
Raymond menatap lembut wajah cantik istri nya yang kini masih terlelap dalam pelukan nya .
" Cantik " Gumam Raymond tersenyum lalu mencium bibir Adara bahkan ******* nya.
Hingga membuat Adara menggelit karena tidurnya terganggu oleh ulah suaminya .
" Morning baby , CUP " Ucap Raymond kembali mencium bibir Adara .
" Jam berapa " Tanya Adara serak .
" Jam 7 " Jawab Raymond .
" Sudah lama bangun nya ?? Apa yang lainnya sudah pulang " Raymond menggeleng " Mereka tidur di hotel karena mereka harus mengantar yang lainnya bulan madu ,hanya Alister yang masih di sini " Adara mengangguk paham .
" Ayo mandi dulu , setelah sarapan kita akan bermain dengan Twins " Ujar Raymond,tapi Adara masih masih menempel pada dada suaminya .
" Bukannya kamu ingin perawatan ,ayo kami menemani mu " Adara langsung menatap sang suami " Tapi nanti lama " Ujar Adara.
" tidak papa " Ujar Raymond sambil mengelus kepala Adara .
" Tapi ..."
" Iya atau tidak " Adara langsung bangun ,bahkan dia tidak sadar jika dia masih naked .
" wow baby ,Kau menggoda ku " Adara mengikuti arah pandangan suami nya .
" Mesum " pekik Adara sambil menutup dadanya dengan selimut .
" Aku mesum hanya dengan mu baby " Ujar Raymond tersenyum .
" Ayo, mandi setelah itu kami menemanimu baru kita cari hadiah untuk Rehan " Ujar Raymond.
" Mas Rehan " Raymond mengaguk " Apa dia ulang tahun " Tanya Adara bingung .
" Dia akan menikah dan kini calon istri nya sedang hamil " Adara melotot kan matanya .
Apa sebejat itu Rehan sehingga melakukan hal itu .
" Apa yang kamu pikirkan !! Toh dia tidak meninggal nya bukan " Ujar Raymond .
" Tapi ..."
" Ayo, nanti juga kamu akan tahu siapa calon istri nya karena setelah itu kita akan ke apartemen " Adara mengaguk saja .
" Ayo mandi bersama agar menghemat waktu ,Reza sudah mengosongkan salon khusus hari ini cuma untuk merawat tubuh jelekmu itu " Adara memilih diam .
Sarapan paginya yang sangat manis bukan !!
Raymond langsung menggendong Adara membawanya ke kamar mandi dengan balutan selimut tebal.
Setelah beberapa menit mereka ke luar dengan wajah yang lebih segar .
Dan tidak ada kegiatan plus-plus karena Raymond kasian pada Adara yang sangat lelah .
Bagiamana tidak lelah !! Dia tidak membiarkan Adara istirahat hingga jam 5 lagi ,lalu setelah itu di hotel dan semalam .
Entahlah Adara pun Bingung dengan tenaga yang di miliki suaminya .
Jika sudah urusan ranjang dia akan berubah seperti benteng yang ganas yang tidak akan membiarkan mangsanya tidur sebelum dia sendiri puas .
" Baby " Adara menatap suaminya " Iya " Jawabnya .
" Apa kau bahagia " Adara menaikan alisnya sebelah " Iya " jawab Adara seadanya karena merasa bingung dengan pertanyaan suaminya .
Menurutnya itu pertanyaan yang sangat bodoh jika dia tidak bahagia untuk apa dia masih bertahan hingga sekarang .
Adara menggeleng pelan kepalanya lalu memberikan pakaian untuk Raymond .
" Apa yang membuat mu bahagia " Tanya Raymond saat ada sudah di depannya membantu nya bersiap .
" Uangmu " Jawab Adara sekenanya membuat Raymond membungkam bibir merah yang selalu menggoda nya itu .
" Jawab yang benar " Ucap Raymond sambil mengelus Bibir Adara menghapus salivanya .
" iya itu karena uangmu " Raymond kembali membungkam bibir Adara .
Bugh.
" Iya² , karena aku mencintaimu karena kamu suamiku ayah dari anak²ku ,apa lagi " Ujar Adara kesal membuat Raymond tersenyum .
" Kau mencintaiku " Tanya Raymond menggoda Adara " Tidak " Jawab Adara kesal .
" Sayang sekali padahal aku berniat membalas nya " Adara menatap kesal ke arah suaminya " Aku tidak peduli " Raymond tersenyum saja sedang kan Adara membantunya memakaikan pakaian nya dari yang dalam hingga yang bagian luar .
Bahkan kini bisa di bilang Raymond lah bayi bukanlah Twins !!
Karena Adara lebih dulu mengurus bayi besar itu sebelum berahli pada bayi sungguhan .
" Makasih ,aku ketemu Twins dulu mungkin mereka sudah di bawah CUP " Adara hanya mengangguk saja .
" Dia melebihi Twins " Gumam Adara menggeleng .
Raymond ke luar dari kamarnya langsung berjalan ke bawah mencari kedua anaknya.
" Jagoan ,angel " Panggil Raymond menggema di ruangan itu .
" Mereka sudah makan " Tanya Raymond .
" Sudah tuan " Jawab Nany .
Raymond menatap kedua anaknya yang tersenyum padanya .
" Hari ini saya akan membawa mereka pergi jadi siap kan semua keperluan nya " Ujar Raymond .
" Baik tuan " salah satu Nany langsung masuk ke dalam rumah menyiapkan kebutuhan Twins.
" Honey " Raymond menatap ke arah sumber suara " Tidak usah ke sini kita sarapan dulu " Ujar Raymond membuat Adara mengehentikan langkahnya .
" Daddy sarapan dulu iya ,main dulu sama Nany "Izin Raymond pada kedua anaknya .
" Ayo " Raymond langsung menarik pinggang istrinya menuju dapur .
" Apa nany ikut " Raymond menggeleng " Kita saja " Jawab Raymond.
" Nanti mas kesusahan " Ujar Adara.
" Ada Rehan dan Morgan , jika mereka tidak membuat ke dua anakku diam akan ku buat mereka melompat dari lantai teratas hingga ke bawah " Ujar Raymond dingin .
" Selalu nya " Raymond hanya diam saja .
Pelayan langsung menyiapkan sarapan untuk tuan dan nyonya mereka,karena memang Raymond tidak suka makanan yang sudah lama .
" Bikinkan jus mangga " Titah Raymond .
" Baik tuan " Jawab pelayan .
" Makanlah " Adara menggaguk lalu mengambil makanan nya sedangkan Raymond hanya diam saja memainkan HP nya sambil menunggu jus nya .
" Baby " Adara langsung duduk di pangkuan sang suami .
" Simpan dulu hp nya " Ujar Adara .
" Aku hanya memeriksa kerjaan " Adara mengagukan kepalanya sambil memasukkan sarapan nya di mulutnya .
" Mau " Tanya Adara sambil mengerahkan sendok nasi goreng ke mulut suaminya .
Hap .
Raymond langsung memakan tanpa mengalihkan pandangannya dari hp nya .
" Masih " Raymond menggeleng .
Tidak berselang lama sarapan untuk Raymond sudah siap .
" Biarkan seperti ini " Titah Raymond Adara pun menurut .
" Suap " Adara mengambil sarapan suaminya lalu menyuapi nya .
Padahal dia sendiri belum selesai makan tapi jika sudah seperti ini mau gimana lagi .
" Kamu juga makan " Ujar Raymond.
" Iya " Jawab Adara .
" Apa setelah mengantar mereka akan kembali ke sini " Raymond mengaguk karena mulut nya sibuk mengunyah omlet.
" Ela " Tanya Adara m
" ikut Alister " Jawab Raymond .
" Jadi papi sendiri sama mami " Tanya Adara .
" maybe " Ujar Raymond .
" Selesai kan makanan mu ,aku ke ruangan kerja dulu " Adara menaikan alisnya sebelah .
" Katanya ..."
" Hanya sebentar ,jadi selesai kan nanti menyusul ke sana " Adara mengagukan kepalanya .
CUP
Setelah mencuri ciuman dia bibir Adara Raymond pergi ke ruangan kerjanya karena ada hal penting yang akan di bahas bersama seseorang di telepon .
Dan dia hanya ingin memastikan keselamatan istri dan anaknya saat ke luar nanti nya .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA
LIKE
KOMENT
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😚