
Beberapa saat kemudian, Rei pun selesai membuat beberapa minuman dingin dan es di dapur.
"Wah... apa itu....? ada yang terlihat imut...." ucap Iseria. "Silahkan coba....." ucap Rei. "Eh.... padahal sudah terlihat sangat bagus dan lucu sayang kalau di Makan....." ucap Iseria. "Nyam...." Rei tanpa ragu memakan sesendok es tersebut. "Hmm.... rasanya enak dan dingin...." ucap Rei.
"Aku juga coba....." ucap Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia. sedangkan Yuna dan Nina sedang makan es tersebut. "Kalian juga cobalah....." ucap Rei yang menawarkan es tersebut kepada para pelayan. "Tidak tuan, kami tidak pantas mendapatkan ini...." ucap Luna. "Tidak perlu di pikir, kalian juga makan" ucap Rei.
Dan para pelayan pun mencoba es yang di buat Rei. "Hmm.... Dingin dan segar...." ucap para pelayan. "Darling dapat buah segar dan es dari mana....?" ucap Alencia. "Kalau es sih mudah, aku menggunakan sihir, kalau buah ada di lemari es di dapur...." ucap rei. "Sihir es.....? berapa elemen yang bisa Darling gunakan dalam sihir....?" ucap Alencia.
"Satu....dua.... tiga.... ah..... aku bisa menggunakan semua elemen sihir...." ucap Rei. "Semuanya......? berarti darling bisa menggunakan sihir cahaya....." ucap Alencia. "Ya.... aku bisa menggunakan sihir cahaya" ucap Rei. "Kalau begitu apakah darling bisa mengajari aku menggunakan sihir cahaya....?" ucap Alencia.
"Ya.... bisa saja...." ucap Rei. "Kalau begitu besok ajari aku...." ucap Alencia. "Besok kita ada kegiatan, jadi lusa akan aku ajari kau dan juga Charles" ucap Rei. "Kegiatan.....? apakah aku juga ikut.....?" ucap Alencia. "Ya..... kalian semua yang ada di sini" ucap Rei. "Kemana Danna....?" ucap Shiko. "Rahasia...." ucap Rei.
"Apakah sangat rahasia sampai kami tidak boleh tau.....?" ucap Cerise. "Ya.... sangat sangat...." ucap Rei. "Papa.... mau kemana......?" ucap Yuna dan Nina. "Aku mau keluar sebentar untuk melihat daerah lizardman" ucap Rei. "Area lizardman.....? darling jangan mencari masalah dengan para Lizardman" ucap Alencia.
"Ya.... tenang saja aku tidak akan mencari masalah, karena itu adalah motto hidup ku" ucap Rei. "Motto hidup Rei.....? aku belum pernah dengar...." ucap Sasaki. "Karena aku jarang mengatakan itu kepada siapapun...." ucap Rei. "Papa..... Yuna dan Nina ikut....." ucap Yuna dan Nina. "Ya.... ayo...." ucap Rei.
"Motto hidup ku, aku akan menghancurkan siapapun yang menggangu diriku, Kehidupan ku dan orang orang di sekitar ku, tak peduli siapapun itu" batin Rei. "ada apa papa....?" ucap Yuna dan Nina. "Tidak ada apa apa...." ucap Rei. "Karena jauh lebih cepat menggunakan teleportasi" ucap Rei. Kemudian Rei pun menggendong Yuna dan Nina, setelah menggendong mereka berdua Rei pun langsung berteleport ke perbatasan daerah Lizardman.
"Jadi di depan sana adalah area Lizardman..... tempat yang berair dan juga berlumpur" ucap Rei. Karena tempat para Lizardman adalah sepenuhnya adalah rawa rawa dan hewan yang tinggal di sana kebanyakan ikan dan para beast tipe reptil. "Hmm.... tempat itu aku kurang menyukai nya....." ucap Rei. "Kenapa papa....?" ucap Yuna. "Hanya saja tempat itu kurang cocok untuk di tinggali oleh makhluk selain beast tipe reptil" ucap Rei.
"Oh.... sekarang kita ke mana papa....?" ucap Nina. "Ya.... aku ke sini hanya untuk melihat keadaan, dan setelah itu aku berniat untuk kembali....." ucap Rei. "Papa.... Yuna ingin pergi ke kota" ucap Yuna. "Nina juga....." ucap Nina. "Ya.... kalau begitu kita ke kota sebentar kemudian kembali ke Mansion" ucap Rei. "Yey......." ucap Yuna dan Nina yang senang.
Dan mereka pun berteleport ke kota, di kota mereka mereka berkeliling dan membeli beberapa makanan. Dan saat mereka berkeliling mereka melihat ada seseorang yang membagikan brosur. "Brosur......? brosur apa yang di bagikannya.....?" ucap Rei. Dan mereka pun mendekat ke arah orang yang membagikan brosur tersebut. "Ini silahkan ambil dan jangan lupa datang besok" ucap perempuan itu yang sedang membagikan brosur Challenge yang di adakan di toko makanannya.
"Eh..... sebuah challenge, seperti nya menarik...." ucap Rei yang mendapatkan brosur tersebut. "Ya.... kalau anda tertarik anda bisa datang Lusa" ucap perempuan. "Ya..... karena menarik aku akan datang" ucap Rei. Kemudian Rei, Yuna dan Nina pun berjalan untuk kembali ke mansion. "Hmm.... Challenge makanan pasta satu porsi Spesial yang sama seperti sepuluh porsi biasa" ucap Rei.
"Hmm..... kalau bisa menang bisa mendapatkan kupon makan di sana gratis seumur hidup, dan kalau kalah harus membayar berapa banyak porsi Spesial yang di habiskan" ucap Rei yang membaca brosur tersebut. "Makan pasta.....? Yuna belum pernah mencobanya....." ucap Yuna. "Nina juga...." ucap Nina. "Aku hanya pernah makan pasta dari tempat ku, dan belum pernah mencobanya di sini" ucap Rei.
"Kalau begitu lusa Kita ke sama ya papa....." ucap Nina. "Ya.... setelah mendapat kan brosur ini aku memang berniat ke sana" ucap Rei. Dan mereka yang berjalan pun sampai di mansion. "Kami pulang....." ucap Rei. Dan mereka pun masuk ke dalam Mansion. "Bagaimana hasil melihat nya.....?" ucap Alencia.
"Biasa saja, hanya ada rawa rawa, dan hewan yang hidup kebanyakan hewan air" ucap Rei. "Jadi darling benar benar melihat ke sana....?" ucap Alencia. "Ya..... aku melihat ke sana" ucap Rei. Kemudian Rei kembali ke kamar nya, di dalam kamarnya Rei duduk di kursi. "Hmm.... sekarang masalah dewa naga, aku memiliki sebuah teori" ucap Rei.
"Tapi aku masih bingung apakah teori ku bisa berhasil apa tidak, kalau tidak berhasil apa efek samping nya" ucap Rei yang berfikir dengan sangat matang. "Memang harus aku coba, dengan begitu aku bisa lebih tau tentang dewa Dewi" ucap Rei. Dan Rei pun berencana untuk melakukan hal untuk menguji teori nya benar apa tidak.
Beberapa saat kemudian, Rei keluar dari kamarnya dan menuju ke pemandian air panas. Rei diikuti oleh Yuna, Nina, Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia. Saat Rei sudah berendam, mereka pun masuk ke dalam Pemandian. Dan setelah membersihkan diri mereka ikut berendam di air panas.
Setelah berendam, Rei keluar dari pemandian dan berganti baju dan juga ia mengganti baju Yuna dan Nina. Setelah itu Rei, Yuna, Nina, Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia pun berjalan ke ruang makan.