ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
Pakai sarung



Raine membaringkan tubuhnya di tempat tidur bersamaan dengan helaan napas panjang.


Dia mengambil HP yang sejak tadi dia tinggalkan di kamar dan berharap ada pesan dari Reza .


Tapi itu sangat mustahil bagi Raine dan memang tidak ada pesan atau pun panggilan dari Reza .


" Kaka sudah makan ,jangan larut malam tidurnya " Gumam Raine sambil mengusap foto Reza .


" Apa tidak bisa mengatakan kesalahan ku apa ?? Apa sefatal itu, atau memang sudah tidak mencintai ku ? " Lanjutnya lagi .


" Jika iya aku akan menerima nya !! Dan kembali seperti adik sesungguhnya " Ucapnya tersenyum.


Tengah asik menatap foto Reza,seketika wajahnya berubah saat melihat ada yang menelpon nya .


" Siapa " Gumam Raine karena no baru .


Tidak ingin menebak² Raine mengangkatnya jangan sampai penting .


" Hallo "


" Sayang " Raine menaikan alisnya dia kenal suara ini tapi siapa ??


" Salah sambung " Jawab Raine ketus .


" RAINE ALEXANDER MATEO "


" Kau siapa " Tanya Raine setelah keterkejutan nya hilang .


" Kau melupakan ku "


" Aku bertanya karena lupa dan kamu tidak penting " Jawab Raine ketus .


Hatinya sedang tidak baik tapi orang itu mengajaknya bermain tebak-tebakan apa dia sudah gila .


" Kau belum tua sekali kan, dan aku yakin kamu tahu suaraku "


" Jika kamu tidak menyebut namamu akan aku matikan dan ku blok "


" Jangan !! Ok² sorry sayang aku Adrian " jawabnya dengan cepat .


" Kapan kau pulang ?? Kenapa tidak bilang ? Apa tidak sayang lagi " Tanya Raine cepat .


" Bukannya kamu yang tidak mau angkat " Ujar Adrian kesal .


" Maaf aku kira nomor yang suka² meminta sumbangan atau yang bilang kirim pulsa mama lagi di kantor pulsa " Canda Raine .


" Apa aku semiskin itu " Raine tertawa keras mendengar ucapan Adrian .


" Besok sibuk !! Aku merindukan mu " Tanya Adrian .


" Aku sangat sibuk, harus meeting,rapat ,ketemu klien ,periksa berkas dll " Adrian berdecak saja .


" Sombong " Raine tertawa kecil


" Makan siang gimana " Ucap Raine.


" Good ,besok juga aku masuk ngajar jam 2 " Ujar Adrian .


" Wee pak dosen " ledek Raine tertawa kecil


" Belum,besok hari pertamaku jadi mungkin hanya perkenalan tidak papa kan ada teman² ku juga " Tanya Adrian meminta persetujuan Raine .


" Tambah ramai dong, tidak masalah " Jawab Raine santai .


" Ok kalau begitu aku tutup, jangan begadang by " Ujar Adrian .


" Iya,perawatan iya maskeran aku malas bertemu jika wajahmu itu² saja " Ucap Raine Tersenyum lalu mematikan begitu saja


Lalu dia menyimpan HP nya dan mematikan lampu utama menggunakan remote .


" Good night " Gumam Raine ,entah pada siapa .


Sedangkan di kamar lain Raymond sedang berbaring di atas paha Adara yang duduk sambil bersandar di kepala ranjang .


" Mas "


" Hebm "


"Jika dulu aku tidak ke club ,apa kita bisa seperti sekarang " Tanya Adara sambil mengelus rambut Raymond .


" Entah, aku juga tidak tahu " Jawab Raymond sambil mengusapkan wajahnya di perut Adara .


" Aku jadi penasaran !! Mungkin bisa saja sekarang mas sudah menikah dengan Manda " Ucap Amanda.


" Sekalipun aku tidak bertemu dengan mu ,aku tidak akan menikah dengannya baby, selain aku tidak mencintai nya aku juga memikirkan Rifat " Jawab Raymond .


" Iya juga sih ,apa lagi mas Rifat mencintai Manda makanya menunggu dia sampai akhirnya perasaan nya terbalas " Jawab Adara membenarkan .


" Anak itu sudah lama mencintai Amanda ,tapi dia juga tahu jika Amanda menyukaiku " Adara menatap sang suami yang sejak tadi bersembunyi di perut nya .


" CINTA SEGITIGA ANTARA SAUDARA " Ucap Adara menekan ucapan nya lalu dia terkekeh sendiri .


" Kenapa dulu kamu bisa berpikir ke tempat itu " Tanya Raymond sambil memasukan kepala nya dalam baju Adara .


Dana Adara membiarkan saja apa yang di lakukan sang suami .


" Aku juga bingung kenapa bisa ke sana " jawab Adara .


" Apa kamu sering ke sana " Tanya Raymond setelah mengeluarkan kepala nya .


" Tidak,itu pertama nya ke sana !! Makanya aku seperti orang bodoh saat masuk " Jawab Adara jujur .


" Tapi hasilnya sama saja kan " Ujar Adara ketus .


" Tapi kamu juga menikmati nya baby, bahkan desahanmu...."


" Diam " Adara melototkan matanya menatap sang suami .


Raymond membuka tangan Adara lalu bangun dari baringnya turun dari tempat tidur .


Adara menatap aneh pada sang suami hingga akhirnya dia melotot kan matanya .


" M-mas mau apa " Tanya Adara gugup saat melihat suaminya sudah naked .


Raymond langsung membungkam mulut Adara dengan kasar membuat Adara meronta karena di serang tiba² .


" Aku ingin mengulangi malam itu " Bisik Raymond lalu kembali membungkam mulut Adara .


Sedangkan tangannya sibuk melepaskan kain yang melekat di tubuh Adara .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Pagi harinya Raymond bangun lebih dulu dan membiarkan istrinya tidur .


Karena jam 3 dini hari baru dia melepaskan sang istri sekalipun wanita itu memintanya mengakhiri nya .


Tapi Raymond yang dasarnya memang keras kepala dan sesuka hatinya .


Dia tidak akan berhenti sebelum dia benar² puas dan melihat lawannya tepar di atas tempat tidur .


Apa lagi ini pertama kalinya dia bermain setelah melepas sarung jadi dia tidak menyia-nyiakan seolah tidak ada lagi hari besok .


Setelah selesai mandi dan bersiap berkerja , Raymond turun ke bawah dengan wajah segarnya .


"Jangan bawa anak² ke kamar, istri ku sedang tidur " Ucap Raymond saat tiba di meja makan .


" Baik tuan " Jawab Nany .


" Aku tidak yakin Istri mu tidak kembali hamil " Ucap Henry tanpa menatap Raymond .


"Dia sudah meminum obatnya, jadi Daddy tenang saja " Ucap Raymond Tersenyum.


" Kaka bahagia sekali " Ujar Raine .


" Tentu dia bahagia ,karena selama ini dia pakai sarung sehingga Adara tidak hamil " Jawab Henry ketus .


Uhuk ....uhuk ...


Raine langsung mengambil air minum yang ada di dekatnya .


GLEK .


Raine menelan makanan secara kasar saat mendengar ucapan Henry .


Kaka tidak pernah pakai pengaman selama main ,apa itu tandanya aku juga !! Tidak ,tidak aku dan Kaka sudah Tidka punya hubungan dan semoga saja tidak kan baru beberapa kali Batin Raine mencoba menenangkan diri .


"Kamu kenapa " Tanya Raymond menatap Raine .


" Daddy ngomong nya jorok " Ujar Raine kesal .


"Jorok ,jorok kamu sudah melihat dan menikmati " Raine hanya berdecak saja .


Dia tidak ingin melanjutkan pembahasan itu takut nya salah bicara .


"Kalian selalu saja berdebat di meja makan, mommy pusing " Ujar Elvi kesal .


" Maaf mom " Jawab Raymond dan Raine sedangkan Henry masa bodoh .


" Daddy mau bawa anak² ke mall bersama Eliza" Raymond mengagguk " Tapi tidak dengan istriku " Jawab Raymond tegas .


" Daddy juga tidak berniat membawa nya " Ucap Henry tak kalah ketus .


" Terserah " Jawab Raymond lalu meminum jusnya dan menghampiri twins .


" Daddy kerja dulu jangan nakal mintalah yang banyak pada Opa agar dia miskin " Ujar Raymond ,lalu mencium kedua anaknya .


CUP


CUP


" By jagoan ,angel Daddy kerja dulu ingat jangan nakal ok " Ucap Raymond lalu berjalan ke arah Elvi dan Raine .


melakukan hal yang sama pada dua wanita itu .


" Raine juga berangkat iya Dad mom " Raine mencium pipi Elvi lalu dia mencium pipi Henry dan di balas Henry mencium kening Raine .


" Pelan² bawa mobilnya princess " Raine hanya mengaguk saja ,dan meninggalkan Henry dan Elvi yang masih melanjutkan sarapan mereka .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA


LIKE


KOMENT


VOTE


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😚😚