
"Kuro sebaiknya kau tembak lebih cepat lebih baik" bisik Rei. "Ta....Tapi....." ucap Kuro yang sedikit gagap. "Tidak ada tapi tapi an, sebaiknya lebih cepat daripada di dahului orang lain" ucap Rei. "Ya, kalau begitu nanti akan ku coba" ucap Kuro. "Ya, kalau begitu semoga berhasil, Iseria Cerise dan shiko apa kalian akan tetap di sini....?" ucap Rei sambil berjalan.
"Rei tunggu......" ucap Iseria, Cerise dan shiko yang sambil mengejar Rei. "Ya, cepat lah kalau tidak kalian akan tertinggal" ucap Rei. Iseria, Cerise dan Shiko menyusul Rei dan berjalan di samping Rei. "Rei apa yang tadi kamu bisikkan dengan Kuro....?" ucap Iseria. "Itu hal yang rahasia" ucap Rei. "Ayolah Rei....apa.....?" ucap Shiko.
"Tidak akan ku kasih tau" ucap Rei. "Hmp.... Rei tidak mau kasih tau" ucap Iseria dengan cemberut. "Ya, terserah mau kau cemberut tidak akan ku kasih tau" ucap Rei. "Tuan.... ada yang tidak beres dengan rumah di pojokan" ucap shadow demon Kepada Rei. "Hal yang tidak beres seperti apa....?" ucap Rei kepada shadow demon.
"Rei kami duluan ke mansion ya....." ucap Iseria yang berlari bersama Cerise dan Shiko. "Ya kalian duluan saja" ucap Rei. kemudian Rei duduk di samping pohon di samping nya. "Hal yang tidak beres seperti rumah itu tak ada bayangan sama sekali dan juga saya merasakan sihir di dalam rumah itu" ucap shadow demon. "Sudah ku duga, Elathan hanya memberi peringatan tapi tidak tau apa yang ada di sana" ucap Rei.
"Apa yang anda maksud....?" ucap shadow demon. "Monster..... rumah itu hanyalah ilusi dan di atas tanah monster itu seperti terdapat lubang" ucap Rei. "Monster.....? tapi kenapa monster itu tidak menyerang desa.....?" ucap shadow demon. "Monster itu sudah ada lebih lama dari pada desa dan monster itu selama ini hanya memakan serangga dan hewan hewan" ucap Rei.
Dan terlihat ada seorang wanita yang sedang berjalan dan dia melihat Rei. "Hoy..... Rei..... apa kabar.....?" ucap Sasaki dari kejauhan dan Sasaki pun berlari mendekat ke Rei. "Oh, Sasaki kenapa kau ada di sini.....?" ucap Rei.
"Seperti nya ada yang aneh, berarti orang yang menculik ada di rumah itu ya....." ucap Sasaki yang langsung berlari ke rumah di pojokan. "Ck, Sudah ku bilang jangan ke sana....." ucap Rei yang ikut berlari mengikuti Sasaki. "Hahaha.... kalau pelakunya ku tangkap kau juga akan ku tangkap karena melindungi seorang penjahat.l" ucap Sasaki.
"Aku tidak melindungi penjahat, tapi aku menjauhkan orang agar tidak ke rumah itu....." ucap Rei. "Tapi kenapa....?" ucap Sasaki yang masih berlari. "Kalau ada yang ke sana pasti akan terjadi hal yang sangat tidak baik" ucap Rei. "Hahahah..... kau pasti hanya beralaskan" ucap Sasaki. "Ck, aku terlambat....." ucap Rei yang melihat Sasaki memasuki teras rumah tersebut.
Sasaki yang telah menginjak teras rumah tersebut langsung seperti terjatuh masuk ke bawah tanah. "Ck, seperti aku harus menyelamatkan Sasaki dan menyelesaikan urusan rumah ini" ucap Rei sambil tenggelam ke dalam tanah karena menginjak teras rumah tersebut.