
Setelah makan malam kini mereka kumpul di ruangan tengah hanya minus Reza karena memang dia sudah berada di rumah orang tuanya .
Raymond memperhatikan Riane yang sibuk dengan HP nya .
" Siapa " Raine menatap Raymond .
" Tidak kak, Hanya lihat video lucu " Elak Riane lalu menyimpan HP nya .
" Apa kau sedang belajar berbohong dengan ku " Tanya Raymond .
" Tidak kak "
Tak
Raymond melemparkan iPad yang di berikan pengawal tadi tepat di atas meja .
" Lihat lah " Rif'at langsung mengambil hp itu lalu melihat video itu .
Sedangkan Riane memilih diam dari layarnya saja dia sudah tahu jika itu video saat makan siang tadi .
" Apa ini Riane " Kali ini Rifat yang bersuara .
" Hanya makan siang kak " Jawab Riane .
" Makan siang " Ulang Rifat lalu memperlihatkan rekaman di mana Adrian mencium pipi nya " Apa itu makan siang " Tanya nya dengan wajah dinginnya .
" Kaka " Rifat menatap tajam Amanda membuat wanita itu terdiam .
" Apa pergaulan mu di luar negeri begitu bebas " Tanya Rifat .
" Kami hanya teman ,Tidak lebih kenapa kalian selalu berlebihan dalam menyikapi sesuatu " Ujar Riane kesal .
" Teman !! " Radhi menaikan alisnya sebelah " Bahkan saat kau bersama Vania dulu yang statusnya pacaran Tidak perna berciuman seperti itu sebelum hubungan kami memang di restui " Kali ini Radhi ikut angkat bicara .
" Vania ,Kaka Ela ,Kaka syahzani dan Amanda atau itu kakak ipar ,beda dengan Raine jangan pernah samakan itu " Bentak Riane emosi .
" Iya jelas kamu berbeda, Karena wanita ku tidak pernah di sentuh oleh orang lain , bahkan saat dia baru putus pun dari kekasih nya dan mungkin saat itu dia masih mencintai nya tapi saat dia hidup dengan ku jangankan memikirkan nya saat pria itu mendekati nya di selalu menjauh " Ucap Raymond ketus .
" Honey ...."
" Diam dan tutup mulutmu " Adara menutup mulutnya karena keadaanya sudah tidak baik² saja .
" Jangan salahkan Reza nantinya jika dia beranggapan buruk padamu ,aku yakin dia sudah melihat rekaman ini " Ujar Rif'at lagi .
" Kenapa kalian selalu memojokkan Riane, Adrian selalu ada buat Riane ,selalu ada waktu untukku sedangkan Kaka Reza....."
" Maka lepaskan jika kamu lebih nyaman dengan nya " Potong Radhi yang ikut emosi .
" Pekerjaan Kaka Reza banyak dan kamu harus mengerti itu !! Kamu juga sudah paham sudah tahu sifat kaka Reza seperti apa , tapi kenapa kamu malah mempermasalahkan itu sekarang " Lanjutnya lagi .
" Rad ..."
" Jangan menahanku " Vania mengaguk paham lalu melepaskan tangannya.
Sedangkan Daddy Radit , mommy Ellena ,Henry dan Elvi masih memperhatikan mereka .
" Aku yakin kamu sudah tahu perasaan pria itu padamu bukan ?? Dan kamu hanya terlihat biasa saja saat dia mencium pipimu ,Apa jika ada pria yang datang dan memperlakukan kamu sepeti dia memperlakukan kamu !! Apa kamu tetap terima " Tanya Rifat sinis .
" Apa Kaka kira Raine segampang itu " Bentak Riane kesal .
" Nyatanya memang seperti itu " Kali ini Raymond yang bersuara " Sebutan apa yang cocok katakan ?? Agar aku sebutkan ? Aku tahu hubunganmu dengan Reza bukan hanya sekedar pacaran tapi melebihi itu !! Apa jika pria itu tahu kau yakin dia akan menerima mu ?? "
" Kamu itu bukan polos Raine nyatanya Kamu bisa pimpin perusaan dan yang lainnya ,apa lagi dengan nya kamu terlihat dewasa !! Lalu sebutan apa yang bagus untukmu Bodoh " Ujar Raymond tajam .
" Mas sudah ...."
" Apa aku memintamu bicara Adara Alexander Mateo " Lagi² Adara hanya bisa menurut .
" Daddy tidak akan membantu papa pun jika nanti Reza membatalkan atau pun memilih ke luar dari rumah ini ,dia punya hak untuk memutuskan hidup nya "
" Dan jika waktu itu datang jangan merengek pada Daddy ,karena nyatanya kamu sendiri Tidak bisa di tegur atau di nasehati karena ini untuk yang kesekian kalinya "Ujar Henry .
" Mommy istirahat dulu " Elvi langsung berdiri meninggalkan ruangan itu tanpa menunggu jawaban peserta yang ada di ruangan itu .
" Ayo mom ,Daddy lelah " Ujar Daddy Radit ikut bangkit dari duduknya begitu juga mommy Ellena .
" Ayo baby " Adara menerima uluran tangan Raymond lalu ikut berdiri .
" Jangan terlalu di pikirkan !! semua akan baik-baik saja " Ucap Adara sebelum meninggal kan ruangan itu .
" Ayo istirahat , ini sudah malam jangan begadang besok kamu keperusahan lagi " Raine hanya mengaguk .
" Makasih " Amanda hanya mengangguk tersenyum .
Kini di ruangan itu hanya ada Riane sendirian termenung seperti orang yang tidak tahu arah hidupnya.
Sedangkan Reza memilih menghabiskan waktu nya untuk menghilangkan rasa sakit dan kecewa nya .
" Maaf jika aku tidak bisa seperti nya yang selalu memberikan rasa nyaman perhatian dan yang lainnya . " Gumam Reza .
"Aku tidak akan menghalangimu jika dia bisa membuat mu bahagia, maaf jika bersamaku kamu tidak bahagia " Lanjutnya lagi .
Reza mengambil hp nya menghubungi seseorang .
" Mulai besok kawal dia seperti biasanya ,dia punya kehidupan pribadi jadi pastikan saja dia aman " Ujar Reza .
" Baik tuan " Jawabnya .
"Istirahat lah ini sudah malam " Lanjutnya lagi .
" Baik tuan " Reza menutup hp nya lalu menyimpan HP nya .
Tok ....tok ....
" Son ini papa " Reza langsung berdiri membuka pintu kamarnya .
" Papa belum tidur " Jose mengaguk " Boleh papa masuk " Izin Jose yang masih berdiri di ambang pintu .
" Boleh pa " Jose pun masuk dalam kamar Reza .
" Kau baik-baik saja " Reza mengaguk Tersenyum .
" Reza sudah dewasa Pa ,bukan anak kecil lagi tidak perlu khawatir " Jawab Reza tertawa kecil .
" Papa tahu kamu bisa menyelesaikan dan menghadapi sendiri ,tapi tidak dengan Mama mu son " Reza menghela napas berat .
" Nanti Reza bicara sama Mama kakek dan nenek untuk tidak terlalu khawatir " Ujar Reza .
"Kamu bisa membuat pria itu ....."
" Tidak Pa ,Reza tidak ingin semuanya secara paksa karena pada akhirnya hasilnya pun akan tidak Baik !! Biarkan dia memilih pilihannya Pa dan untuk yang selama ini Reza buat nanti akan Reza bicarakan sama Daddy " Jose hanya terdiam saja .
" Baiklah ,kamu istirahat jangan memikirkan yang lain lagi, besok kamu akan kembali bekerja "
" Papa kembali dulu , Mama mu sudah menyiapkan jamuan istimewa " Lanjutnya lagi sambil tersenyum .
" Menyebalkan sana pergi " Usir Reza sambil mendorong Jose ke luar dari kamarnya .
lalu dia menutup pintu itu dengan keras membuat Jose menggeleng .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA
REZA DAN RAINE
LIKE
KOMENT
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 🌟🌟🌟🌟🌟