
"Bukan apa apa, lupakan saja apa yang ku katakan tadi" ucap Rei. "Baiklah papa....." ucap Yuna dan Nina. Dan mereka pun berbincang bincang, setelah itu Yuna dan Nina pun mengajak Rei keluar.
"Papa..... ayo keluar" ucap Yuna dan Nina. "Keluar.....? kemana......? kita sedang berada di udara" ucap Rei. "Pergi ke depan papa, apakah tidak boleh.....?" ucap Yuna. "Bukannya tidak boleh, tapi harus hati hati" ucap Rei. "Kalau begitu ayo keluar....." ucap Nina. "Baiklah..... baiklah, kita keluar" ucap Rei. "Yey....." ucap Yuna dan Nina yang senang.
"Yuna dan Nina sayang papa...." ucap Yuna dan Nina. "Ya..... ayo keluar, dan melakukan sesuatu di luar" ucap Rei. Dan mereka pun keluar dari Mansion, mereka pergi ke taman mansion. "Wah...... sejuk di luar, papa di luar anginnya cukup kencang....." ucap Yuna dan Nina. "Ya.... anginnya cukup kencang, dan juga di depan sana sudah terlihat kerajaan dark elf" ucap Rei yang sambil menunjuk kerajaan dark elf yang terlihat tapi dengan jarak yang sangat jauh.
"Mana papa.....? Yuna tidak bisa melihatnya" ucap Yuna. "Iya papa.... Nina juga tidak bisa melihatnya" ucap Nina. "Yosh..... akan aku gendong kalian biar terlihat" ucap Rei. Dan Rei pun menggendong Yuna dan Nina di pundaknya. "Bagaimana.....? apakah terlihat.....?" ucap Rei. "Tunggu papa.... Yuna masih mencari" ucap Yuna.
"Yuna.... apakah itu.....?" ucap Nina yang sambil menunjuk ke kerajaan dark elf. "Iya.... aku juga melihatnya, apakah kita akan ke sana.....?" ucap Yuna. "Ya.... kita akan ke sana" ucap Rei. Rei, Yuna dan Nina pun melihat lihat di sana, sedangkan Iseria dan yang lainnya masih tertidur di kamar mereka. Beberapa saat pun berlalu, waktu pun sudah hampir siang hari.
"Yuna Nina, bagaimana kalau kita masuk.....? di luar sudah cukup panas dan sambil menunggu sampai di kerajaan dark elf" ucap Rei. "Ya.... ayo papa masuk ke dalam...." ucap Yuna dan Nina. Mereka bertiga pun masuk ke dalam mansion, mereka menuju ke ruang tengah dan duduk di sana. "Huh.... sebentar lagi sudah siang hari, dan setelah makan siang kita akan sampai di kerajaan dark elf" ucap Rei.
"Benarkah, ada apa saja di sana.....? aku cukup penasaran" ucap Yuna. "Ya.... aku juga merasakan hal yang sama Yuna...." ucap Nina. "Ya.... kita akan berkeliling di sana dan menetap beberapa hari" ucap Rei. "Benarkah papa.....? kalau begitu kita akan berada di sana cukup lama bukan.....?" ucap Yuna. "Tidak terlalu lama seperti yang kau pikirkan, terkadang hari itu terasa cukup cepat" ucap Rei.
Tak lama Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia, Carl, Lena dan Viora pun datang ke ruang tengah. "Selamat siang Rei....." ucap Iseria yang menyapa Rei. "Bagaimana keadaan kalian.....? apakah sudah baikan.....?" ucap Rei. "Ya.... kami sudah lebih baik daripada tadi, berkat tidur tadi....." ucap Cerise. "Ya.... baguslah kalau begitu" ucap Rei.
Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia, Carl, Lena dan Viora kemudian duduk di ruang tengah. "Sudah berapa jauh.....? apakah sudah dekat.....? untuk sampai.....?" ucap Lena. "Tidak terlalu jauh seperti yang kau bayangkan, nanti setelah makan siang kita akan sampai" ucap Rei. "Wah.... cepat sekali, aku butuh beberapa hari bahkan beberapa minggu untuk samapi di kerajaan tortus dulu" ucap Lena.
"Ya..... benar sekali, dan untuk bandit aku belum pernah bertemu kalau monster ataupun cuaca terkadang bertemu" ucap Lena. "Sepertinya keberuntungan milikmu cukup buruk, aku merasa prihatin" ucap Rei. "Tidak perlu seperti itu, aku bertemu dengan mu dan yang lainnya sudah seperti keberuntungan yang bagus" ucap Lena. "Ya.... kalau saja aku tidak pergi keluar dari hutan elf aku tidak akan bertemu denganmu" ucap Rei.
"Rei.... apakah aku boleh bertanya......?" ucap Viora. "Ya.... tanyakan saja apa yang kau mau tanya...." ucap Rei. "Bandit itu, apakah mereka sangat menyeramkan......? sepertinya kebanyakan orang takut pada bandit, tapi aku belum pernah bertemu dengan bandit" ucap Viora. "Tidak menyeramkan menurutku, tapi untuk orang lain berbeda, bandit itu selalu berkelompok paling sedikit kelompok bandit berisi dengan puluhan orang" ucap Rei.
"Apa yang mereka lakukan.....?" ucap Viora. "Mereka hanya melakukan perampokan, pembunuhan dan pencurian ke pedagang yang lewat atau desa yang ada di dekat mereka itu saja" ucap Rei. "Bukankah lebih baik memberantas mereka daripada mereka terus melakukan tindakan seperti itu...." ucap Viora. "Ya.... kalau itu yang ingin kau lakukan, ya aku tidak apa apa, tapi apa gunanya pasukan kerajaan kalau pekerjaan mereka di ambil....? mereka akan menjadi pengangguran di pos mereka" ucap Rei.
"Berarti sudah ada yang memberantas mereka.....? tapi kenapa saat mendengar pembicaraan seperti mereka masih ada.....?" ucap Viora. "Mereka tidak akan ada habisnya, meski satu kelompok bandit di berantas akan ada beberapa kelompok baru yang akan terbentuk, jadi cukup sulit dan pasukan kerajaan hanya bisa mencegah mereka merusak desa, dan untuk pedagang mereka menyewa jasa dari guild untuk melindungi mereka dari bandit" ucap Lena.
Dan untuk mendapatkan jasa dari guild terkadang membutuhkan uang yang cukup besar untuk mendapatkan petualang yang berbakat dan cukup kuat atau bahkan kuat untuk menjaga mereka, dan itu yang terkadang membuat para pedagang memilih hal lain" ucap Rei. "Hal lain......? seperti apa.....?" ucap Viora yang cukup penasaran. "Aku tidak akan mengatakannya karena kau pasti tidak akan menyukainya, jadi tidak akan aku katakan" ucap Rei.
"Omong omong, Rei apakah kamu pernah menjadi pedagang sampai tau hal seperti itu.....?" ucap Lena. "Tidak, aku tidak akan menjadi pedagang karena merepotkan, bahkan sangat merepotkan aku tidak melukai hal seperti itu" ucap Rei. "Begitu.... tapi kenapa kamu mengetahui tentang pedang sampai seperti itu.....?" ucap Lena. "Hmm.... bisa di bilang berhubungan dengan masa lalu, tapi aku tidak akan mengatakannya" ucap Rei.
"Begitukah, kalau tidak ingin mengatakan aku tidak akan memaksa" ucap Lena. "Ya..... meski kau memaksa aku tidak akan mengatakannya" ucap Rei. Dan mereka pun berbincang bincang, dan tidak sadar kalau mansion yang terbang sudah berjarak tiga kilo meter dari kerajaan dark elf.