Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.204 Menghentikan pertandingan



Carl dan Lucrut saling melancarkan sihir, Carl dengan sihir air sedangkan Lucrut dengan sihir api. Sihir mereka saling berlawanan sehingga terlihat imbang. Lucrut pun berniat mengeluarkan sihir terkuat miliknya. Dan Carl pun juga akan mengeluarkan sihir terkuat miliknya.


Carl dan Lucrut tersenyum tipis dan mereka berdua mundur sedikit menjauh satu sama lain. "Sihir air: Dragon of Water" Carl menggunakan sihir terkuat miliknya. "Sihir Api: Dragon of Fire" Lucrut juga menggunakan sihir terkuat miliknya. Sihir mereka berdua membentuk sebuah naga yang ukurannya lumayan besar. Dan mereka berdua pun melancarkan sihir mereka yang berbentuk naga tersebut.


"Ck, tak ku sangka mereka akan menggunakan nya...." ucap Rei. "Zinkk...." Rei seketika berada di tengah tengah mereka. Kedua sihir berbentuk naga milik Lucrut dan Carl mengarah langsung ke arah Rei. "Sihir kegelapan: Greed" Rei menggunakan sihir kegelapan, Sihir yang di gunakan Rei itu menyerap kedua sihir milik Carl dan Lucrut.


Kedua sihir berbentuk naga milik Carl dan Lucrut itu pun langsung menghilang. "Re– Rei....!?" ucap Carl dan Lucrut bersamaan. "Ya.... tak ku sangka kalian menggunakan sihir ini....." ucap Rei. "Plak....plak.....'' Rei menggunakan sihir dimensi agar tamparan nya mengenai mereka berdua. Carl dan Lucrut tak berkata kata setelah di tampar Rei.


"Apakah Kalian tidak memikirkan diri kalian sendiri.....? kalau kalian menggunakan sihir seperti itu dan salah satu atau kalian berdua mati, bukankah ada orang yang sedih.....?" ucap Rei. "Maaf....." ucap mereka berdua dengan suara pelan. "Selamat siang para penonton..... dan saya minta maaf untuk gangguannya sedikit, dan pertandingan ini berakhir seri, kalian para penonton bisa kembali pulang dan melakukan pekerjaan kalian...." ucap Rei.


"Zinkk...." Rei pun langsung berteleport kembali ke mansion berada dengan Yuna, Nina Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, dan, Alencia. "Rei....." ucap Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia yang sambil memeluk Rei. "Aku tidak apa apa.... sekarang kita masuk dan makan siang...." ucap Rei.


"Ya.... kalau begitu kita masuk.... papa...." ucap Yuna dan Nina yang sambil menyeret tangan Rei. Yuna, Nina, Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia pun masuk ke dalam mansion. Mereka menuju ke ruang makan, dan di ruang Makan makanan sudah di siapkan oleh para pelayan.


Sementara itu di arena, Carl dan Lucrut dinyatakan menang dan para penonton pun kembali ke rumah mereka, Lucrut berjalan menuju keluar dan saat berjalan ia melihat Frans yang sedang menunggu nya. "Frans..... kenapa kau ada di sini....?" ucap Lucrut. "Ya.... kak Lucrut, Kita kembali ke toko dan makan siang, merayakan kemenangan kakak...." ucap Frans.


"Ya.... terima kasih banyak Frans" ucap Lucrut. "Tidak apa apa kak, tapi tadi kata kak Rei sangatlah benar....." ucap Frans. "Ya.... aku juga merasa begitu......" ucap Lucrut. "Ya.... kalau kak Lucrut tidak ada aku akan sangat sedih...." ucap Frans. "Ya.... maaf membuatmu khawatir dan sekarang kita makan siang aku yang traktir makan" ucap Lucrut. "Yey....." ucap Frans. Kemudian mereka berdua pun pergi untuk makan.


Sedangkan Carl yang berada di dalam kastil, ia merasa tidak bisa tenang. "Sepertinya aku telah melakukan hal yang sangat membuat Rei sangat khawatir...... tapi bagaimana aku meminta maaf....?" ucap carl yang berada di kamarnya sambil mondar mandir. Dan carl terus berpikir sambil mondar mandir di dalam kamarnya.


Mereka pun duduk dan makan siang bersama. Setelah makan siang, Rei, Yuna, Nina, Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia mereka menuju ke ruang tengah. Mereka duduk di ruang dan mika membawakan mereka beberapa cangkir teh dan menaruh beberapa cangkir tersebut di meja depan mereka.


"Ya.... kalau begitu bisa di terapkan kalau kita akan pergi dari kerajaan penyihir...." ucap Rei. "Ya.... tapi kota akan ke kerajaan mana....?" ucap Iseria. "Ya.... kita lihat....." ucap Rei yang ingin mengambil peta miliknya. "Tok.... tok.... tok...." seseorang mengetuk pintu Mansion. "Permisi...." ucap seseorang yang berada di depan pintu mansion.


Vivi pun membuka pintu dan melihat kalau Carl lah yang mengetuk pintu. "Nona Carl silahkan masuk...." ucap Vivi. "Ya.... aku masuk...." ucap Carl. Dan Vivi pun mengantarkan Carl ke ruang tengah tempat Rei, Yuna, Nina, Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia berkumpul. "Carl.... ada apa ke sini....?" ucap Rei. "A.... anu....." ucap Carl.


"Aku bicara apa....?" ucap Rei. "Maaf..... aku minta maaf untuk yang tadi....." ucap Carl. "Yang tadi....? tidak masalah aku juga minta maaf karena menampar mu tadi...." ucap Rei. "Tidak.... Rei tidak perlu minta maaf, aku juga salah....." ucap Carl. "Tidak perlu di teruskan, duduklah...." ucap Rei. "Ya...." ucap Carl yang kemudian duduk.


"Mumpung ada Carl bagaimana kalau Carl ikut....?" ucap Iseria. "Tidak masalah, tapi apakah Carl mau....?" ucap Rei. "Bagaimana Carl.....? apakah kau mau ikut....?" ucap Iseria. "Ikut....? kemana.....?" ucap Carl yang tidak tau apa apa. "Maaf maaf, aku langsung mengajukan pertanyaan sebelum menjelaskan...." ucap Iseria.


"Jadi.... Rei, Yuna, Nina, aku, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, dan Alencia, kami berpergian ke berbagai tempat, dan apakah kau mau ikut....?" ucap Iseria yang menjelaskan. "Hmm.... menjelajah......? apakah boleh kalau aku ikut.....?" ucap Carl. "Tidak apa apa....." ucap Cerise. "Ya... kalau begitu aku ikut, dan kita akan kemana....?" ucap Carl.


"Tadi kami masih berunding mau kemana...." ucap Rei. "Ya.... Carl juga ikut, kita memilih tujuan pergi...." ucap Sasaki. "Ya.... aku akan ikut....." ucap Carl. Dan Rei pun mengeluarkan peta yang di milikinya, kemudian Rei menaruh peta tersebut di tengah tengah atas meja.


.



"Hmm.... seperti biasa tujuan terdekat yaitu elf land dan human land..." ucap Rei. "Eh.... human.....? kalau kita ke Human land kita akan kembali ke kerajaan tortus.....?" ucap Sasaki. "Tidak, kita akan ke kerajaan terdekat terlebih dahulu dan kemudian kembali ke kerajaan tortus...." ucap Rei.


"Kalau begitu kita ke elf land...." ucap Sasaki. "Elf....? kenapa....?" ucap Rei. "Karena aku pernah membaca buku, elf itu ras yang hidup nya panjang dan di katakan di buku kalau elf itu kuat...." ucap Sasaki. "aku setuju ke elf Land....." ucap Iseria.