
Rei, Yuna, Nina, Iseria, Cerise, Shiko dan Sasaki pun sampai di depan mansion. "Selamat datang, tuan dan nona" ucap para pelayan. "Ya.... kalian telah bekerja keras" ucap Rei. dan mereka pun masuk ke dalam mansion. "Rei, tadi yang kamu bicara kan dengan raja naga dan ratu naga apa....?" ucap Iseria. "Hanya, kita akan berada di sini sedikit lebih lama dan juga bisa beristirahat melihat pemandangan pulau naga" ucap Rei.
"Ya... kalau dilihat tempat ini sangat indah, Meski yang tinggal bukan ras manusia tapi kehidupan di sini tidak beda jauh dengan di kerajaan tortus" ucap Iseria. "Ya..... seperti nya kau belajar sesuatu" ucap Rei. "Belajar....? belajar apa.....?" ucap Iseria yang tidak mengerti. "Coba pikirkan sendiri" ucap Rei. "Ayolah Rei beritahu....." ucap Iseria yang penasaran.
"Masih banyak hal yang harus ku kerjakan" ucap Rei. "Danna mau pergi.....?" ucap Shiko. "Ya..... Seperti jalan jalan" ucap Rei. Dan ia pergi dengan Yuna dan Nina. "Papa kita mau kemana.....?" ucap Yuna. "Mencari hal yang menarik" ucap Rei. Dan mereka berjalan dan sampai di dekat sebuah danau yang besar. "Papa ini apa.....?" ucap Nina yang menunjuk ke danau.
"Ini namanya danau, danau itu seperti kubangan air yang besar" ucap Rei. "Oh, tapi papa di danau ini ada sesuatu yang besar" ucap Nina. "Sesuatu yang besar.....?" ucap Rei yang tidak tau apa yang di lihat Nina. "Tapi danau ini sangat lah bagus" ucap Rei. dan ia mengaktifkan mata kanan dan kiri nya.
"Hmm.... benar kata mu Nina, ada sesuatu yang tinggal di dasar danau ini" ucap Rei. "Apa dia berbahaya papa.....?" ucap Yuna. "Tidak, sama sekali tidak berbahaya, tapi hanya saja sering menakuti orang hanya kerena tubuhnya" ucap Rei. "Kasihan sekali dia....." ucap Nina.
Rei membuat kristal kecil di tangannya dan melemparkannya ke danau. Kristal yang di lempar Rei itu jatuh dan mengenai monster yang tinggal di dasar danau.
Monster itu pun berenang ke arah permukaan dan menampakkan diri. "Oh, hanya Loch Ness" ucap Rei. "Apa kau tidak takut kepada ku.....?" ucap Loch Ness. "Loch Ness tidak lah menakutkan, tapi untuk orang lain aku tidak tau, aku mau tanya apa boleh" ucap Rei yang sambil duduk di pinggir danau, dan ia memangku Yuna dan Nina. Loch Ness itu pun mendekat di tepi.
"Maaf aku sudah membuat mu mengingat tentang orang terdekat mu" ucap Rei. "Tidak apa apa" ucap Loch Ness. "Yosh.... Yosh...." ucap Yuna dan Nina yang mengelus kepala Loch Ness. "Oh ya Loch Ness kau kan tidak berbahaya tapi kenapa tidak ada satu pun naga yang berani ke danau.....?" ucap Rei. "Itu sudah lama, semenjak kematian raja naga sekitar 200 tahun lalu, para naga mengaggap kalau para Loch Ness itu berbahaya.
"Loch Ness apa tidak apa apa kalau aku merubah sedikit tempat tinggal mu" ucap Rei. "Ya..... tidak apa apa, dan juga di danau hanya ada batu lumut dan ikan ikan kecil" ucap Loch Ness. "Yosh, kalau begitu akan ku lakukan" ucap Rei. "Sihir kristal\= christ's throne" Rei membuat singgasana yang terbuat dari kristal.
Rei mengangkat Yuna dan Nina, kemudian menaruh mereka berdua di atas singgasana kristal tersebut. "Yuna Nina kalian tunggu saja di situ" ucap Rei."Ya .... papa....." "Loch Ness, Jagan bergerak" ucap Rei. "Ya....." ucap Loch Ness. "Mana zone\= God of the Earth" Rei menggunakan mana zone.
Rei meletakkan telapak tangannya di atas tanah dan kemudian tanah mulai bergetar. Seketika danau itu pun meluas dua kali lipat dari ukuran semula. "Hey hey.... kau hanya membesar kan ukuran danaunya saja" ucap Loch Ness. "lihat saja nanti" ucap Rei. Dan air danau yang kurang karena danau membesar itu pun mulai terisi penuh dengan air.
"Ba.... bagaimana cara kau melakukan nya....?" ucap Loch Ness yang bingung. "Mudah, aku hanya mengisi danau ini dan juga merubah danau ini menjadi laut kecil" ucap Rei. "Laut....? Jangan jangan kau mengisi danau dengan air dari laut" ucap Loch Ness. "Benar sekali, aku menggunakan terowongan di dasar danau yang terhubung ke laut.
Dan danau yang hampir tidak ada makhluk hidup selain Loch Ness itu pun mulai ada ikan dan makhluk hidup dari laut. "Bagaimana.....?" ucap Rei bertanya kepada Loch Ness. "Bagaimana ya..... aku sangat senang dan juga aku berterima kasih kepada mu, aku belum pernah merasakan hal yang sangat senang seperti ini" ucap Loch Ness.
"Lalu juga akan membuat berbagai hal yang berhubungan dengan mu apa kau bisa membantu ku .....?" ucap Rei. "Ya.... tentu saja aku akan membantu mu dengan senang hati" ucap Loch Ness. "Kalau begitu sampai jumpa lagi, kita pasti akan bertemu lagi" ucap Rei. "Ya sampai jumpa....." ucap Loch Ness. dan Rei, Yuna, Nina itu berjalan kembali ke mansion.
"Papa Loch Ness itu tidak menakutkan" ucap Yuna. "Eh, seperti nya aku mengetahui ras kalian" ucap Rei. "Papa Barusan bilang apa....?" ucap Yuna dan Nina. "Ku tidak bilang apa apa" ucap Rei. "Ya sudah kalau begitu" ucap Yuna dan Nina. Dan meraka pun sampai di mansion. Kemudian mereka masuk ke dalam mansion, saat mereka masuk mereka di sambut oleh para pelayan.
"Selamat datang tuan dan nona" ucap para pelayan. "Ya...." ucap Rei. Di ruang tamu ada Asami dan Miu yang sedang berbicara dengan Iseria, Cerise, Shiko dan Sasaki. "Yo..... Asami dan Miu, ada apa kalian ke sini" ucap Rei. "Tuan Putri juga memiliki urusan dengan mu Rei" ucap Miu. "Dengan ku....? urusan apa.....?" ucap Rei. "Rei duduk di sini" Ucap Iseria yang menarik Rei untuk duduk.
Rei pun duduk di kursi, dan membiarkan Asami berbicara. "Jadi Asami ke sini ingin bertunangan ku....?" ucap Rei. "Ya...." ucap Asami. "Asami apa kau bisa memberi ku sedikit waktu.....? besok akan ku beri jawaban" ucap Rei. "Ya.... kalau begitu kami pamit dulu" ucap Asami dan Miu, mereka berdua pun keluar dari mansion, mereka kembali ke kastil kerajaan naga. "Hah.... seperti nya akan ada masalah lagi....." ucap Rei yang sedang mengeluh.