
Siang ini seperti janjinya Raine akan makan siang bersama Adrian dan teman² nya jadi dia akan membawa sang sekertaris bersamanya .
Kini mereka sudah sampai di tempat Merkea janjian Raine langsung menuju ruangan privasi yang sudah di pesan Adrian.
Ceklek .
"Maaf saya terlambat " Ujar Raine, karena didalam sudah ada teman² Adrian .
" Kenapa lama " Adrian berdiri lalu memeluk Raine membuat yang ada di ruangan itu kaget .
" Aku sibuk kau tahukan " Riane menyombongkan dirinya membuat Adrian gemas sehingga mengacak rambut nya .
" Ayo sayang duduk " Peserta di ruangan itu semakin kaget Mendengar panggilan Adrian pada Raine .
Terutama sekertaris nya karena setahunya Raine memiliki hubungan dengan asisten kakaknya .
" Kau tidak ingin memperkenalkan dia pada kami " Tanya teman Adrian.
" Maaf,Dia Raine Alexander Mateo,kalian tahu kan " Ketiga teman Adrian langsung melotot kan matanya membeku di tempatnya.
" Kau serius " Adrian mengaguk tersenyum .
" Salam kenal " Ujar Raine lembut .
" Iyan, Razak, Aris " Ucap mereka hampir bersamaan .
" Ah iya kenal kan ini sekertaris ku Endang " Ucap Raine.
" Salam kenal " Ujar Endang .
" Salam kenal juga cantik " Ujar Razak tersenyum membuat Endang ikut tersenyum.
" Sudah kenalan nya !! Sekarang pesan makanannya " Ucap Adrian.
" Tunggu dulu kami belum meminta nomor telepon nya " Ujar Iyan .
" Aku harus ke kampus bego " Ujar Adrian kesal.
" Semuanya ada di sekertaris ku " Ucap Raine ,membuat ketiga pria itu menatap Endang.
" Kamu yakin sayang " Tanya Adrian menatap Raine.
" Bukan yang pribadi " Adrian menghela napas panjang ,bukan karena apa ? Dia hanya tidak mau mereka mengganggu waktu Riane .
" Hebm saya boleh bertanya hubungan kalian ? Soalnya dari tadi si curuk ini memanggil Nona Raine sayang " Tanya Aris serius .
" Menurut kalian ? " Tanya Raine Tersenyum membuat mereka semakin bingung " Bukannya kalian temannya Adrian berarti kita juga bisa berteman kan jadi tidak usah formal " Ucap Raine .
" Jangan bertanya padaku ,karena aku malas menjawab " Ujar Adrian yang masih menatap menu makanan begitu juga Raine .
Membuat orang yang di dalam itu penasaran setengah mati .
Jika melihat dari kedekatan mereka seperti nya lebih, apa lagi Adrian memanggil nya dengan panggilan sayang .
Mereka memilih untuk memesan makanan dari pada pusing memikirkan hubungan Raine dan Adrian .
" Gimana pekerjaan mu " Tanya adrian setelah mereka memesan makanan.
" Membosankan, Aku kira setelah kuliah hanya duduk santai sambil menerima uang " Ujar Raine dengan mimik wajah kesal .
" Siapa yang akan memberikan jika kamu hanya duduk diam " Tanya Adrian tertawa kecil.
" Aku siap " Ujar ke tiga pria itu membuat Riane tertawa .
" Teman mu lucu " Ucap Raine.
" Mereka akan seperti itu jika melihat wanita cantik " Ucap Adrian .
" Tapi kami setia " Jawab Razak .
" Setia dari mana ,pacarmu ada di mana² " Telak Adrian membuat Razak terdiam .
" Kan aku bungsu berarti anak kesayangan " Ujar Raine .
" Sekalipun bungsu kalau hanya tahu makan tidur kamu akan di usir " Ujar Adrian .
" Kami tidak berubah tetap cerewet " Ujar Raine.
" Kau tidak suka " Raine tersenyum kuda " Tentu aku sangat suka " Jawab Raine Tersenyum.
" Kalian romantis sekali " Ujar Iyan .
" Jika iri peluk di sampingmu itu dia jomblo " Ujar Adrian .
" Biar aku jomblo tapi aku normal " Jawab Aris ketus membuat mereka tertawa kecil .
" Ah iya aku sampai lupa ,gimana dengannya " Raine tertunduk " Begini saja " Adrian memeluk Raine " Jangan sedih aku di sini " Raine mengaguk .
Membuat mereka semakin bingung seperti nya hubungan mereka apa sih ??
Hingga akhirnya pesanan mereka datang sehingga Adrian melepaskan pelukannya saat pelayan masuk .
Sedangan di rumah utama, Adara baru terbangun setelah di gempur habis oleh sang suami alangkah kagetnya saat melihat di luar sudah sangat terik.
Lalu dia menatap jam yang ada di dinding kamar nya , seketika matanya melotot saat melihat jam sudah siang bahan sudah memasuki makan siang .
" RAYMOND SIALAN " Teriak Adara sambil mengumpat sang suami .
Ceklek .
" Kenapa kau mengumpatku " Adara menatap ke arah pintu ternyata sang suami .
" Kau tidak bekerja " Tanya Adara to the poin. sekaligus kaget
" Pelayan menelpon ku jika kamu belum turun makan ,makanya aku pulang " Jawab Raymond lalu duduk di sofa menatap sang istri yang masih di tempat tidur .
" Ini semua karenamu !! Kebiasaan selalu saja tidak tahu waktu " Ucap Adara kesal.
" Kau menikmatinya Adara !! Mandi sana baru kita makan siang bersama di bawah " Ujar Raymond membuka jasnya lalu menggulung lengan kemejanya hingga ke atas .
" Makan sendiri " Jawab Adara ketus lalu meninggalkan Raymond begitu saja .
" Kau menggodaku baby " Adara menatap tajam Raymond lalu masuk dalam kamar mandi
BRAK
Raymond hanya tersenyum saja, dia juga tidak mungkin kembali menghajar sang istri apa lagi Adara belum makan sama sekali karena bangun tidur .
Raymond menghubungi pelayan untuk membersihkan kamar mereka sambil menunggu Adara .
Sedangkan dalam kamar mandi Adara terus mengomel tidak jelas yang di tujukan pada sang suami.
" Dasar pria mesum, Apa katanya menggodanya melihatnya saja aku muak " Ujar adara sambil masuk dalam bathup .
" Astaga " Pekik Adara saat menatap bagian dadanya hasil karya sang suami lalu dia berdiri menuju kaca yang ada di kamar mandi .
Seketika matanya melotot saat melihat leher ,dada ,bahkan perut nya pun ada tanda merah ,ungu bahkan sebagian sudah Tidak tahu warna apa sudah .
" Dasar kanibal " Cibir Adara lalu kembali masuk dalam bathup berendam 10 menit mungkin bisa membuatnya lebih baik .
Sedangkan di luar Raymond sibuk dengan ponselnya sambil menunggu sang istri .
" Kenapa dia secantik ini " Gumam Raymond menatap foto sang istri.
" Apa lagi kalau lagi telanjang ah dia tambah cantik " Ujar Raymond tersenyum.
" Siapa yang cantik " Raymond menatap ke sumber suara .
" Sudah selesai" Bukannya menjawab Raymond malah balik bertanya .
" Adara tanya loh mas " Ucap Adara kesal .
Raymond memperlihatkan hp nya Seketika mata Adara melotot .
" Mas ' Raymond langsung menjauhkan HP nya saat Adara akan mengambilnya.
" Hapus tidak, memalukan " Ucap Adara kesal .
" Kenapa malu, lagian ini hanya aku yang melihat nya " Ucap Raymond .
" Tapi mas..."
" Sudah sana pakai bajunya , setelah itu kita ke bawah kamu melewati sarapanmu sekarang sudah waktu makan siang " Adara bercedak kesal lalu masuk ke ruangan walk in close.
" Imut " Ucap Raymond Tersenyum kuda .
Laku dia kembali menatap HP nya sambil menunggu sang istri .
" Suami aneh ,untuk apa coba simpan foto gituan kaya kurang kerjaan saja ,padahal kerjaan nya di perusahaan banyak " Gerutu Adara sambil mencari pakaian rumahnya .
" Lihat saja nanti saat dia tidur aku akan menghapus semuanya tanpa sisa bila perlu fail² penting nya juga supaya kapok itu manusia es " Lanjutnya lagi sambil memakai pakaiannya .
Lalu menuju meja riasnya dengan perasaan kesalnya .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
DUKUNG TERUS RAYMOND DAN ADARA
REZA DAN RAINE JUGA IYA
LIKE
KOMENT
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘