ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
Taruhan



"Daddy " Kini Adara sudah di bawah masuk oleh suaminya ke dalam kamar sebelum mereka berpisah pada anak-anak nya .


" Jangan marah maaf, aku tidak bermaksud ....."


" ayo tidur ,pejamkan matamu " Potong Raymond menarik Adara dalam pelukan nya .


" Dengarkan dulu, aku tidak mau ...."


" Apa perlu aku menidurimu agar membuat mu diam " Adara menggeleng lalu membalas pelukan sang suami .


" Maaf "


" Maka jangan ulangi ,jika kamu tidak ingin melihat wanita lain di sini " Adara mengaguk cepat .


" Daddy "


" Hebm "


" Apa setelah melahirkan mereka ,aku angkat rahim saja " Raymond menundukan kepalanya menatap Adara .


" Agar kamu tidak hamil " Adara mengaguk " Daddy tidak suka pakai sarung ,dan Daddy juga takut aku pakai Alat kontrasepsi jadi lebih baik begitu saja "Kini ke dua nya sudah saling bertatapan .


" Apa tidak bahaya " Adara menggeleng tidak tahu " Kan Daddy bisa tanya sama ayah Davin atau Alister dulu " Ujar Adara .


" apa kamu yakin " Adara mengaguk cepat " kehadiran mereka sudah lebih dari cukup " Ujar Adara .


" Pikirkan dulu ,aku tidak ingin kamu menyesalinya nanti,aku juga akan tanya ayah apa ada cara lain tanpa harus melakukan itu " Ujar Raymond .


" Ayo istirahat aku lelah " Lanjutnya lagi .


" Apa ada masalah di perusahaan " Raymond menggeleng " Aku hanya lelah ,apa karena aku sudah tua " Tanya Raymond .


" Iya " Adara menggeleng kan kepalanya " Maksudnya mungkin Daddy butuh waktu istirahat " Ralat Adara cepat apa lagi mata tajam itu sudah siap menerkam nya .


" Aku sudah tua " Adara menggeleng cepat " Daddy tidak tua hanya matang dan hot " Raymond menahan tangan Adara yang bermain di dadanya.


" Aku masih puasa ,jangan membuatku lupa diri jadi jangan memancing nya untuk bangun " Ujar Raymond tegas .


" Apa Amanda menyuruh Daddy puasa " Raymond menggeleng " Aku sendiri yang mau ,aku tidak ingin melihat kalian seperti tadi malam sebelum kandungan mu kuat , bahkan sampai kamu lahiran nanti " Adara menatap iba suaminya .


" Kan bisa pelan Dad " Raymond menggeleng " Kenyamanan kalian lebih penting dari nafsuku " Ujar Raymond .


" Jika aku yang minta gimana " Pancing Adara .


" Aku akan melayani mu tapi tidak sampai aku meledak " Jawab Raymond .


" Aku akan membantu Daddy nantinya " Raymond hanya tersenyum " Sudah ayo tidur kamu semakin cerewet " Adara memeluk kembali tubuh suaminya .


" Mommy " Adara menjawab nya sebagai anggukan kepala .


"Apa Edward nanti akan sama seperti ku " Adara mengaguk " Bukannya Daddy sudah tahu akhirnya " Tanya balik Adara .


" Apa dia mampu Mom " Tanya Raymond .


" bahkan dia lebih dari yang Daddy pikirkan ,aku melihat nya dia seperti Opa !! Dia banyak diam tapi semua dia melakukan dengan tindakan " Ujar Adara.


" Terus kamu akan mengatakan dia anak Opa " Tanya Raymond kesal .


" Bukannya pabriknya sama Dad " Tanya Adara .


" Sekalipun sama ,dia anakku !! Apa kamu tidak tahu bagaimana aku membuatmu mendesah hingga lutut ku sakit dan membuat mereka ada " Ucap Raymond emosi .


"Apa aku hanya pabrik, baby El juga terlihat seperti Queen ,tapi jika sudah bersuara dia seperti Raine " Raymond tertawa kecil " Mom mau taruhan " Ucap Raymond Tersenyum seketika dia memiliki ide gila .


" Taruhan apa " Tanya Adara .


" Jika mereka mirip dengan ku Gimana "


" Tidak ,mereka akan mirip dengan ku semuanya " Sanggah Adara cepat.


" Mau taruhan " Ulang Raymond Tersenyum .


" Kalau kamu memang ,aku memberikan tiga permintaan ,tapi jika aku yang menang aku hanya meminta satu permintaan " Ujar Adara .


" Daddy hanya 1 " Raymond mengaguk, Seketika wajah Adara Tersenyum senang .


Dia akan memakai itu sebagai obat aji mumpung nya .


Dan bersenang-senang sesuka nya nanti ,ah memikirkan saja dia tidak sanggup .


Apa lagi nanti jadi kenyataan !! Dan dia akan membuktikan itu dia anak² nya harus mirip dirinya.


" Deal " Ucap Adara tegas .


" Apa yang kamu inginkan " Adara menatap Raymond Tersenyum sambil memikirkan apa yang dia inginkan .


" Pertama " Adara menjada ucapan sebentar " Aku ingin pergi ke mana pun tanpa pengawal ,kedua aku ingin selama seminggu bersama Daddy layaknya orang pacaran ,ketiga bersama Abang tanpa Daddy dan istrinya " Ujar Adara Tersenyum menang .


" Kalau Daddy " Raymond mencium kepala Adara " Nanti juga kamu akan tahu ,ayo istirahat waktumu sudah terbuang banyak " Ujar Raymond.


" Daddy ....Sakit " Rengek Adara saat bahunya di gigit Raymond .


" pejamkan matamu " Adara pun menutup matanya sekalipun kesal .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Pagi harinya di meja makan itu sudah normal kembali seperti biasanya .


Di mana pria yang semalam berwajah datar kembali seperti biasanya ,mencium kedua anaknya , mommy Ellena ,Elvi serta Raine .


Melihat itu Daddy Radit dan Henry hanya bisa mengulum senyum nya .


" Za nanti telepon ayah ke sini iya bersama Alister " Ujar Raymond .


" Iya kak " Jawab Reza .


" Ada masalah son " Raymond menggeleng .


" Ada yang ingin aku tanyakan tentang Adara ," Kini semuanya menatap Adara .


" Apa kamu sakit " Adara menggeleng " Sehat Dad " Jawab Adara .


" Hanya konsultasi saja tidak ada yang serius " Ujar Raymond tenang .


" Makasih " Raymond hanya membalas nya dengan senyuman lalu mengambil sarapan nya sendiri .


" Kakak jadi menikah " Raymond menatap Riane .


" Iya " Jawab Raymond sambil menggaguk .


" Kaka serius " Raymond kembali mengaguk membuat Riane kaget .


Tapi tidak dengan yang lainnya serta balita yang sedang fokus pada makanan nya .


" Apa nanti kakak akan kuat, lutut kakak aman kan " Raymond hanya diam saja .


" Kaka ipar tidak marah " Adara menggeleng " apa Kaka ipar tidak bisa melayani Kaka Ray di atas ranjang "


PLak


" Aawwwwww " Elvi menatap tajam Riane membuat wanita itu tidak bisa protes , sedangkan Reza hanya terdiam dia sangat lelah .


Dan dia tidak ingin paginya buruk karena mulut istrinya toh ada Elvi yang mewakili nya .


" Bahkan mas Ray Tidak bisa mengimbangi ku saat di atas ranjang saat dia berada di bawahku dan itu membuat nya meledak berkali-kali apa lagi saat adiknya di isap Ssstttt pasti kamu tahu kan rasanya kaya apa " Raymond hanya tersenyum saja mendengar penjelasan Adara .


" Baby ,habiskan sarapanmu " Adara mengaguk saja .


" Jika kamu kembali bersuara ,aku akan membawa wanita untuk istri Reza mau " Ujar Daddy Radit tegas .


"Jangan ,enak saja !! Apa Opa tahu tiap malam Riane harus bekerja keras untuk membuat Kaka Reza puas " Uajr Riane kesal .


" Maka diam dan habiskan sarapanmu " Uajr Henry .


" Apa ada yang salah dengan ucapan ku " Gumam Raine sambil menatap sekitar meja makan .


Setelah selesai sarapan Raymond,Reza dan Riane berpamitan untuk bekerja .


Dan mereka mengantar ke tiganya hingga ke depan pintu utama.


" Ke taman boleh " Raymond hanya mengaguk saja .


CUP


" Jangan melakukan hal yang berat ,jika bosan minta anak² tidur bersama mu " Ujar Raymond .


" Iya hat² " Raymond mengagguk lalu mencium Adara kembali, lalu Twins,Elvi dan mommy Ellena.


Begitu juga Reza mencium Riane dan perutnya sebelum wanita itu masuk dalam mobil yang sudah di siapkan .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Dukung terus Raymond dan Adara


Reza dan Raine


like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟