ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
Radhi dan Vania



Radhi menatap langit malam dengan perasaan sesak,malam ini dia harus meninggalkan negara Landon.


Negara yang memberikan dia banyak pelajaran tentang kehidupan dan cinta , dia menatap ke arah jendela jet yang akan membawanya kembali ke Indonesia .


" selamat tinggal, semoga suatu saat kita bisa bertemu dengan kehidupan baru, i Miss you dear " cicit Radhi tersenyum simpul .


" i love you more Dear " ujar Radhi sambil memejamkan matanya dengan kuat saat jet pribadi milik keluarga nya sudah lepas landas .


Sedangkan di kediaman keluarga Vania ,Andre dan Dania sendang khawatir karena sejak siang Vania mengurung dirinya dalam kamar nya.


Bahkan Vania enggan makan malam sekalipun Dania dan Andre bergantian memanggilnya dan memberikan penjelasan padanya .


Tapi hasilnya tetap sama Vania memilih diam dan mengurung diri dalam kamar yang gelap ,bahkan hanya untuk lampu tidur pun Vania enggan menyalakan nya .


" dad bagaimana ini " ujar Dania khawatir.


" nanti dia juga ...


" Daddy selalu mengatakan itu sejak tadi ,apa Daddy tidak bisa lihat bagaimana keadaan nya ,bahkan dia memilih diam dalam kamar dari pada makan " ujar Dania kesal sekaligus khawatir .


" nanti jika dia lapar akan makan sendiri mom " ujar Andre tenang .


" jika tidak bagaimana ,saya mommy nya ,saya yang melahirkan dan mengandung nya dad ,mommy tidak kuat melihat nya seperti itu " ujar Dania kesal .


" lalu Daddy harus seperti apa membiarkan dia pergi bersama kekasih nya " bentak Andre


" tapi dad ..


" keputusan Daddy sudah bulat jangan memaksakan yang tidak mungkin " ujar Andre tegas .


tak


tak


tak


Dania dan Andre menatap ke arah tangga di mana Dania turun dengan pakaian minim nya .


" kamu mau ke mana " tanya Andre menatap tajam Vania .


" bukan urusan kalian " Ujar Vania ketus .


" VANIA. " bentak Andre tapi Vania tetap melanjutkan langkahnya, Dania menatap sendu Vania yang pergi begitu saja tanpa mengatakan papa.


" Daddy bilang masuk Vania " teriak Andre ,tapi sayang nya Vania sudah pergi menghilang di balik pintu utama .


Dania meninggalkan Andre yang masih menatap pintu yang sudah tertutup rapat itu .


Dia membuang napasnya panjang saat melihat anak dan istri nya yang mendadak diam dan tidak bergairah seperti biasanya .


Sedangkan di dalam mobil Vania kembali menangis saat berhenti di jalanan yang cukup sunyi tapi tetap aman .


Dia kembali mengingat pesan yang di krim Radhi sebelum akhirnya no yang dia gunakan tidak bisa lagi di hubungi .


📥 aku akan kembali malam ini ,tolong tetap sehat untuk ku ,jangan telat makanya jaga kesehatan nya ,semoga suatu saat kita bisa ketemu kembali , i love you Aerilyn Bellvania Cintakirana 😘😘.


Vania memukul dadanya yang terasa sesak sambil menyembunyikan wajahnya di setir mobilnya .


" aku membencimu rad " ujar Vania dalam tangisannya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" Daddy " teriak Dania menggema dalam rumah minimalis itu .


" Daddy "


" Daddy "


" kenapa mom " tanya Andre panik karena teriakan Dania.


" Vania tidak pulang semalam ,ke mana dia dad " ujar Dania dengan keluarnya. cairan bening itu .


" paling di rumah teman " ujar Andre tenang .


" apa Daddy perna melihat nya dekat dengan orang lain selain Radhi " ujar Dania kesal .


Tidak berselang lama Vania masuk dalam rumah dengan keadaan yang berantakan .


" sayang " Vania berlalu begitu saja tanpa menjawab sapaan Dania .


Dania menatap sendu anaknya yang begitu berantakan bahkan mereka mencium bau alkohol dari Vania .


" apa dengan begitu Daddy akan mengizinkan kamu kembali dengannya " bentak Andre emosi .


" tidak perlu melakukan itu ,karena sekarang aku sudah hancur " ujar Dania dingin .


" sayang apa maksud nya " Vania memilih masuk dalam kamar meninggal orang tuanya dengan pemikiran mereka masing² .


" dad " Andre membuka paksa pintu kamar Vania .


" Vania saya....


" KELUAR " teriak Vania keras .


Dania memegang lengan suaminya terisak " say...


" KELUAR " teriak Vania lagi .


" kamu sudah makan sayang " tanya Dania lembut .


" ayo mom ke luar " Dania melepaskan tangan Andre " mommy akan bersama Vania " ujar Dania lembut .


" ke luar ,aku ingin sendiri " ujar Vania dingin .


" tapi sayang ..


" ayo " Andre menarik paksa tangan istrinya ke luar dari kamar Vania .


Sedangan di Negara lain Radhi baru saja sampai dan dia sudah di sambut kedua orang tuanya ,opa Radit dan Oma ellena dan adik kembarnya Raine .


" boy " Radhi hanya tersenyum lalu dia memeluk Henry .


" are you ok " Radhi hanya mengaguk lalu memeluk Henry ,dengan lembut Henry mengelus punggung anak bungsu laki²nya


Elvi menatap bingung ke arah Henry dan Radhi dia ingin bertanya tapi sepertinya waktunya tidak tepat .


" istirahatlah,kamu pasti lelah " ujar Opa Radit .


" iya opa " uajr Radhi lalu masuk dalam rumah dengan perasaan sesak .


" dad apa ada yang tidak aku ketahui " tanya Elvi menatap Henry .


" dia tidak bisa membawa pacarnya ke sini " ujar Henry .


" kenapa ?? apa dia masih kuliah atau pekerjaan nya tidak bisa di tinggal kan " tanya Elvi .


" bukan mom " Elvi menatap Raine yang juga terlihat sedih .


" lalu apa sayang " tanya Elvi menuntun.


Henry menatap ke dua orang nya ,lalu mengembuskan napas panjang .


" mereka tidak akan bersatu jika salah satu dari mereka tidak ada yang mengalah " Ujar Henry lembut .


" maksudnya dad " tanya Elvi semakin bingung .


" Radhi dan kekasih nya berbeda sayang ,bukan karena materi atau fisik, tapi keyakinan " Elvi menutup mulutnya bahkan beberapa kali dia mengerjapkan matanya beberapa kali.


" Daddy " Henry hanya mengangguk " itulah kenapa dia hanya datang sendiri kemungkinan orang tua atau kekasih nya yang tidak ingin ikut " Elvi meneteskan air matanya .


" by, Radhi ...


" tenang lah, biarkan dia sendiri setelah itu Daddy akan bicara dengan nya " Elvi mengagukan kepalanya.


" jangan sedih dia anak yang kuat " ujar mommy ellena


" apa mereka sudah lama menjalin hubungan " tanya Elvi sendu .


" iya lumayan " jawab Daddy Radit.


" apa kamu tau hubungan mereka Rain " Raine mengaguk .


" Raine sering menemani Kaka ,jika ingin bertemu dengan Kaka Vania " ujar Raine sendu .


" sudah untuk sementara biarkan dia istirahat ,nanti daddy dan Henry menemui nya " uajr opa Radit.


" iya dad /Opa " ujar mereka bersamaan .


" ayo masuk ,bukannya kamu harus ke butik untuk feting baju sama yang lainnya " ujar Henry.


" tapi ...


" tidak Papa, apa kamu akan mengacaukan acara Ray ,aku akan bicara nanti dengan nya jika dia sudah merasa baikan " Elvi mengaguk


Bagaimana pun dia tidak bisa mengabaikan resepsi Raymond tapi dia memikirkan Radhi tapi dia yakin jika suami dan ayah mertuanya akan melakukan yang terbaik nantinya .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😚😚😚😚