Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.50 Amarah



"Eh......? bohong kan......" ucap Rei tak percaya apa yang terjadi. "Ti....tidak mungkin....." ucap Rei, kemudian ia menghampiri Cerise yang tergeletak di atas rumput. Rei memeriksa keadaan Cerise. "Cerise tolong buka matamu" ucap Rei.


"Sihir bayangan\= Pectus Umbra" Dan dari bawah tanah keluar peti mati yang terbuat dari bayang. peti tersebut memasukkan Cerise dan para pelayan yang terluka. "Orang yang melakukan ini akan ku buat dia menerima akibatnya....!!!" ucap Rei dengan nada Sangat marah.


Energi sihir yang dimiliki Rei dari yang sangat tenang langsung berubah menjadi tak beraturan.



"Iseria tidak ada...." ucap Rei yang menyadari bahwa hanya Iseria yang tidak ada. "Sihir waktu \=An Insight Into the Past" Rei menggunakan sihir waktu untuk mengetahui apa yang terjadi.


FLASH BACK.


Di mansion masih tetap damai saat Rei baru saja keluar. dan tak lama kemudian datang pangeran dracil dan dizzi beserta para pasukan nya. Terdapat 10 pasukan yang di bawa oleh pangeran dracil dan dizzi.


Setelah mereka datang menggunakan sihir teleportasi dengan mengorbankan beberapa orang. dan para pelayan mantan pemburu bayaran dan juga mantan petualang langsung mengambil posisi. "Oh ya oh ya, ternyata terdapat pelayan petarung di sini" ucap dracil.


"Hahahaha...... meski kalian bisa melakukan perlawanan tapi kalian tidak sebanding dengan manusia ciptaan ku" ucap dizzi. Kemudian terjadi pertempuran yang sangat sengit antara pasukan dizzi melawan para pelayan.


"Sihir ilusi\= Sweet Dream" salah satu manusia ciptaan dizzi menggunakan sihir dan membuat pelayan yang lain pingsan. setelah itu dracil mau membawa Iseria akan tetapi di halangi oleh Cerise.


Pada akhirnya Cerise terkapar dengan penuh luka. dan dracil membawa Iseria dan pergi menggunakan teleportasi.


FLASH BACK SELESAI.


"Hmm.... jadi seperti itu yang terjadi" ucap Rei. kemudian peti bayangan menutup dan masuk ke dalam tanah. Setelah itu Rei langsung berubah ia memiliki sayap Putih di punggungnya.



Setelah itu Rei mengepakkan sayapnya dan terbang menuju ke dalam hutan tempat dracil dan dizzi beserta para pasukan nya membuat sebuah tempat sementara. Rei terbang di langit dengan sayap putih.


Karena energi sihir nya yang tak beraturan sehingga terasa ke penjuru tempat. "Master....? ini energi sihir master" ucap Suoka yang merasakan tekanan sihir milik Rei. "White...?" ucap Sasaki yang merasakan tekanan sihir Rei.


Setelah merasakan tekanan sihir milik Rei Suoka berlari mengikuti energi sihir yang Rei pancarkan, Sasaki pun ikut mengikuti energi sihir milik Rei. tidak hanya dua orang itu ada juga orang yang mengikuti energi sihir Rei.


Tak lama Rei terbang ia berada di atas tempat mereka sementara. Rei menghilang kan sayap nya dan jatuh ke bawah. "Mana Zone De Magia Immortalitatis Mors Resistente" Rei menggunakan sihir mana zone.


"Duuaarrrr...." Rei jatuh dan langsung mendarat di atas tanah dengan keras. akan tetapi ia tak terluka sedikitpun karena sihir mana zone. "Apa itu tadi.....?" ucap orang yang berada dalam tempat tersebut. kemudian para pasukan milik dizzi keluar untuk memeriksa apa yang terjadi di luar.