
Rei masuk ke dalam goa dan menemukan ada pintu besar.
"Wow hebat jadi ini pintu Dungeon tersembunyi" ucap Rei. kemudian ia membuka bukunya dan di bukunya tertulis agar bisa membuka pintu Dungeon tersembunyi harus menggunakan kata kunci.
"Hidden Dungeon Hanya Bukakan Pintu Untukku....!!" Rei teriak kata kunci Dungeon tersembunyi. Setelah rei berteriak pintu besar tersebut membuka. Saat Rei masuk Rei di kagetkan oleh seseorang yang terikat Rantai.
Melihat itu Rei ingin melepaskan orang itu dari rantai. "jangan lakukan...!" suara langsung ke otak Rei. "Siapa yang bicara...?" ucap Rei yang kebingungan. "Aku, yang di depan mu" suara tersebut.
"Kau siapa...?" ucap Rei bertanya. "Ya, aku hanya seorang petualang ras iblis yang terkena segel oleh rantai abadi" Ucap nya. "Oh, begitu kalau begitu sampai jumpa" ucap Rei meninggalkan nya dan Rei pergi ke lantai selanjutnya.
"Ya ampun, pertama bertemu sudah di abaikan" ucap nya. Rei berjalan sambil membuka buku nya. "Rantai abadi adalah segel tingkat tinggi, kalau ingin menyelamatkan nya aku harus ke lantai 15" ucap Rei.
Rei Berjalan di lantai dua dan menemukan segerombolan monster.
"Hmm.... monster tanaman" ucap Rei. Rei mengaktifkan mata spirit of knowledge dan melihat monster tersebut. "Monster tingkat rendah aku akan menghabisinya dengan mudah. Rei mengambil pedangnya di dalam dimension space.
"Hmm.... sekarang berubah menjadi elemen api sungguh cocok untuk melawan nya" ucap Rei. Kemudian Rei melesat ke arah monster tersebut dan seketika menebas semua monster tersebut sekali serang.
"Hmm... terlalu mudah apa karena ini lantai paling bawah" ucap Rei. kemudian ia melanjutkan perjalanan menuju ke lantai selanjutnya. ia pun memasuki lantai ke tiga.
ia bertemu dengan monster yang levelnya dua kali lebih tinggi dari monster di lantai dua.
"Sayang sekali walau kalian mengetahui ku kalian bukan tandingan ku" ucap Rei. "Sihir api\= Blue Flame Slash" dari pedang Rei terselimuti api biru dan Rei melesatkan serangan tebasan api biru.
Saat serangan tebasan tersebut Mengani monster tersebut terbakar sampai habis. "Hah, akhirnya selesai juga sekarang naik ke lantai selanjutnya" ucap Rei berjalan kembali untuk ke lantai selanjutnya.
Rei sampai di lantai empat dan terdapat monster yang kekuatan nya tiga kali lebih besar daripada monster lantai ketiga.
"Hmm... Zombie Deer, Fire Deer dan Bull Witch" ucap Rei melihat nama spesies monster di hadapan nya. "Satu Fire Deer, tiga Zombie Deer dan satu Bull Witch kah" ucap Rei.
"Tapi yang paling mengganggu pasti si penyihir itu, akan ku singkirkan dulu" ucap Rei yang sedang berad di balik pohon. Rei pun melesat ke Bull Witch. saat ia akan menebas Bull Witch tebasan Rei di halangi Zombie Deer.
"Jleb...." pedang Rei menancap di badan zombie Deer. "Ck..." Rei menarik pedangnya dan mundur sedikit jauh. Sekarang semua monster mengetahui keberadaan rei.
"Sekarang akan ku tunjukkan sihir ku" ucap Rei. Zombie deer dan fire deer melesat dengan cepat ke arah Rei bersamaan. "Hehehe.... inilah yang ku tunggu...." ucap Rei sambil menyeringai. "Sihir api\= Blast" di depan Rei terdapat lingkaran sihir.
lingkaran sihir mengeluarkan api yang kemudian membakar semua monster bersama sekaligus. "Hehe... aku seorang penyihir, tapi juga bisa menggunakan pedang" ucap Rei sedikit puas. kemudian ia melanjutkan perjalanan menuju ke lantai lima.