
Tak lama Rei menunggu kedua anak kecil itu pun terbangun. "Akhirnya kalian berdua bangun" ucap Rei. "Siapa kalian....? dan ini di mana.....?" ucap salah satu dari anak kecil tersebut. "Nama ku Rei, dan ini di tempat pelelangan" ucap Rei. "Dan lebih baik kita harus keluar dari sini terlebih dahulu" lanjut Rei.
Rei pun kemudian menggendong duyung seperti tuan putri. Kenapa Rei menggendong duyung, karena meski duyung bisa bernafas di daratan tapi kaki mereka tetap ekor ikan. "Sihir dimensi: Dimension Gate" Rei membuat sebuah portal ke pantai dekat Mansion. "Kalian berdua ikuti aku" ucap Rei.
Kemudian Rei dan yang lainnya memasuki portal. mereka pun langsung berada di pantai, setelah itu Rei menurunkan duyung itu di air. "Rei terima kasih banyak, namaku Fuji dan demi ras duyung aku akan membalas kebaikan yang kau berikan" ucap Fuji. "Ya, kau tidak perlu menghawatirkan itu, sebaiknya kau segera kembali dan juga jangan sampai tertangkap lagi, keberuntungan tidak akan terjadi dua kali" ucap Rei.
"Ya, kalau begitu sampai jumpa" ucap Fuji kemudian ia berenang menjauh dan menghilang tak terlihat. "Jadi kalian berasal dari mana....? dan nama kalian siapa.....?" ucap Rei bertanya kepada dua anak kecil. "Papa....." ucap kedua anak kecil tersebut sambil memeluk Rei. "Eh.....? nama kalian siapa.....?" ucap Rei.
"Papa yang berikan nama.....?" ucap mereka berdua. "Eh, aku papa kalian....?" ucap Rei yang sedang bingung. "Ya.... papa adalah papa" ucap mereka berdua sambil mengangguk. "ya, kalau begitu yang rambut putih bernama Yuna dan yang ini Nina" ucap Rei.
Nina
Yuna
yang senang. "Dan nama ku Yuna" ucap Yuna. "Jadi dari kalian siapa yang lebih tua.....?" ucap Rei. "Yuna adalah kakak dan Nina adalah adik" ucap Nina. "Oh.... begitu ya" ucap Rei yang mengerti.
"Rei.....!!! apa kamu sudah selesai urusan nya.....?" ucap Iseria dari kejauhan. Kemudian Iseria, Cerise dan Shiko berlari ke arah Rei. "Rei..... Kenapa kamu tidak memberi tahu kalau kami akan pergi.....?" ucap Iseria. "Eh....? siapa dua anak kecil ini.....? Apa jangan jangan kamu menculik mereka Rei.....?" ucap Cerise.
"Mana mungkin lah, kalian berdua perkenalkan mereka adalah Iseria, Cerise dan Shiko" ucap Rei memperkenalkan Iseria, Cerise dan Shiko kepada Nina dan Yuna. "Salam kenal, saya Nina dan saya Yuna, kami berdua anak papa" ucap Nina dan Yuna. "Eh.......!!?? ka....kamu memiliki hubungan gelap dengan siapa Rei......?" ucap Iseria, Cerise dan Shiko.
"Akan ku katakan Nina dan Yuna mulai sekarang adalah anak yang ku adopsi apa kalian keberatan.....?" ucap Rei. "Ooo..... kalau begitu ya bagaimana kita bisa menilai ya kalau mereka berdua sangat lah imut" ucap Iseria dan juga Cerise, Shiko juga setuju perkataan Iseria. "Ya kalau begitu kita akan kembali ke Mansion" ucap Rei.
"Papa... aku lapar....." ucap Nina. "Yuna juga lapar kah......?" ucap Rei. "Ya.... Yuna juga lapar" ucap Yuna. "Huph......" Rei menggendong Nina di tangan kanan dan Yuna di tangan kiri. "Ayo sekarang kita pulang dan makan" ucap Rei yang sambil menggendong Nina dan Yuna. "Ayo....." ucap Nina dan Yuna yang bersemangat.