ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
selesai



hari² yang di lalu Raymond terasa hampa dan sunyi karena terhitung sudah sebulan wanita itu sudah tidak lagi bekerja di perusahaan


dan itu membuat Raymond merasa kehilangan dan membuat mod nya kadang tidak baik ,apa lagi mereka sama sekali tidak berkomunikasi , Raymond hanya akan mengetahui keadaan dan keseharian nya melalui laporan dari rehan


entahlah mungkin karena ego atau memang Raymond nya yang malas,hanya dia yang tau


selama itu juga rehan dan Rosna yang memenuhi ngidam nya Adara sekalipun kadang tidak masuk akal


tidak jarang mereka harus terbangun larut malam jika Adara sudah menginginkan sesuatu


sesekali juga kadang rehan harus ke perusahaan saat di minta datang oleh bosnya itu


Raymond selalu membuang pikirannya saat memikirkan adara dia menahan nya dia meyakinkan dirinya bahwa dia tidak memiliki papa selain perasaan tanggung jawab buat ke dua anak² nantinya.


dan sampai saat ini Henry selalu mendapat kan laporan jika memang Raymond hanya pusing karena perusahaan tidak melakukan hal yang aneh² sehingga Henry memberhentikan suruhan nya untuk mengikuti Raymond


dan malam ini semuanya berkumpul termaksud keluarga Jose yang sengaja datang untuk mendengarkan langkah yang akan di ambil Raymond


setelah menunggu beberapa saat kini orang yang di tunggu sudah bergabung bersama mereka


"maaf tadi di kantor banyak kerjaan " ujar Raymond mendudukkan bokongnya di samping Queen


" Raymond tidak akan basa basi lagi ,tapi sebelum nya maaf jika keputusan yang Ray ambil membuat kalian kecewa " Amanda meremas tangan Davin dengan kuat


" Amanda " Amanda mengakat wajahnya " kamu wanita yang baik, lembut ,pengertian dan jujur aku menyayangimu tapi " Raymond menjeda ucapannya " aku tetap menanggap mu adik sama seperti Queen,Ela, Sasa dan Raine bagiku kalian sangat berarti dan aku tidak ingin orang yang aku sayangi tersakiti sekalipun itu aku ,aku ingin kamu bahagia dengan yang benar² mencintai mu bukan seperti ku ,karena itu akan membuatmu semakin terluka, aku harap kamu mengerti dan kamu tetap menjadi adikku terlepas hubungan kita selesai tapi kamu tetap adikku " ucap Raymond tulus, Amanda mengaguk


" are you ok honey " Amanda mengaguk


" tapi Amanda masih bisa keperusahan Kaka seperti sebelumnya kan " tanya Amanda dengan mata yang sudah berkaca²


" tentu ,kapan pun kamu mau datang lah " Amanda tersenyum " makasih kak " Raymond mengaguk


" carilah kebahagiaan mu, jangan mengharapkan pria seperti ku ,kau paham kan " Amanda mengagguk


" terimakasih sudah memberikan waktu untuk lebih dekat dengan Kaka, boleh Amanda peluk Kaka " tanya Amanda gugup , Raymond berdiri dari duduknya


" maaf sudah membuatmu terluka ,tapi aku hanya ingin kamu tidak terlalu berharap" ucap Raymond memeluk Amanda ,Amanda mengaguk membalas pelukan Raymond


dan itu membuat yang ada dalam ruangan ikut sedih, dengan kebesaran hati Amanda


" jangan menangis ,kau akan membuat seseorang membunuhku jika kamu menangis karena ku " Raymond menghapus air mata Amanda " kau tetap adikku, kau juga bisa ke perusahaan kenapa malah menangis hm " tanya Raymond lembut


" ayah, bunda maafkan Ray, bukan niat Ray menyakiti amanda tapi Ray tidak ingin menyakiti nya terlalu jauh, maaf membuat Amanda menangis " ucap Ray tulus menatap Davin


" jika kamu orang lain sudah dari tadi aku membunuhmu tapi sayang nya itu kamu anak ayah, tetap sayangi adikmu " Raymond mengaguk lalu memeluk Davin " maaf " Davin mengaguk setelah itu Ray kembali duduk di kursi nya


" maaf Amanda bisa izin ke taman " mereka semua mengaguk


" Kaka temani iya " Amanda menggeleng " Amanda ingin sendiri kak " Queen mengaguk paham


"maaf " ujar Raymond lagi


" kenapa meminta maaf terus, lebaran sudah lewat hanya saja kamu tidak memberikan kami THR " canda Davin mencairkan Suasana


Davin bukannya tidak sedih, bahkan d sini dia yang paling sedih karena anak kesayangan nya harus menangis tapi dia yakin jika Amanda sudah tau akan hal ini tapi setidaknya dia sudah berusaha sebaik mungkin .


" anak ayah semuanya sudah kaya ,kenapa harus meminta padaku " ucap Raymond


" rif'at ke kamar dulu dad, ada telepon " izin rif'at


" nanti turun makan boy " rif'at mengaguk lalu meninggal ruangan itu


" kalian tidur di sini kan " tanya Henry


" apa di masih cukup kamarnya " tanya Jose bercanda


" bahkan kamu memanggil dengan pelayanan mu ke sini pun masih muat " ucap Henry sombong


"apa kami juga " tanya Jeje


" kau tidur di rumah mu " ucap Jose ketus


" bukannya kau yang harus tidur di rumah mu, kau sadar kau sudah di tendang ke luar dari sini " ucap Alan sinis


" Ray ke depan dulu iya " izin Raymond


" kemana " tanya Elvi


" ada job mom " ucap Ray lalu pergi dari ruangan itu


" kenapa menangis " Amanda memalingkan wajahnya ke samping


" Kaka " Amanda tersenyum saat pria itu juga tersenyum


" apa kamu marah " Amanda menggeleng " lalu " tanya nya lagi


"Amanda hanya kecewa saja karena perjuangan ku sia² tapi Amanda tidak menyesali nya setidaknya Amanda sudah mencoba sekalipun hasilnya bikin sakit hati " uang Amanda sendu


" hanya itu " Amanda menggaguk, rif'at memegang tangan Amanda


iya Rif'at menyusul Amanda ke taman karena khawatir


" kau bisa merasakan " tanya rif'at meletakkan tangan Amanda di dadanya


" Kaka " rif'at tersenyum " kau taukan maksudnya " Amanda mengaguk " tapi aku ....


" iya aku tau kamu menyukai kakak ku ,tapi aku akan menghapus nama itu dan menggantikan dengan namaku sepenuhnya, jujur kemarin aku sempat marah dengan keputusan Daddy tapi saat aku melihat tekadmu aku hanya bisa diam, karena apa yang membuatmu bahagia,itu juga bisa membuatku bahagia tapi sekarang biarkan aku menyembuhkan luka itu ,beri aku kesempatan untuk membuktikan nya kalau aku benar ² mencintai mu ,kamu mau kan " tanya rif'at serius tangannya masih menggegam tangan Amanda , Amanda mengaguk dia kembali terisak


" tapi aku tidak mau menyakiti Kaka " ujar Amanda sesegukan


" kamu tidak akan menyakiti ku,asal kamu tanamkan dalam pikiran mu jika hatimu hanya milikku ,bisa kan " Amanda mengaguk, rif'at menghapus air mata Amanda


CUP


" tanda jadian. "ujar rif'at tersenyum kuda " Kaka " rengek Amanda menutup pipinya karena malu


" sudah sana masuk ,ada yang harus aku urus "Amanda mengaguk


" ke luar aku tau sejak tadi kau mengintip, menyebalkan sekali " ucap rif'at kesal setelah Amanda masuk dalam rumah


" kau harusnya berterima kasih padaku ,karena tidak mengambilnya darimu " ucap Raymond tertawa kecil


" cih ,kau membuat nya menangis sialan " bentak rif'at


" aku bisa saja membuatnya tersenyum tapi setelah itu kau yang akan menangis " ucap Raymond meledek


" cih ,menyebalkan sekali kenapa menyusul ku ke sini " tanya rif'at ketus


" kau tidak ingin jujur pada mereka " tanya Raymond serius


" aku tidak ingin membuat mereka kaget kak " Raymond mengaguk paham


" baiklah, iya sudah aku tinggal " rif'at menahan tangan Raymond "Kaka mau ke mana " tanya rif'at


" menemui istri dan calon anakku " rif'at melotot kan matanya " Kaka serius " Raymond mengaguk " hebm " jawab Raymond


' tunggu aku ikut " Raymond menahan rif'at yang akan lari " ikut ke mana " tanya Raymond


" ikut Kaka jadi aku ambil jaket dulu untuk menemui Kaka ipar , rif'at janji tidak akan membuka suara ,pasti Kaka punya alasan makanya menyembunyikan nya dan rif'at tidak akan bertanya lagi " ucap rif'at panjang lebar


" baiklah, Panggil Reza " rif'at mengaguk lalu masuk dalam rumah


Raymond hanya menggeleng saja , sekarang dia bisa bernapas lega tinggal bagaimana memberitahu Daddy dan yang lainnya.


setelah itu dia menuju mobil menunggu rif'at dan Reza di mobil


sedangkan di dalam rumah rif'at turun sambil berlari setelah mengambil jaketnya


" kamu mau ke mana boy " tanya Henry menatap rif'at


" menemani Kaka mencari angin segar dad ,Reza kamu di minta ikut " Reza mengaguk paham ,setelah itu rif'at menunju Amanda,awalnya mereka hanya biasa saja hingga akhirnya mereka melototkan matanya


CUP


" sayang aku jalan dulu by " ucap rif'at lalu pergi begitu saja setelah mencium bibir Amanda


sendang kan yang ada di ruangan itu masih melongo bahkan rahang mereka terbuka hingga akhirnya Davin tersadar


" bajingan kau rif'at " teriak Davin menggema di ruangan itu , sedangkan yang bersangkutan hanya tertawa saja bahkan Reza ikut kaget


"sayang jelaskan " Ucap Davin ,Amanda hanya menunduk takut


" Amanda " panggil Henry


" maaf dad " hanya itu yang bisa Amanda Ucap kan


" sayang pijat kepala ku seperti nya darah tinggiku kumat " ujar Henry kesal


bagiamana tidak melihat hubungan anaknya yang terlihat sangat konyol baginya


dia menjodohkan Ray dengan Amanda tanpa sadar rif'at dan Amanda


sudah lah Henry tidak mau memikirkan nya !!!


" Amanda, kamu pacaran sama Kaka rif'at " Amanda hanya diam saja


" astaga, kenapa malah jadi membingung kan " ujar Jeje


" berarti ucapan kaka rif'at itu hari Amanda " pekik Queen heboh


" astaga kenapa aku melupakan itu, berarti yang Raymond maksud lambat gerakan itu rif'at pada Amanda ,dan Raymond tau tentang itu, sialan " umpat Henry saat mengingat kembali obrolan rif'at dan Raymond sebulan lalu


" seperti nya umurmu memang sudah menutupi insting mu hen " cibir Alan tertawa


" diam lan ,sebelum aku memenggal kepalamu " ujar Henry


" jangan takut, apa pun keputusanmu, bunda tidak akan melarang nya asal itu buat kamu bahagia " ujar Nabilla lembut


" maaf " Nabilla tersenyum


" sudah² sebaiknya kita makan dulu ,nanti kita tanyakan pada mereka " ujar Elvi


" itu lebih baik ,toh Amanda tetap menjadi anak mantu mu kan El " Elvi tertawa mengaguk


" bahkan tadi aku pikir akan aku jodohkan pada Reza " ucap Elvi bercanda


" kalau anak es itu mau, 7 hari 7 malam aku akan mandi kembang 7 rupa " ujar Aqila kesal


semua orang tertawa karena memang Reza sangat kaku mungkin karena selalu menempel pada Raymond sehingga sifatnya sama


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


like


komet


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 iya 😘😚😚😚