
Raymond masuk dalam rumah dengan wajah bingung nya saat melihat sepasang mobil kecil berwarna hitam putih terparkir di depan rumah .
Lalu dia menatap Reza yang berjalan di samping nya .
" Mobil siapa " Tanya Raymond menatap Reza.
" Mungkin hadiah untuk twins kak " Jawab Reza .
" Bersihkan dirimu " Reza mengaguk lalu pergi ke arah kamarnya .
Sedangkan Raymond memilih ke belakang karena biasanya istri dan anaknya akan di sana .
" Jagoan,Angel " Raymond tersenyum lembut saat melihat anak²nya menyambutnya .
Cup
"Hadiah dari siapa yang di depan " Tanya Raymond setelah mencium bibir Adara.
" Papa sama Mama " Jawab Adara.
" Mereka sudah ke sini " Adara Mengaguk " Barusan pulang tadi seharian main sama twins " Raymond hanya ber Oh ria saja .
" Selamat sore semuanya " Sapa Radhi yang baru datang lalu mencium kening Vania dan memeluk nya .
" Cih dua hari lagi kamu akan menikah , pergilah mandi bukannya kalian akan ke hotel " Radhi mengaguk karena siang tadi dia me jemput calon mertuanya serta keluarga nya dari Landon untuk menghadiri pernikahan mereka .
Setelah itu Radhi membawa mereka ke hotel di mana akan di langsung pernikahan .
" Baiklah aku mandi dulu ,kau sudah mandi " Vania menggaguk " Mommy minta di belikan gado² dia mau rasa " Ujar Vania .
" Dia bisa meminta pihak hotel membuat mya kenapa repot sekali " Ujar Radhi .
" Mommy takut " Radhi menggaguk paham " Siapkan pakaian ku ,aku akan minta pelayan yang bikin " Ucap Radhi .
" Vania pamit dulu " Ujar Vania menunduk kepalanya .
" Tidak sekalian kepala mu sampai di lantai " Cibir Henry kesal .
" Apa " Tanya Henry saat Radhi menatapnya .
" I love you Daddy " Henry hanya berdecak saja .
"Ayo dear nanti mommy lama menunggu "
" Apa mereka rewel " Adara menggeleng " Seperti biasa hanya baby El " Raymond sudah yakin itu .
" Ayo aku mau mandi " Adara langsung berdiri " Mom " Elvi menerima baby Ed dari gendongan Adara karena baby El bersama suaminya .
" Bawa sini " Elvi langsung memberikan pada Daddy Radit .
" Jaga anak²ku Dad ,Opa !!Adara mau bantu aku mandi " Ujar Raymond .
" Kau melebihi Edward dan Ella " Cibir Henry .
" Harus Dad, apa lagi sebentar lagi Ray akan buka puasa " Raymond tersenyum seringai melihat ke arah dua pria yang kini menatap kesal ke arah nya .
" selamat berbuka puasa kalau begitu " Ujar Daddy Radit kesal .
" Ayo baby " Adara hanya bisa menurut jika sudah di hadapan keluarga suaminya , rasa malu yang dulu melekat di hidup nya sudah hilang entah ke mana .
" Apa masih berdarah " Adara mengaguk tersenyum membuat Raymond kesal .
" Kapan selesainya baby " Adara hanya tertawa kecil .
" Bukannya setiap mandi aku membantunya mengeluarkan " Tanya Adara bingung .
Sikap mesum suaminya ini benar² di luar akalnya .
Kau salah Adara ,bahkan suami mu tidak ada bedanya dengan Daddy mertua mu serta Opa Radit .
" Tapi aku merindukan nya baby ,ah apa dia semakin sempit " Adara memukul lengan suaminya .
Ceklek .
" Kenapa memukulku " Tanya Raymond , Adara hanya diam saja .
Lalu dia membuka pakaian Raymond yang hanya terdiam saja di depan Adara .
Setelah itu mereka masuk bersamaan di dalam kamar mandi .
" Bathup atau shower " Tanya Adara .
" terserah " Ujar Raymond lalu membuka kain terakhir yang masih melekat di tubuhnya .
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Setelah selesai mandi Raymond dan Adara bergabung di ruangan tengah .
" Kenapa kalian ke sini ?? apa di rumah Tidak ada makanan " Tanya Raymond menatap Alister dan Xavier .
" Iya kak ,uang kami habis untuk persiapan pernikahan " Jawab Xavier seadanya .
" Bukannya pernikahan Opa yang tanggung " Tanya Raymond duduk di ikuti Adara .
" Maharnya Kaka terlalu mahal " Timpal Alister asal .
" Mobil siapa di depan " Tanya Davin
" Baby Ed sama baby El " Jawab Henry .
" Kenapa kau ingin membelikan juga " Davin hanya mendengus kesal .
" Apa mereka sudah makan " Tanya Raymond menatap Nany .
" Sudah tuan " jawab Nany .
"Kau terlalu lama dalam kamar mandi " Cibir Jose sambil menggendong baby Ed .
" Kau seperti tidak tahu saja Jo " Ucap Jeje tersenyum .
Raymond hanya diam saja begitu juga Adara yang hanya bisa mendengar kan .
"Gimana pekerjaan kalian " Tanya Daddy Radit .
" Semuanya sudah aman Opa " Jawab Xavier .
" Langsung honeymoon " Tanya Henry ,Xavier menatap syahzani.
" Iya Dad " jawab syahzani membuat Xavier tersenyum .
" Kau bahagia sekali " Cibir Reza saat melihat senyum adiknya .
" Tentu " Jawab Xavier .
" Bukannya kau sudah sering merasakan " Reza tersenyum melihat wajah kaget adiknya .
" Kaka tahu dari mana " Tanya Xavier ,Reza hanya menaikan bahunya .
"Vier " Xavier menelan ludahnya kasar lalu menatap Alan " Hanya main bisa koh ayah, belum jebol " Alan hanya berdecak saja .
"Jangan bilang kalian juga " Tanya Jeje menatap Alister dan Ela .
" ALISTER " teriak Jeje membuat twins kaget hingga menangis .
" Papi " bentak Raymond kesal .
" Maaf son , Alister " Panggil Jeje sekali lagi .
"Belum jebol Pi " Ujar Alister tenang .
" Belum jebol tapi kaka Ela sudah hamil " semua orang melotot kan matanya .
" Amanda " Amanda tertawa kecil" bercanda Pi, Kaka Ela hanya Konsul saja karena dia ingin hamil cepat " Semua orang bernapas lega .
" Kau membuat mereka jantungan sayang " Ujar Rifat gemas .
" maaf " ujar Amanda sambil tersenyum kuda .
" Radhi mana " Tanya Raymond setelah sadar jika adiknya tidak ada .
" Ke hotel menemui mertuanya " Raymond mengaguk .
" Kaka " Reza menatap Raine " Apa " tanya Reza .
" Mau menikah " Reza mendengus kesal .
" Nanti Raine " Ujar Reza tertahan .
" Kapan " Tanya Raine sendu .
" kalau sudah waktunya " jawab Reza .
" kalian " Rif'at menunjuk Reza dan Raine bergantian .
" Kami pacaran " Ujar Raine bahagia .
" Sejak " Tanya Alister kaget .
" Sejak malam itu ,Kaka tahu kak Reza sangat jago ciumannya ah aku pengen lagi " Semua orang melototkan matanya tajam .
" RAINE " Henry menahan kesal kenapa anak perempuan satunya itu mesum sekali laku itu astaga !!
Henry memijat kepalanya yang terasa sakit .
" Kenapa Dad " Tanya Raine polos .
" Kau sangat pintar princess " Jawab Jeje tertawa kecil .
" Benarkah " Alan dan Davin mengaguk " kau bisa melakukan lebih " Raymond langsung menatap tajam Alan dan Davin .
" Reza bukan seperti ayah, yang suka ke luar masuk " Ujar reza ketus .
" Makanya jangan memancing nya " Ujar henry tertawa kecil .
" Sudah kenapa kalian selalu berdebat " ujar Daddy Radit .
"Maaf tuan makan malam sudah siap " Ujar pelayan .
" Ayo makan malam dulu " Ujar Daddy Radit .
" Biarkan baby El bersama ku " Raymond mengaguk saja .
"Ayo baby " Adara menerima uluran tangan suaminya .
" Aku ingin makan cake " Raymond mengaguk " setelah makan nasi " Ujar Raymond .
" serius " tanya Adara .
" tapi kamu tahukan semua tidak gratis " Adara mengaguk tersenyum .
" Anak pintar " Raymond mengacak rambut Adara .
" Ingat !! Sudah ada bontot " Cibir Davin .
" Biarkan saja baby ,ayah hanya iri " Davin mendengus kesal lalu mendahului Raymond dan Adara .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA
LIKE
KOMENT
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😚