
Pernikahan yang akan mereka adakan semakin dekat terhitung dari hari ini tinggal dua hari lagi .
Dan baby El sudah kembali ceria dan bahagia setiap paginya akan di hiasi dengan tangisan nya jika tidak segera di gendong Daddy nya .
Raymond masuk dalam kamar Twins dengan pakaian rapinya setelah di bantu Adara ,dan istri nya sedang mandi .
" Hei kau menangis lagi " Keluh Raymond lalu mengambil baby El dari gendongan Nany nya .
"Lihat lah ,kakakmu sangat anteng bahkan dia menangis saat risih saja jika popoknya penuh dan lapar " Ujar Raymond mencium pipi baby El.
" Bawa di ke kamar " Ujar Raymond pada Nany .
" Baik tuan " Jawab Nany lalu membawa baby Ed ke kamar nya sambil menunggu Adara .
" Turunlah sarapan " Ujar Raymond setelah baby Ed sudah di baringkan di atas tempat tidur .
" Iya tuan ,permisi " Ucap Nany lalu meninggalkan mereka .
" Pagi jagoan !! Gimana apa tidurmu nyenyak hm " Raymond langsung mencium kening baby Ed yang hanya memasang wajah datarnya tanpa ekspresi sedikit pun .
Setelah menunggu beberapa saat Adara ke luar sudah rapi lalu mendekat ke arah suami dan anak²nya .
" Kiss " Adara langsung mencium bibir suaminya setelah itu mencium ke dua anaknya .
" Ayo kita turun ke bawah " Adara langsung menggendong baby Ed .
" Kapan kita bisa liburan " Tanya Raymond setelah ke luar dari kamar mereka .
" Apa hanya kita berdua " Raymond mengaguk " Twins " Raymond menggeleng .
" Kalau begitu nanti saja ,aku tidak mau mereka minum sufor " Ucap Raymond .
" Baiklah ,katakan saja kapan kamu ingin pergi tapi harus dari jauh² hari karena harus sesuai dengan jadwal di kantor " Ujar Raymond .
" baiklah " Ujar Adara .
" Selamat pagi Opa ,Oma ,eyang " Sapa Raymond saat sudah di dekat meja makan .
Adara langsung membawa baby Ed ke arah Henry karena itu lah kebiasaan nya .
" pagi Cucu Oma yang cantik dan ganteng " Jawab Elvi .
" Pagi juga kesayangan Eyang " Jawab Daddy Radit .
Adara langsung menyiapkan sarapan suaminya seperti biasa dia akan menyuapi nya karena Raymond sibuk bermain dengan baby El .
" Orang tua mu sudah datang " Tanya Henry dingin .
" Sudah Dad ,tapi kata Abang biarkan saja " Henry mengaguk mungkin mereka ingin memberikan kejutan pada Adara .
"Siapkan dirimu mungkin nanti Daniel memintamu ke perusahaan " Ujar Raymond .
" Apa twins di bawa " Tanya Queen .
" Nanti kita lihat dulu " Ujar Raymond .
" Bawa saja ,di pernikahan mereka Opa akan memperlihatkan wajah Baby Ed dan baby El tapi tidak untuk di media hanya tamu undangan " Ujar Daddy Radit .
" Nanti aku temani saat ke perusahaan " Adara mengaguk saja sekalipun dia sendiri sebenarnya malas ke perusahaan .
Menjadi istri Raymond saja kadang dia risih karena harus berhadapan dengan banyak orang lalu ini apa lagi ???
Tapi dia harus terima bukan !! Demi kebahagian semuanya .
" Maaf hari ini Daddy tidak bisa temani kalian berjemur ,karena Daddy ada kerjaan " Ujar Raymond setelah selesai sarapan nya .
" Aku pergi dulu " Adara menggaguk " Hati² " Jawab Adara .
Raymond mencium kening Adara ,Elvi , mommy Ellena lalu terakhir Raine .
" Kaka " Reza membalikkan badannya " Apa " Jawabnya ketus .
" Mau seperti itu " tunjuk Raine pada Raymond dan Adara .
" Sama tembok " Raine mendengus kesal sambil menatap punggung Reza yang sudah menjauh, sedang kan yang lainnya berusaha untuk tidak tersenyum .
" Dear aku keperusahan dulu " Pamit Radhi .
" Iya hati² " Radhi langsung mencium bibir Vania lalu menjulurkan lidah nya ke arah Raine .
" kasian " Cibir Radhi lalu mencium Elvi dan mommy Ellena .
" RADHI JELEK " Teriak Raine kesal .
" Hm Daddy sama mommy .."
" Nanti aku jemput lalu kita ke bandara " Vania mengagukan kepalanya .
" makasih " Radhi hanya tersenyum sambil mengacak rambut Vania .
" Menyebalkan " Cibir Raine saat Radhi mencium keningnya ,lalu dia pun melakukan hal yang sama mencium Elvi dan mommy Ellena lalu beralih ke arah Daddy Radit dan Henry .
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Setelah kepergian semua orang yang bekerja, tiba² ada penjaga yang datang memberitahu mereka jika ada tamu .
Sedangkan mereka sedang duduk di belakang sambil menjemur Twins .
Tidak berselang lama orang yang di tunggu sudah di belakang mereka .
" Selamat pagi " Adara langsung tersenyum tapi sedetik kemudian dia merubah wajah nya .
" Kapan kalian datang " Acting mommy Ellena .
" Dua hari yang lalu " jawab Adit lalu menatap Adara yang hanya diam saja .
" Kalian datang dua hari yang lalu ,tapi baru ke sini " Tanya Daddy Radit .
" Maaf ,kami harus mengurus beberapa sehingga kami baru sempat ke sini " Ujar Adit merasa bersalah .
" Nak " Adara menatap ke dua orang tuanya lalu kembali menatap anak² nya .
" Apa mereka cucu kami " Adara mengaguk sebagai jawaban nya .
" Boleh kami gendong " Adara kembali mengaguk dan itu membuat Adit dan Marni hanya bisa menghela napas panjang karena memang ini kesalahan mereka.
Apa lagi semenjak di luar negeri mereka hanya sesekali menghubungi Adara .
" Maaf, Papa dan Mama harus menyelesaikan semuanya dulu maaf jika itu membuat mu kecewa " Adara mendengus kesal .
" Apa Adara tidak begitu berarti " mereka langsung menggeleng cepat " Kamu sangat berarti makanya Papa mengurus semuanya agar kita bisa tinggal sama² lagi di sini " Ujar Adit cepat .
" Maaf jika kamu melewati nya sendiri dan hanya di temani kakakmu maaf " Ujar Marni menangis .
Karena Daniel sudah menceritakan semuanya apa yang di lewati Adara saat melahirkan cucu nya .
Adara kaget saat melihat Mama nya menangis lalu dia memeluk Mama .
" Kenapa menangis ,Abang sudah memberitahuku jika Papa sama Mama sendang sibuk dan mengurus sesuatu " Ujar Adara mengakhiri drama nya .
" Maaf " Adara mengaguk sambil mengelus punggung Mama nya .
" Maaf sayang " Adara tersenyum lembut pada Papa nya .
" Apa mereka sedang berjemur " Adara mengaguk " Kata Daniel Ella sakit " Tanya Adit .
" Iya tapi sudah sembuh " Jawab Adara lalu mengangkat baby Ed dari stroller nya .
" Sapa kakek sama nenek sayang " Ujar Adara .
" Selamat pagi kakek nenek , aku Edward Dara Alexander Mateo adikku namanya Ella Dara Siagian Mateo " Adit dan Marni tersenyum ternyata menantu nya tidak melupakan nama keluarga istri nya .
" Nama yang bagus " Jawab Adit tersenyum .
" Ah iya kakek bawa hadiah untuk kalian tapi sebentar lagi iya " Ujar Adit tersenyum .
" terimakasih kakek " Jawab Adara .
" Mandikan mereka "Ucap Henry menatap Nany .
" baik tuan " Nany langsung mengambil baby Ed dari gendongan Adara lalu mengangkat baby El dari stroller .
" Gimana keadaan mama " Tanya Adara
" Alhamdulillah baik sayang ,semuanya sudah membaik tapi masih harus periksa tapi bisa di sini saja " Ujar Marni .
" Syukur lah " Ujar Adara .
Tidak berselang lama seorang pengawal mendekati mereka .
" Mungkin itu hadiah si kembar " Ujar Adit tersenyum .
Lalu mereka ke arah depan melihat hadiah twins .
Adara melotot kan matanya saat beberapa orang menurun mobil kecil ,tapi dia yakin jika harganya tidak akan murah .
Sedangkan yang lainnya tidak kaget karena tidak mungkin kedua orang tua Adara memberikan hadiah yang murah bukan .
Mengingat mereka orang yang cukup berpengaruh dalam dunia bisnis .
" Ini mobil " Tanya Adara gugup .
" Iya ,maaf kami hanya bisa memberikan ini " Adara menggeleng " kenapa membelikan mobil ini pasti mahal " Ujar Adara heboh .
"Uang mereka banyak tidak akan miskin hanya membeli dua buah mobil " Lihatlah bahkan mertuanya terlihat santai saat melihat kedua mobil itu .
Seperti Adara belum terbiasa dengan hidup mewah keluarga suaminya dan sekarang dia harus di hadapkan dengan kehidupan orang tua kandung nya .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA
LIME
KOMENT
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘