bertemu di restoran " Tanya Raine .


" Aku tidak memintanya ,tapi dia sendiri yang ingin bertemu " Reza menyimpan HP nya lalu menatap Raine " Kau cerita apa tentangku pada nya "


" Tidak ada " tanya Raine sambil menggeleng kepalanya cepat .


" Jangan bohong " Raine menggaguk bahwa dia tidak bohong .


" Lalu kenapa dia bilang jangan menyakitimu ?? Apa yang sudah kau ceritakan " Tanya nya lagi dengan memicing kan matanya .


" Aku hanya bilang jika Kaka marah ,terus Kaka minta putus tanpa aku tahu salah ku "


" Sampai sekarang kamu belum tahu kesalahan mu " Tanya Reza .


" Tahu kak, karena Adrian khan ?? " Reza hanya diam saja lalu mengambil kembali HP nya .


" Kaka jawab "


" Jika aku bilang iya ,kau akan menjauhi nya " Raine menggeleng.


Karena bagaimana pun Adrian temannya susah dan senang sekali pun Raine tidak pernah susah .


" Maka jangan bertanya " Ujar Reza dengan helaan napas panjang.


" Tapi aku boleh ..."


" Terserah padamu " Jawab Reza ketus .


" Kakak " Reza memejamkan matanya ,dia harus memiliki stok kesabaran seluas samudera dan sedalam lautan .


Riane membaringkan kepalanya di paha Reza lalu memeluk pinggang pria itu.


" Kaka tahu kenapa aku mencintai Kaka ? " Raine menjeda Ucapan nya menunggu jawaban Reza " mungkin ini terdengar konyol tapi itu membuat ku gila !!Saat itu Raine melihat Kaka di ruangan olahraga apa lagi Kaka tidak memaki baju ,belum lagi saat Kaka memakai stelan jas ah itu membuat Raine semakin jatuh cinta " Kekehnya sambil menyembunyikan wajahnya di perut Reza .


" Wanita gila " Gumam Reza sambil menggeleng sambil memainkan HP nya dan membiarkan Raine .


Dreett .... Dreett.


Reza langsung mengambil HP Raine lalu mengangkat panggilan.


" Sayang kamu sibuk "


" Siapa yang kamu panggil sayang " Riane langsung bngun .


" Tidak,Kenapa ??" Jawab Raine karena Reza menghidupkan pengeras suaranya.


" Jadikan " Tanya Adrian tanpa peduli Reza bersama Raine .


" Aku usahakan tapi kalau tidak sibuk aku akan datang " Jawab Raine sedang kan Reza masih menyimak pembicaraan mereka .


" Baiklah aku tunggu ,By sayang "


" By " Jawabnya lalu mematikan HP nya .


" Kaka boleh ..."


" Terserah " Reza langsung masuk dalam kamar meninggal Raine yang masih terdiam di balkon.


Tidak ingin membuat Reza kembali mengamuk dengan cepat Raine menyusul nya masuk .


" Dengar dulu ...."


" Aku lelah mau istirahat ,Kembali ke kamarmu " Potong reza.


" Aku tidur di sini sama Kaka "


" Ke luar "


" Bukannya kata Kaka kita nyicil " Ucap Raine mengingat kan ucapan Reza siang tadi .


" Tidak jadi ,aku malas " Jawabnya lalu mematikan lampu dan memejamkan matanya .


Melihat itu Riane langsung ikut berbaring memeluk Reza yang memang tidur telentang .


Dan tanpa rasa takut Riane meletakan kepala nya di bidang dada Reza .


Sambil memeluk pinggang sang kekasih yang sudah memejamkan matanya .


Karena tidak mendapat kan reaksi papa ,Raine memainkan jari lentiknya di bidang dada dan perut Reza .


Wanita ini benar-benar ,Apa dia shhiittt Reza tahan kau bisa Batin Reza sambil menggeram dalam hatinya .


Reza menatap Raine saat dia mendengar dengkuran halus dari wanita nya .


"Selalu saja berbuat sesukanya !! " Ucap reza lalu membenarkan tidur Raine .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Pagi hari nya Riane bangun lebih awal dia menatap wajah tampan Reza membuat nya senyum² sendiri.


Lalu bangkit dari tempat tidur dia berinisiatif menyiapkan pakaian kerja Reza .


" Lagi sebulan bukan ?? Jadi aku harus jadi istri yang baik tidak Manja " Ujar nya sambil memilih pakaian yang akan di kenakan sang kekasih .


Setelah itu dia berpindah ke pakaian dalam nya,saat matanya mengakat dalaman Raine Tersenyum malu.


" Apa ini muat ? Punya Kaka Reza kan besar " Gumamnya sambil cengengesan .


" Ah sepertinya otakku sudah mulai terkontaminasi karena ulah mereka " Siapa lagi kalau bukan Ela, syahzani ,Queen dan Kaka iparnya yang diam² selalu mengajarinya .


" Tapi memang membuat orang ketagihan ,apa lagi Aahhhh " Raine menggeleng kepalanya lalu menyimpan dalaman itu di atas meja .


Tak lupa juga dia menyiapkan jam tangan dan dasi untuk nya .


Saat di Rasa cukup Raine memilih ke luar dan akan membangunkan Reza .


Dan saat ke luar dia sudah melihat Reza bersandar di tempat tidurnya sambil menatap nya .


" Kaka sudah bangun " Reza mengaguk lalu menghampiri Raine .


" Kau sudah siapkan " Raine mengaguk malu ternyata Reza mengetahui nya .


Dan tanpa Raine tahu sebenarnya Reza sudah bangun sejak tadi,jadi dia mendengar kan ocehannya saat di tempat tidur tadi .


" Makasih , CUP " Reza mencuri ciuman di bibir manis Raine .


" Mandilah nanti Daddy menunggu lama, Aku akan mengantarmu ke perusahaan " Raine mengaguk lalu ke luar dari kamar Reza .


"Semakin nakal " Gumam Reza lalu masuk dalam kamar mandi .


Kini mereka sudah berkumpul di meja makan ,di mana Elvi langsung melayani suaminya .


Sedangkan Raine menatap Reza bingung karena pria itu masih fokus pada iPad nya mungkin dia melihat laporan .


" Makan boy " Reza langsung menyimpan iPad nya saat Mendengar suara sang kepala keluarga .


" Hm kaka mau ini " Reza mengaguk saja , Raine pun memberikan sarapan miliknya yang sudah di olesi slei mix keju .


Lalu dia membuatnya kembali untuk dirinya sendiri .


" Apa kau sedang belajar jadi istri yang baik " Tanya Henry tanpa menatap lawan bicaranya .


" Raine belajar dari mommy Dad " Jawab Raine Jujur ,karena memang Elvi selalu melayani nya dalam keadaan apa pun .


Sekalipun ke dua sedang dalam masalah tapi Elvi selalu melakukan kewajibannya .


" Istriku memang terbaik ' Puji Henry tersenyum .


" Daddy juga terbaik " Balas Elvi .


" Kaka Reza juga terbaik Dad, apa lagi Hhhmmmppp "


" Cepat makan, jika kamu lambat aku tidak akan mengantarmu " Ancam Reza tajam .


" Iya kak " Jawab Raine setelah dia menghabiskan roti yang di berikan Reza untuk menutup mulutnya .


" Sudah bilang pada Papa mu " Reza menggeleng " Belum Dad ,Reza ingin semuanya kumpul tapi sepertinya tidak mungkin " Ujar Reza mengingat kini keluarga nya sedang tidak baik-baik saja .


"Tidak perlu memikirkan hal yang tidak penting " Reza menganggukkan kepalanya .


" Pikirkan Raine saja kaka " Celetuk Riane .


" Jangan buat mommy kesal Raine, Daddy dan kakakmu sedang bicara serius " Ucap Elvi menekan ucapan nya .


" Raine juga bicara serius mom, kalau Kaka Reza tidak memikirkan Raine gimana ?? Mommy mau ....Aaww sakit Kaka " Rengek Raine saat Reza mencubit lengan sang kekasih .


" Lihat mommy " Raine mengikuti ucapan Reza .


" Raine minta maaf mom " Ucapnya saat melihat tatapan tajam Elvi .


" Princess " Riane menatap Henry " Kamu anak siapa " Raine menaikan alisnya lalu menjawab " Anak Daddy Henry dan mommy Elvina dan kekasih Reza " Jawabnya dengan bangga .


" Semoga kamu betah boy dan mampu " Ucap Henry memilih mengalah .


" Iya Dad " terdengar helaan napas Reza membuat Henry tersenyum tipis .


Karena menurut nya sifat Reza dan Raine sangat unik di matanya di mana Reza yang dingin masa bodoh , sedangkan Raine kalian bisa tahu sendiri bukan ?? Bahkan memikirkan saja Henry enggan .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA


REZA DAN RAINE


LIKE


KOMENT


VOTE


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 🌟🌟🌟🌟