ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
Tubuh jelek



Raymond menatap lembut wajah cantik istri nya yang kini masih terlelap dalam pelukan nya .


" Cantik " Gumam Raymond tersenyum lalu mencium bibir Adara bahkan ******* nya.


Hingga membuat Adara menggelit karena tidurnya terganggu oleh ulah suaminya .


" Morning baby , CUP " Ucap Raymond kembali mencium bibir Adara .


" Jam berapa " Tanya Adara serak .


" Jam 7 " Jawab Raymond .


" Sudah lama bangun nya ?? Apa yang lainnya sudah pulang " Raymond menggeleng " Mereka tidur di hotel karena mereka harus mengantar yang lainnya bulan madu ,hanya Alister yang masih di sini " Adara mengangguk paham .


" Ayo mandi dulu , setelah sarapan kita akan bermain dengan Twins " Ujar Raymond,tapi Adara masih masih menempel pada dada suaminya .


" Bukannya kamu ingin perawatan ,ayo kami menemani mu " Adara langsung menatap sang suami " Tapi nanti lama " Ujar Adara.


" tidak papa " Ujar Raymond sambil mengelus kepala Adara .


" Tapi ..."


" Iya atau tidak " Adara langsung bangun ,bahkan dia tidak sadar jika dia masih naked .


" wow baby ,Kau menggoda ku " Adara mengikuti arah pandangan suami nya .


" Mesum " pekik Adara sambil menutup dadanya dengan selimut .


" Aku mesum hanya dengan mu baby " Ujar Raymond tersenyum .


" Ayo, mandi setelah itu kami menemanimu baru kita cari hadiah untuk Rehan " Ujar Raymond.


" Mas Rehan " Raymond mengaguk " Apa dia ulang tahun " Tanya Adara bingung .


" Dia akan menikah dan kini calon istri nya sedang hamil " Adara melotot kan matanya .


Apa sebejat itu Rehan sehingga melakukan hal itu .


" Apa yang kamu pikirkan !! Toh dia tidak meninggal nya bukan " Ujar Raymond .


" Tapi ..."


" Ayo, nanti juga kamu akan tahu siapa calon istri nya karena setelah itu kita akan ke apartemen " Adara mengaguk saja .


" Ayo mandi bersama agar menghemat waktu ,Reza sudah mengosongkan salon khusus hari ini cuma untuk merawat tubuh jelekmu itu " Adara memilih diam .


Sarapan paginya yang sangat manis bukan !!


Raymond langsung menggendong Adara membawanya ke kamar mandi dengan balutan selimut tebal.


Setelah beberapa menit mereka ke luar dengan wajah yang lebih segar .


Dan tidak ada kegiatan plus-plus karena Raymond kasian pada Adara yang sangat lelah .


Bagiamana tidak lelah !! Dia tidak membiarkan Adara istirahat hingga jam 5 lagi ,lalu setelah itu di hotel dan semalam .


Entahlah Adara pun Bingung dengan tenaga yang di miliki suaminya .


Jika sudah urusan ranjang dia akan berubah seperti benteng yang ganas yang tidak akan membiarkan mangsanya tidur sebelum dia sendiri puas .


" Baby " Adara menatap suaminya " Iya " Jawabnya .


" Apa kau bahagia " Adara menaikan alisnya sebelah " Iya " jawab Adara seadanya karena merasa bingung dengan pertanyaan suaminya .


Menurutnya itu pertanyaan yang sangat bodoh jika dia tidak bahagia untuk apa dia masih bertahan hingga sekarang .


Adara menggeleng pelan kepalanya lalu memberikan pakaian untuk Raymond .


" Apa yang membuat mu bahagia " Tanya Raymond saat ada sudah di depannya membantu nya bersiap .


" Uangmu " Jawab Adara sekenanya membuat Raymond membungkam bibir merah yang selalu menggoda nya itu .


" Jawab yang benar " Ucap Raymond sambil mengelus Bibir Adara menghapus salivanya .


" iya itu karena uangmu " Raymond kembali membungkam bibir Adara .


Bugh.


" Iya² , karena aku mencintaimu karena kamu suamiku ayah dari anak²ku ,apa lagi " Ujar Adara kesal membuat Raymond tersenyum .


" Kau mencintaiku " Tanya Raymond menggoda Adara " Tidak " Jawab Adara kesal .


" Sayang sekali padahal aku berniat membalas nya " Adara menatap kesal ke arah suaminya " Aku tidak peduli " Raymond tersenyum saja sedang kan Adara membantunya memakaikan pakaian nya dari yang dalam hingga yang bagian luar .


Bahkan kini bisa di bilang Raymond lah bayi bukanlah Twins !!


Karena Adara lebih dulu mengurus bayi besar itu sebelum berahli pada bayi sungguhan .


" Makasih ,aku ketemu Twins dulu mungkin mereka sudah di bawah CUP " Adara hanya mengangguk saja .


" Dia melebihi Twins " Gumam Adara menggeleng .


Raymond ke luar dari kamarnya langsung berjalan ke bawah mencari kedua anaknya.


" Jagoan ,angel " Panggil Raymond menggema di ruangan itu .


" Mereka sudah makan " Tanya Raymond .


" Sudah tuan " Jawab Nany .


Raymond menatap kedua anaknya yang tersenyum padanya .


" Hari ini saya akan membawa mereka pergi jadi siap kan semua keperluan nya " Ujar Raymond .


" Baik tuan " salah satu Nany langsung masuk ke dalam rumah menyiapkan kebutuhan Twins.


" Honey " Raymond menatap ke arah sumber suara " Tidak usah ke sini kita sarapan dulu " Ujar Raymond membuat Adara mengehentikan langkahnya .


" Daddy sarapan dulu iya ,main dulu sama Nany "Izin Raymond pada kedua anaknya .


" Ayo " Raymond langsung menarik pinggang istrinya menuju dapur .


" Apa nany ikut " Raymond menggeleng " Kita saja " Jawab Raymond.


" Nanti mas kesusahan " Ujar Adara.


" Ada Rehan dan Morgan , jika mereka tidak membuat ke dua anakku diam akan ku buat mereka melompat dari lantai teratas hingga ke bawah " Ujar Raymond dingin .


" Selalu nya " Raymond hanya diam saja .


Pelayan langsung menyiapkan sarapan untuk tuan dan nyonya mereka,karena memang Raymond tidak suka makanan yang sudah lama .


" Bikinkan jus mangga " Titah Raymond .


" Baik tuan " Jawab pelayan .


" Makanlah " Adara menggaguk lalu mengambil makanan nya sedangkan Raymond hanya diam saja memainkan HP nya sambil menunggu jus nya .


" Baby " Adara langsung duduk di pangkuan sang suami .


" Simpan dulu hp nya " Ujar Adara .


" Aku hanya memeriksa kerjaan " Adara mengagukan kepalanya sambil memasukkan sarapan nya di mulutnya .


" Mau " Tanya Adara sambil mengerahkan sendok nasi goreng ke mulut suaminya .


Hap .


Raymond langsung memakan tanpa mengalihkan pandangannya dari hp nya .


" Masih " Raymond menggeleng .


Tidak berselang lama sarapan untuk Raymond sudah siap .


" Biarkan seperti ini " Titah Raymond Adara pun menurut .


" Suap " Adara mengambil sarapan suaminya lalu menyuapi nya .


Padahal dia sendiri belum selesai makan tapi jika sudah seperti ini mau gimana lagi .


" Kamu juga makan " Ujar Raymond.


" Iya " Jawab Adara .


" Apa setelah mengantar mereka akan kembali ke sini " Raymond mengaguk karena mulut nya sibuk mengunyah omlet.


" Ela " Tanya Adara m


" ikut Alister " Jawab Raymond .


" Jadi papi sendiri sama mami " Tanya Adara .


" maybe " Ujar Raymond .


" Selesai kan makanan mu ,aku ke ruangan kerja dulu " Adara menaikan alisnya sebelah .


" Katanya ..."


" Hanya sebentar ,jadi selesai kan nanti menyusul ke sana " Adara mengagukan kepalanya .


CUP


Setelah mencuri ciuman dia bibir Adara Raymond pergi ke ruangan kerjanya karena ada hal penting yang akan di bahas bersama seseorang di telepon .


Dan dia hanya ingin memastikan keselamatan istri dan anaknya saat ke luar nanti nya .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA


LIKE


KOMENT


VOTE


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😚