ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
ke panti



tepat jam 12.00 Raymond dan Reza sudah selesai dengan urusan lapangan,kini mereka menuju mobil yang sudah menunggu mereka .


" kamu sudah mengirim hadiahnya " tanya Raymond di sela langkahnya.


" sudah tuan, mereka sudah menuju ke sana " Raymond mengaguk kepalanya.


" kita makan siang dulu sebelum nantinya ke sana " ujar Raymond


" baik tuan " ucap Reza ,lalu membukakan pintu untuk Raymond.


Setelah itu dia ikut masuk dalam mobil di samping sang sopir .


" cari restoran pak " ujar Reza saat sudah duduk di samping sopir .


" baik tuan " ucap sang sopir


" apa yang dia lakukan " tanya Raymond setelah mobil jalan .


" nona Adara di kamar tuan ,bersama Rosna " Raymond mengaguk .


" daftarkan pernikahan kami secepatnya sebelum resepsi " Reza langsung membalikan badannya .


" tuan " panggil Reza kaget


" anak² ku akan lahir za ,dan mereka harus punya akta lahir jika kami masih terikat selembar kertas apa bisa membuatnya " ucap Raymond datar


bukannya anda bisa melakukan apa pun yang tidak bisa di lakukan orang lain ucap Reza tapi hanya dalam hati .


" baik tuan " ujar Reza .


" jadwalkan pemeriksaan Adara ,jika memungkinkan kami akan liburan jadi kosong kan jadwalku untuk satu minggu " ucap Raymond


" tapi ada beberapa jadwal yang tidak bisa anda tinggal kan tuan " ujar Reza takut .


" kita akan selesai kan semuanya sebelum aku liburan ,jadi setelah itu tinggal kamu yang urus " ujar Raymond .


" baik tuan " ucap Reza paham


tidak berselang lama mereka sudah sampai di restoran,lalu Reza turun lebih dahulu untuk membukakan pintu untuk Raymond.


" panggil sopir ikut bersama kita " ujar Raymond


" ayo pak kita makan siang dulu " ucap Reza memanggil sopir.


" baik tuan " ujar sang sopir .


" kamu sudah beri tahu rehan dan Morgan " Reza mengaguk cepat .


"sudah tuan ,mereka sudah menuju ke sana " Raymond mengagukan kepalanya.


Setelah itu mereka masuk bersamaan dalam restoran bernama sang sopir .


" pesan saja pak " ucap Raymond


" iya tuan muda " ucap sang sopir


Tidak berselang lama pelayan pun masuk sambil membawa buku menu .


Setelah itu mereka memesan makanan yang mereka inginkan begitu juga sang sopir .


" terimakasih tuan, tunggu sebentar kami akan menyajikan nya " ucap sang pelayan .


" hebm "


Tidak berselang lama para pelayan masuk sambil membawa makanan yang di pesan tadi .


Lalu mereka menyajikan nya di atas meja dengan rapi , sesekali mereka mencuri pandang pada Raymond mau pun Reza .


Tapi mereka hanya cuek saja ,karena itu bukan hal penting untuk mereka , malahan mereka sudah sering mendapatkan hal itu .


" silahkan tuan " ucap sang pelayan sebelum ke luar dari ruangan itu .


Lalu mereka makan dalam diam ,hanya ada sendok dan garpu yang memenuhi ruangan itu .


Dan keadaan itu sudah biasa bagi sang sopir karena dia juga sudah sering makan bersama sang bos jika mereka ada kerjaan di luar perusahaan .


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Raymond memejamkan matanya sebelum akhirnya di buka kembali sambil menatap bangunan yang ada di samping nya .


" tuan " Raymond mengagukan kepalanya,lalu Reza turun terlebih dahulu untuk membuka pintu .


" mereka sudah menunggu kita tuan " ujar Reza saat Raymond sudah berdiri di depan nya .


" kita langsung ke sana " Reza mengaguk lalu mengikuti langkah Raymond di mana mereka sudah di tunggu


" ayo tuan kita masuk dulu " lanjutnya lagi


Raymond menarik napas panjang sebelum akhirnya masuk .


" maaf tuan ,kami hanya menyiapkan seadanya " ujar ibu panti lembut .


" tidak papa Bu, kami ke sini ada yang ingin saya sampaikan pada anda berdua " ujar Raymond tegas


Sepasang suami-istri saling berpandangan ada sedikit rasa gugup karena ini pertama nya Raymond menginjakkan kakinya di panti asuhan milik mereka .


"apa itu tuan, apa kami melakukan kesalahan yang menggangu anda tuan " Raymond menggeleng cepat .


" sebelumnya saya minta maaf, mungkin sudah terlambat datang ke sini " Raymond menjeda ucapannya lalu menatap sepasang suami istri yang duduk di depannya " Adara Fredella Ulani dia sekarang sudah menjadi istri ku dan sedang mengandung buah cinta kami " ucap Raymond tenang .


Kedua sepasang suami istri itu melotot kan matanya ,bahkan ibu panti sampai menutup mulutnya dengan ke dua tangannya karena kaget .


" maaf tuan muda ,tapi setau kami Adara " ibu panti mengehentikan ucapan dia tidak berani melanjutkan takut melukai hati Raymond .


" mereka sudah berpisah karena kekasihnya berselingkuh dengan sahabat nya " terang Raymond


" APA " teriak mereka bersamaan lalu setelah itu mereka tersadar .


" maaf " ucap mereka bersamaan .


" saya ke sini hanya ingin meminta restu sebagai mana mestinya ,maaf sebelumnya jika saya tidak datang lebih awal untuk meminta izin pada kalian ,dan kami akan melakukan resepsi jadi saya harap kalian bisa datang " ujar Raymond menatap ke dua orang yang di depannya .


" sudah berapa bulan kandungan nya " tanya bapak panti


" dua bulan ,dan dia hamil kembar " ucap Raymond


"Alhamdulillah " ucap mereka bersamaan " kami titip Adara dia sejak kecil hidup sendiri dan hanya kami lah tempat nya bercerita itu pun dia tetap menyembunyikan apa yang dia alami, dia akan terlihat tegar dan baik² saja karena dia tidak ingin kami khawatir " ucap bapak panti lembut .


" iya pak " ujar Raymond .


" nanti saat resepsi akan di jemput ,saya menunggu kalian di sana saja " lanjutnya lagi


" tapi tuan apa kami harus ke sana ,apa tidak bisa kami titip salam saja buat Adara!! mendengar dia hidup bahagia sudah membuat kami senang dan tenang " ucap ibu panti lirih .


" ibu dan bapak berhak ke sana ,karena kalian orang tua nya ,dan saya yakin Adara juga senang jika kalian berada di sana " Ujar Raymond


" tidak usah takut kami sudah tau siapa Adara sebelum saya menikahi nya " ucap Raymond yang mengerti ketakutan dua orang di depannya.


bapak panti dan ibu panti bernapas lega ,karena ketakutan mereka selama ini tidak terjadi


" silahkan di minum tuan " Raymond dan Reza mengaguk lalu mengambil cangkir minum hangat yang ada di depan mereka .


" maaf tuan apa saya boleh bertanya " ujar bapak panti


" silahkan " jawab Raymond


" sebelumnya Andika pernah ke sini mencari Adara ,apa itu ada kaitannya " Raymond mengaguk lalu menyimpan gelas nya .


" iya ada ,karena setelah kami menikah Adara pindah ke apartemen dan dia mencari nya ,karena sebelumnya Adara sudah tau hubungan nya dengan sahabat nya " mereka manggut-manggut


Sebenarnya mereka ingin bertanya lebih banyak lagi, karena Andika datang belum lama mungkin sebulan lebih ,lalu kapan mereka menikah.


Karena Adara selalu bercinta jika dia mencintai Andika lalu apa Adara begitu cepat melupakan Andika hingga memutuskan menikah dengan Raymond karena dari penjelasan Raymond jika Adara sedang hamil .


Apa ada sesuatu yang terjadi ,tapi mereka tidak ingin bertanya lebih jauh lagi, yang penting kini mereka sudah tau jika Adara baik² saja ,karena Jujur selama dua bulan ini Adara tidak menghubungi mereka ,mungkin itu semua ada kaitannya dengan ini ,padahal biasanya dia akan pulang jika tidak banyak kerjaan tiap weekend


" apa Adara baik² saja sehat ,karena sudah lama dia tidak menghubungi kami " ujar ibu panti sendu .


" dia baik² saja ,dia hanya tidak ingin kalian khawatir tapi dia selalu merindukan kalian " pungkas Raymond


" syukurlah,kami akan usahakan ke sana " ujar bapak panti


" kami menunggunya , nanti paginya kalian akan di jemput karena acara nya malam " ujar Raymond .


" baik tuan " ucap mereka bersamaan


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


ayo siapa yang mau ikut resepsi Raymond dan Adara


siapkan bajunya dari sekarang iya 😁


like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘