
Seminggu sudah Adara di rawat dan hari ini dia sudah di izinkan pulang bersama baby Ed dan baby El .
Sebenarnya sejak 3 hari yang lalu tapi Raymond masih menolak nya dengan alasan Adara harus benar² pulih .
Padahal di rumah besar yang mereka tempati ada juga ruangan perawatan dan bisa kapan saja memanggil dokter untuk ke sana .
Tapi memang Raymond selalu berbuat sesuka nya jadi Adara hanya menurut saja .
Sedangkan barang sudah di bawah pulang lebih dulu oleh anak buahnya sendiri.
Dan di ruangan itu ada sepasang suami istri yang baru menyandang status Opa dan Oma yang sejak pagi buta sudah ke rumah sakit ,Lalu Amanda yang memeriksa Adara serta si kembar dan Daddy nya Raymond .
"Nanti Manda ke rumah saja untuk periksa perut Kaka ipar !! Tidak perlu ke sini lagi " Ujar Amanda setelah selesai .
" Terimakasih maaf sudah repotin " Amanda hanya membalas nya dengan senyuman .
" Sudah " Amanda melirik Raymond lalu mengaguk " Sudah kak " Jawab Amanda .
Ceklek .
" Maaf Alister lagi ada kerjaan tadi " Ujar Alister yang baru masuk .
" Tidak papa , Apa semuanya sudah aman " Tanya Raymond karena memang dia tidak ingin orang tahu kelahiran anaknya sebelum mereka mengumumkan sendiri .
" Sudah kak , di luar juga sudah banyak penjaga " Jawab Alister,lalu dia melihat si kembar yang masih Ateng di dalam box .
" Hai jagoan ,angel nanti uncle jenguk ke sana iya " Ujar Alister sambil menatap ke dua anak itu .
" Cepatlah menikah " Ucap Henry yang berada di belakang Alister .
" Iya dad ,bulan depan " Ujar Alister tersenyum " Final " Alister mengaguk .
" Baiklah Daddy tunggu " Ucap Henry sambil menepuk pelan pundak Alister .
"Ambilkan kursi rodanya Manda " Amanda langsung berjalan ke arah pintu .
" Jalan saja aku...Iya pakai kursi roda " Ralat Adara setelah melihat tatapan membunuh suaminya .
" Mom baby El sama ....Iya sama mommy " Lagi² Adara harus mengalah karena tatapan suaminya .
" Jangan banyak bertingkah bahkan sampai di rumah pun tugasmu hanya memberi ASI pada mereka, selebihnya urusan Nany " Adara langsung menatap suaminya .
" Aku tidak butuh izin mu,karena itu pun percuma " Lanjutnya lagi sambil mendudukkan Adara di kursi roda.
" Tapi kan .."
" Jangan membantah menurut saja ,setelah ini bahagiakan dirimu terserah mau ke mana dengan catatan ada pengawal " Potong Raymond tegas .
" Kaka Ipar harus bnyak bersabar ,jika Kaka Ipar butuh teman untuk shoping atau sekedar menghabiskan uang Kaka Ray , aku siap !! Kaka ipar punya nomorku kan tenang saja aku belum ganti." Ujar Amanda tersenyum kuda .
"Apa kekasih mu itu jatuh miskin sehingga menumpang pada istri ku " Ucap Raymond ketus .
" Jika kalian berdebat terus kita akan kembali bermalam di sini, di luar sudah mulai panas kasian cucu²ku " Ucap Henry kesal .
Raymond langsung mendorong kursi roda Adara di ikuti Alister dan Amanda sedang kan Opa dan Oma baru itu berjalan beriringan sambil menggendong Twins .
Saat sampai di lantai dasar semua perawat yang tidak sengaja perpasaran menunduk hormat ,Alister memang melarang mereka untuk mengantar kepulangan sang pemilik rumah sakit .
Karena itu atas permintaan Raymond sehingga mereka bisa bekerja sebagai mana mestinya tanpa harus terganggu .
Para pengawal langsung sigap saat melihat sang tuan sudah mulai ke luar dan menuju arah mobil .
" Silahkan tuan " Ujar pengawal saat membukakan pintu pada sang tuan .
" Bersihkan semuanya jangan sampai ada berita " Ucap Raymond sebelum akhirnya masuk menyusul istrinya .
Begitu juga Henry dan Elvi mereka langsung naik mobil tapi mereka menaiki mobil yang berbeda dengan Raymond dan Adara .
" Kami balik , terimakasih " Ujar Raymond sebelum menutup pintu mobilnya
" Iya kak " Jawab Alister sambil menunduk kepalanya di ikuti Amanda dan yang lainnya .
" Twins di mana " Tanya Adara sambil menatap kebelakang setelah mobil mereka sudah meninggal kan rumah sakit .
" Sama Daddy dan mommy " Jawab Raymond tenang .
sepertinya memang aku harus terbiasa di kelilingi pria berbadan tegap dan berbaju hitam Batin Adara menangis histeris .
" Kau tahukan kamu siapa jadi terima itu selagi baik untuk mu " Adara mengaguk cemberut .
" Iya aku terima sangat terima, padahal kita hanya pulang ke rumah " Gumam Adara miris .
"Jika aku hanya sendiri bisa saja, tapi di sini ada kamu dan twins keselamatan kalian nomor satu " Timpal Raymond .
" Aku seperti menikah dengan seorang mafia " Ujar Adara tertawa kecil .
" Kurang lebih " Jawab Raymond tenang .
" Apa Abang di rumah " Raymond menggeleng " pulang dari kantor baru ke rumah "Adara menatap ke arah luar jendela " Apa Mama sakit parah kenapa mereka belum kembali " Ujar Adara sendu
Sudah seminggu setelah kelahiran Twins tapi kedua orang tuanya belum bisa juga pulang dengan alasan banyak urusan .
" selalu saja ,Aku hanya bertanya apa salah nya sih " Ujar Adara kesal sedangkan Raymond hanya diam saja .
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang kini mereka sudah sampai di rumah besar itu .
Semua orang sudah menunggu mereka di depan pintu membuat Adara tertawa kecil.
" Kenapa ? " Tanya Raymond bingung .
" Kita seperti orang yang baru pulang naik haji ,lihatlah " Tunjuk Adara pada orang² yang di luar mobil.
Raymond hanya melirik saja ,karena itu sudah biasa baginya lalu dia turun dari mobil saat pintu sudah di bukakan pengawal .
" Aku aakkhh " pekik Adara saat tubuhnya sudah melayang .
" Diam " Adara hanya mendengus kesal lalu mengalungkan tangannya di leher sang suami .
" Twins mana son " Tanya Jeje .
" Sama daddy mommy " Ujar Raymond berlaku begitu saja .
" Loh Adara mau di bawah ke mana " Tanya Nabilla .
" Kamar , istirahat bunda " Jawab Raymond .
Perhatian mereka teralihkan saat melihat Henry dan Elvi ke luar mobil sambil menggendong Twins .
" Selamat datang di rumah Twins " Ujar Elsa sambil memainkan pipi baby El .
" Mau apa kamu ?? Sana cuci tangan mu " Jose hanya bisa mendengus kesal " Bahkan pagi ini aku sudah mandi wajib agar kuman² nya hilang " Henry hanya berdecak saja lalu memberikan Baby Ed .
" Hay jagoan apa tidurmu nyenyak sehingga tidak ingin membuka mata !! Lihatlah kamu sudah sampai " Ujar Jose tersenyum .
Lalu mereka masuk dalam rumah karena di luar sudah mulai panas .
Sedangkan dalam kamar Raymond langsung membawa Adara membuat Adara bingung .
" Kenapa ke kamar mandi " Tanya Adara .
" Kamu dari rumah sakit jadi harus bersih² " Ujar Raymond tenang lalu membantu adara melepaskan pakaian nya .
"Aku bisa sendiri " Adara menahan tangan suaminya .
" Aku sudah melihat semua nya bahkan hasilnya pun sudah ada " Ujar Raymond dingin lalu menyingkirkan tangan Adara .
" Apa kamu malu karena bekas operasi mu ,setelah kamu sembuh kita akan ke Korea atau ke mana untuk menghilangkan nya jika itu membuat mu tidak nyaman " Lanjutnya lagi sambil mengangkat Adara mendudukan di kursi .
Boleh kan Adara berteriak saat ini !!
Suaminya ini benar² tahu apa isi hatinya .
Sekalipun dingin tapi hatinya menghangat .
" Apa boleh ?? Tapi Twins masih kecil " Ujar Adara .
" Kamu hidup bersama ku sudah berapa lama Adara kenapa kamu selalu berpikiran seperti orang susah "
" Mereka punya Nany " Lanjutnya lagi .
" Terimakasih " Raymond hanya diam saja sambil membantu Adara mandi .
" Ah iya koh aku tidak melihat box bayi mas " Tanya Adara .
" Mereka punya kamar sendiri " Adara langsung menatap Raymond tajam "Kamar mereka terhubung dengan kamar kita jadi tidak usah melotot kan matamu " Ujar Raymond , Adara hanya bisa menghela napas .
Seperti nya dia harus banyak belajar dari mommy Ellena dan mommy Elvi karena bisa bertahan hingga sampai sekarang di sisi pria dingin sejenis suaminya .
Mungkin karena satu spesies jadi sifatnya tidak jauh berbeda ,bahkan bisa di bilang suaminya lebih dingin lagi .
Adara langsung memikirkan sifat anaknya nanti semoga tidak mengambil sifat suaminya cukup wajahnya saja jangan sikapnya .
"Apa kau pernah melihat pemimpin perusahaan yang sikapnya lembut seperti mu ,bisa² perusahaan itu bangkrut " Cibir Raymond .
" Mas tahu apa pikiran ku " Tanya Adara cepat.
" Wajah mu menggambarkan begitu " Ujar Raymond tersenyum.
Adara merinding sendiri , sekalipun ini bukan yang pertama tapi Raymond memang cukup misterius baginya sekalipun dia istri nya sendiri.
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Dukung terus Raymond dan Adara 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
LIKE
KOMENT
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘