Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.196 Rusaknya Toko Lucrut



Rei dan yang lainnya pun sampai di mansion. Saat mereka sampai mereka langsung di sambut oleh para pelayan. "Selamat datang, tuan dan nona..." ucap para pelayan. "Ya....." ucap Rei. "Tuan, ada tamu yang ingin bertemu dengan anda...." ucap Vivi. "Ya.... aku akan menemui nya...." ucap Rei.


"Kira kira siapa....?" ucap Iseria. "Sasaki, Asami, Rin dan Alencia kalian pergi ke mandi sana...." ucap Rei. "Eh.....!!!" ucap mereka berempat. "kalian berkeringat, pergi bersihkan diri Sana...." ucap Rei. "Ya...." ucap mereka. Dan mereka berempat pun pergi ke pemandian. Sedangkan Rei dan yang lainnya pergi ke ruang tamu.


"Ternyata Carl..... Apakah kau menunggu lama.....?" ucap Rei. Kemudian, Rei, Yuna, Nina dan yang lainnya pun duduk. "Tidak.... baru saja aku datang tak lama....." ucap Carl. "Oh..... ada apa ke sini....?" ucap Rei. "itu.... em..... aku hanya mau bilang......." ucap Carl. "Mau bilang apa....?" ucap Rei. "Itu....." ucap Carl yang gugup.


"Tok.... tok... tok....." seseorang mengetuk pintu Mansion. "Eh..... siapa yang mengetuk pintu...." ucap Rei. "Biarkan saya yang membukanya tuan...." ucap Vivi. "Tidak perlu, aku akan melihatnya...." ucap Rei. Dan Rei pun berdiri dan kemudian menuju ke pintu masuk Mansion. Dan setelah itu Rei membuka pintu mansion.


"Ayo..... Carl kau harus mengatakan nya...... kalau kau selalu seperti ini tidak akan ada kemajuan" batin Carl yang menyemangati diri sendiri. Dan Rei membuka pintu, terlihat Frans dengan muka yang panik. "Ada apa Frans.....? kalau di lihat sepertinya ada masalah...." ucap Rei. "Kak Rei..... kak Lucrut dalam masalah...." ucap Frans.


"Ya.... kau sekarang kembali aku akan ke sana sebentar lagi...." ucap Rei. "Baik, kak Rei, kakak jangan lama lama....." ucap Frans. "Ya.... aku akan sampai di sana sebelum kau Frans...." ucap Rei. Dan Frans pun langsung pergi kembali ke toko Lucrut. Dan Rei kembali ke ruang tamu. "Ada apa Rei....?" ucap Iseria. "Siapa tadi yang datang....?" ucap Shiko.


"Frans yang datang dan dia bilang kalau ada masalah....." ucap Rei. "Jadi Danna mau membantu....?" ucap Shiko. "Ya..... palingan hanya sebentar tidak lama, setelah aku kembali aku akan mendengar apa yang akan kau katakan Carl" ucap Rei. "Ya.... baiklah....." ucap Carl. "Kalau begitu aku pergi...." ucap Rei.


"Papa.... Yuna dan Nina ikut......" ucap Yuna dan Nina. "Ya.... ayo" Ucap Rei. Dan Rei pun memegang tangan Yuna dan Nina, setelah itu Rei beserta Yuna dan Nina langsung berteleport ke depan toko milik Lucrut. "Eh....!!!" ucap Rei yang sangat terkejut melihat apa yang terjadi di depannya. Toko milik Lucrut hancur lebur dan berbagai jasad monster dan tulang belulang monster di sana.


"Kak Rei...... ternyata kakak sudah datang....." ucap Frans yang baru datang. "Ya.... bagaimana ini bisa terjadi....?" ucap Rei. "Ya.... sebenarnya kak Lucrut tadi menyobek langsung kertas yang kak Rei berikan, dan....." ucap Frans. "Ya..... pasti hal yang terjadi ada tubuh Monster itu langsung berhamburan keluar dan toko pun hancur......" ucap rei.


"Ya.... benar kata kak Rei...." ucap Frans. "Hancur lebur dan tidak ada yang tersisa papa...." ucap Yuna dan Nina. "Ya.... nanti akan aku perbaiki, dan Frans Lucrut Sekarang ada di mana.....?" ucap Rei. "Kak Lucrut ada di rumah nya, beberapa tulang kak Lucrut patah dan beberapa luka ringan....." ucap Frans. "Untung dia tidak tertimpa tubuh monster monster ini...." ucap Rei.


"Yosh.... sudah selesai untuk tubuh monster, dan Sekarang tinggal pembangunan ulang toko...." ucap Rei. "Eh....? kak Rei memang sangat hebat...." ucap Frans. "Klack....." dengan sekali petik jari, tanah di sana sedikit bergetar. Dan di tempat toko Lucrut yang hancur itu pun muncul dari tanah sebuah toko yang sangat bagus.


Dan toko itu mengganti toko milik Lucrut yang hancur. "Yosh.... sudah selesai...." ucap Rei. Dan semua orang ada di sana terpanah melihat toko milik Lucrut yang baru sangat bagus. "Yosh.... Sekarang kita masuk...." ucap Rei. "Ya papa...." ucap Yuna dan Nina. "Baik kak Rei...." ucap Frans. Dan mereka berempat itu pun masuk ke dalam toko Lucrut yang baru.


"Whoaahh...... sangat Bagus...." ucap Frans. "Hmm.... lumayan, ini seperti yang aku bayangkan, dan sekarang tinggal mengatur senjata nya" ucap Rei. "Eh....?! apakah kak Rei mau membuat senjata....?" ucap Frans. "Ya... aku akan buat...." ucap Rei. "Apakah kakak bisa....? kak Lucrut saja sedikit kewalahan...." ucap Frans.


"Aku ini Rei, tidak ada yang tidak bisa aku lakukan...." ucap Rei dengan bangga. "Kak Rei jangan sombong, nanti seperti kak Lucrut" ucap Frans. "Hahaha.... ya....ya...." ucap Rei. "Weapon Master\= Crafting" dan di depan Rei terdapat bola berwarna putih. "Kak itu apa....?" ucap Frans. "Ini salah satu sihir milikku, bagaimana....? bagus tidak....?" ucap Rei. "Bagus sekali papa...." ucap Yuna dan Nina.


Dan dari bola itu keluar berbagai senjata sihir seperti, pedang sihir, tongkat sihir, armor sihir, sarung tangan sihir dan lain lain. Dan semua senjata yang telah di buat Rei itu pun langsung terbang dan terpajang dengan rapi di dalam toko. Dan semua bahan pun habis, di dalam Sekarang terlihat banyak senjata sihir. "Yosh.... selesai" ucap Rei.


"Terima kasih kak Rei, kakak sampai membuat senjata juga" ucap Frans. "Bukan apa apa.... aku menganggap Lucrut sebagai teman dekatku" ucap Rei. "Ya.... kak Lucrut pasti sangat senang" ucap Frans. "Oh ya.... Frans ini...." ucap Rei yang sambil memberikan kunci toko dan beberapa potion. "Untuk apa ini kak....?" ucap Frans.


"Ini kunci toko dan beberapa ramuan ini bisa di gunakan untuk menyembuhkan Lucrut, dan kalau masih ada sisa ramuan bisa kau jual atau kau simpan" ucap Rei. "Baik kak, tapi kenapa kakak memberikan nya kepada ku....?" ucap Frans "Ya.... aku harus pergi, karena masih ada seseorang yang menunggu ku...." ucap Rei.


"Baik kak, akan aku berikan ini kepada kak Lucrut" ucap Frans. "Ya.... kalau begitu kami akan pergi...." ucap Rei. "Baik... Kak sampai jumpa...." ucap Frans. "Ya...." ucap Rei. "Zinkk...." Rei, Yuna dan Nina pun langsung berteleport kembali ke Mansion. Sedang Frans keluar dari toko dan setelah itu mengunci pintu toko, Frans pun pergi menuju ke rumah Lucrut dan ia ingin memberikan potion yang di berikan Rei.