Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.221 Kembali ke Desa elf



Rei, Yuna, Nina, Claire dan Delp pergi ke tempat Iseria dan yang lainnya berada dengan mengikuti Rei dari belakang. "Hmm.... kalau kalian bisa tinggal di sebuah desa apakah kalian akan menerima.....?" ucap Rei sambil berjalan. "Bagaimana menurutmu Delp.....?" ucap Claire yang menanyakannya kepada Delp.


"Hmm.... kalau Kakak tidak masalah aku juga tidak masalah, tapi kalau ada yang menggangu kakak aku tidak akan segan memenggal kepala mereka" ucap Delp. "Wow.... santai.... jangan berkata seperti itu, aku akan membicarakannya dengan Anasta, pasti kalian akan di terima dan Anasta tidak akan menolak sama sekali" ucap Rei.


"Eh....? Anasta....? sepertinya aku pernah mendengar nama itu, tapi di mana ya....?" ucap Delp sambil berpikir. "Anasta itu bukankah nama raja elf....?!" ucap Claire. "Ya....benar sekali, dia raja elf dan entah kenapa dia kadang sangat formal kalau dengan ku" ucap Rei. "Eh....? raja elf sampai sampai bersikap seperti itu, siapa dirimu sebenarnya....?" ucap Claire.


"Aku Rei, dan nama panjang milikku adalah akagami Rei, meski berada di keluarga rambut merah entah kenapa rambut keluarga ku tidak ada yang berwarna merah selain ibuku" ucap Rei. "Keluar yang memiliki nama sama secara turun temurun, dan apakah mereka masih ada....?" ucap Delp.


"Hmm.... mereka sudah tidak ada, hanya tinggal diriku di dunia ini" ucap Rei. "Maafkan adikku yang bertanya sesuatu yang menyinggung" ucap Claire. "Tidak apa apa, aku juga tidak masalah" ucap Rei. Dan tak lama mereka pun sampai di tempat Iseria dan yang lainnya. "Hey.... kalian ada di mana....?" ucap Rei. "Ada apa Rei....?" ucap Iseria yang langsung muncul dari semak semak yang berada di samping Rei.


"Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia, Carl, Lena dan Viora mana....?" ucap Rei. "Hmm.... mereka tadi ada di sana, tapi sekarang di mana aku tidak tau" ucap Iseria. "Ya... biarkanlah, nanti mereka juga akan ke sini" ucap Rei. "Ya.... benar juga, mereka akan ke sini dan lihat ini Rei aku mendapatkan banyak" ucap Iseria yang menunjukkan beberapa dedaunan yang ia petik.


"Wow.... ada banyak sekali macam daun, dan semua ini sangat aku inginkan, terima kasih Iseria" ucap Rei. "Ya.... kalau begitu biarkan aku tidur denganmu malam ini" ucap Iseria. "Aku tolak, kau bisa tidur di kamar mu sendiri" ucap Rei. "Ya... baiklah, dan mereka berdua siapa....?" ucap Iseria yang melihat ke arah Claire dan Delp. "Mereka berdua elf yang aku temui, mereka Claire dan Delp" ucap Rei.


"Namaku Claire dan ini adikku bernama Delp, salam kenal" ucap Claire. "Ya.... aku juga, namaku Iseria" ucap Iseria yang juga memperkenalkan diri kepada Claire dan Delp. Tak lama Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa Rin, Alencia, Carl, Lena dan Viora pun sampai di tempat Rei berada. "Rei.... kami kembali" ucap mereka. "Ya....." ucap Rei.


"Danna lihat ini aku mendapatkan cukup banyak" ucap Shiko. "Aku juga mendapatkan cukup banyak, sayang" ucap Asami. "Aku juga tidak kalah dengan mereka" ucap Alencia. "Ya.... kalian bisa kumpulkan semua, nanti aku akan membuat sesuatu dengan ini" ucap Rei. "Baik Rei" ucap Cerise dan mereka pun menjadikan satu beberapa tanaman yang mereka dapatkan.


"Aku bertanya untuk mereka berdua" ucap Rei sambil menunjuk ke arah Claire dan Delp. "Oh.... dan Rei bertemu mereka di mana....?" ucap Viora. "Aku bertemu mereka di desa di tinggalkan ini" ucap Rei. "Oh... kalau begitu nanti aku akan tanya ayahku, tapi kalau itu permintaan Rei pasti dia tidak akan menolaknya" ucap Viora.


"Ya.... sekarang kita akan kembali" ucap Rei baik memasukkan semua barang yang mereka kumpulkan ke dalam sihir dimensi. Dan tak lama mereka pun berjalan bersama dan menuju ke desa. Tak lama mereka berjalan mereka pun sampai di desa. "Yosh.... kita sampai, dan Viora antarkan aku ke tempat Anasta" ucap Rei.


"Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia, Carl, dan Lena apakah kalian akan ikut atau akan kembali ke mansion....?" ucap Rei. "Hmm.... aku akan kembali dan menunggu Rei kembali ke mansion" ucap Iseria. "Kalau Cerise dan yang lainnya bagaimana....?" ucap Rei. "Aku akan ke Mansion bersama Iseria" ucap Cerise. "Aku juga Danna" ucap Shiko. "Aku juga sama akan kembali ke mansion" ucap Sasaki dan yang lainnya. kemudian mereka pun pergi ke Mansion.


"Baiklah, ikuti aku, ku rasa dia saat ini sedang berada di ruangannya untuk mengurus beberapa masalah dari desa lain" ucap Viora sambil berjalan. Rei, Yuna dan Nina, Claire dan Delp mengikuti Viora menuju ke tempat Anasta berada. Tak lama mereka pun sampai di depan rumah Viora dan Viora pun membuka pintu rumah tersebut.


"Yosh... masuklah, kita akan ke ruangan tempat ayahku berada" ucap Viora. "Eh.... tunggu dulu, kamu berkata ayah....? apakah raja elf itu ayahmu....?" ucap Claire. "Benar, raja elf itu adalah ayahku ada apa....?" ucap Viora. "Rei.... kamu tidak mengatakan kalau Viora itu putri dari raja elf" ucap Claire. "Kenapa menyalahkan aku.....? itu salah kalian sendiri tidak bertanya dulu" ucap Rei.


"Aku tidak menyangka bisa bertemu langsung dengan putri elf dan juga kita akan bertemu dengan raja elf" ucap Delp. "Ya.... terserah saja, sekarang kita langsung temui Anasta daripada nanti jadi kelamaan" ucap Rei. "Ya.... Rei ada benarnya juga, ke begitu kita ke sana" ucap Viora. dan mereka pun berjalan beberapa saat dan sampai di depan ruangan yang di dalamnya terdapat Anasta.


"Tok....tok... tok...." Viora mengetuk pintu ruangan tersebut tiga kali. "Ayah ini Viora dan Rei ingin bertemu dengan ayah" ucap Viora. "Masuk saja, tidak di kunci" ucap Anasta dari dalam ruangan. "Baik ayah" ucap Viora yang kemudian membuka pintu ruangan yang di tempati oleh Anasta. "Selamat datang di ruang kerjaku" ucap Anasta sambil melihat sebuah kertas kertas.


"Sepertinya kau sangat sibuk, kalau begitu bisa lain kali saja" ucap Rei. "Tidak.... tidak.... tidak, jangan pergi dulu, aku akan mendengarkan kenapa kamu ke sini" ucap Anasta sambil meletakkan kertas yang ia pegang. Dan Rei pun mendekat ke arah Anasta.