Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.233 Cucu



"Sihir penyembuhan: Healing" rei menggunakan sihir untuk menyembuhkan orang yang terpental itu. ''Terima kasih banyak tuan Rei...." ucap orang tersebut. "Tidak apa, ini bukan apa apa" ucap Rei. Iseria dan sang raja saling berpelukan karena ini pertemuan mereka setelah waktu yang cukup lama.


"Hah.... maaf mengganggu reuni ayah dan anak, tapi ratu ada di mana.....? aku tidak melihatnya saat ke sini" ucap Rei. "Maaf nak Rei, istriku ada biasanya jam segini dia sedang bersantai sambil melihat di taman" ucap raja. "Oh.... jadi begitu, baiklah itu sudah menjawab pertanyaan ku" ucap Rei. "Papa.... papa.... dia siapa.....? kenapa dia memeluk kak Iseria.....?" ucap Yuna dan Nina.


"Dia adalah raja, dia papa dari Iseria jadi bukankah sudah biasa.....?" ucap Rei. "Ya.... papa... berarti sama seperti Yuna dan Nina ke papa...." ucap Yuna dan Nina. "Hmm.... yah bisa di bilang seperti itu" ucap Rei. "Tunggu nak Rei, dua anak itu tadi bilang ke kamu papa kan....?" ucap raja. "Ya.... ada apa memang nya....?" ucap Rei. "Aku harus memberi tau kepada istriku....." ucap raja yang sambil berlari keluar dari ruangan tersebut.


"Ada apa....? kenapa anda berlari....?" ucap Rei kepada raja yang berlari. "Yey.... sekarang aku mempunyai cucu...." ucap raja yang heboh dan menuju ke tempat ratu berada. "Ya.... ampun ada kesalahpahaman, hey.... kau antarkan ke tempat ratu sebelum kesalahpahaman ini menjadi lebih besar" ucap Rei kepada orang yang mengantarnya tadi.


"Baik.... siap.....!! saya akan antarkan anda ke tempat ratu" ucap orang itu yang langsung berdiri. "Ya.... terima kasih" ucap Rei. "Tidak perlu tuan Rei, baiklah silahkan ikuti saya" ucap orang itu. "Baiklah" ucap Rei, dan kemudian mereka berlima pun berjalan untuk ke tempat ratu berada. Tak lama mereka pun sampai di tempat nya.


Dan di sana raja sudah berada di tempat ratu berada dan mereka berdua terlihat sedang berbincang satu sama lain. "Istriku apakah kamu tau" ucap raja. "Ada apa memang nya....? kamu terlihat sangat heboh" ucap ratu. "Ya.... mau bagaimana lagi, karena kita sudah punya cucu" ucap raja. "A.... apa....?!" ucap ratu yang berhenti karena terkejut.


"Jadi sekarang kita sudah memiliki cucu....?" ucap ratu yang melanjutkan perkataannya setelah berhenti sejenak. "Ah.... aku merasa sudah terlambat" ucap Rei yang baru mendekat ke raja dan ratu. "Ah.... kebetulan sekali, Rei siapa nama dari cucu kami....?" ucap raja. "Ah.... sepertinya ada sedikit kesalahan pahaman" ucap Rei. "Kesalahpahaman.....?" ucap ratu yang bingung.


"Akan aku jelaskan" ucap Rei yang kemudian duduk. Iseria pun duduk di kursi kosong yang ada di sana, sedang Yuna dan Nina juga ikut duduk di pangkuan Rei. "Yah.... tadi anda bilang cucu kan" ucap Rei. "Ya.... jadi mereka berdua ya....?" ucap ratu. "Bukan, Mereka berdua bukan anak dari Iseria" ucap Rei. "Terus....?" ucap ratu yang tambah bingung. "Maka dari itu aku bilang kalau ada kesalahpahaman tadi...." ucap Rei.


"Tadi raja bertanya kalau mereka berdua apakah anakku, dan aku bilang iya, akan tetapi aku belum pernah melakukan hal itu" ucap Rei. "Oh.... kalau begitu mereka berdua....?" ucap raja dan ratu. "Mereka anak yang aku adopsi, dan juga aku tidak akan melakukan hal seperti itu sebelum menikah" ucap Rei. "Oh.... jadi begitu, sekarang aku sudah paham, berarti ini kesalahan raja" ucap ratu.


"Tidak terlalu, hanya kerena kerajaan ini sejalan dengan tempat perjalanan selanjutnya, dan juga setelah ke sini aku mendapatkan kesibukan tambahan" ucap Rei. "Oh.... selanjutnya kamu akan ke mana....?" ucap ratu. "Yah..... kalau jadi, tidak selanjutnya pasti akan ke kerajaan dark elf" ucap Rei. "Dark elf kah..... sudah lama tidak mendengar tentang kerajaan itu" ucap raja.


"A,pakah terjadi konflik sosial di kerajaan itu atau terjadi perang saudara.....?" ucap Rei. "Tidak, terkadang setiap tahunnya ada sebuah berita tentang kerajaan itu, tapi tahun ini tidak ada sama sekali" ucap raja. "Hanya setiap tahun....? apakah kerajaan itu sangat terisolasi....?" ucap Rei. "Tidak, dark elf adalah kerajaan yang kebanyakan tidak hampir semua hal yang di lakukan berada di bayang bayang" ucap raja.


"Jadi bisa di bilang, banyak pekerjaan di kerajaan itu sebagai assassin" ucap Rei. "Ya.... bisa di bilang seperti itu" ucap raja. "Berarti Lena itu juga termasuk assassin....?" ucap Iseria. "Lena....? siapa dia....?" ucap raja dan ratu bersamaan. "Oh... dia teman kami, dia adalah dark elf yang tidak sengaja bertemu kemarin dan karena sejalan ke tempat dari elf jadi dia ikut kami" ucap Rei.


"Oh... begitukah, kau cukup bertemu dengan banyak orang di berbagai tempat" ucap raja. "Ya.... karena juga namanya perjalanan" ucap Rei. "Oh.... ya di dark elf tidak semua menjadi assassin, anggota kerajaan dan beberapa bangsawan tidak menjadi assassin melainkan mereka lebih ke perekonomian kerajaan" ucap raja. "Begitukah, jadi yang memainkan perekonomian itu raja, anggota kerajaan dan beberapa bangsawan, terima kasih atas informasinya" ucap Rei.


"Tidak apa, ini juga tidak terlalu penting, dan juga untuk memulai perang dengan kerajaan dark elf adalah tindakan yang sangat bodoh" ucap raja. "Apakah sangat kuat kerajaan itu....?" ucap Rei. "Tidak hanya kuat, di sana adalah tempat para assassin profesional, dalam semalam suatu kerajaan yang melawan mereka bisa langsung di ambang kehancuran karena raja, anggota kerajaan dan bangsawan akan langsung meninggal karena racun atau di bunuh pada satu malam" ucap ratu.


"Itu sama seperti pembantaian, dan juga berarti hampir tidak memiliki kelemahan kerajaan dark elf ini" ucap Rei. "Tidak, masih ada, kalau kau memiliki uang kau bisa dengan mudah menyewa mereka untuk membunuh para dark elf di kerajaan dark elf" ucap raja. "Jadi seperti mengadu domba" ucap Rei. "Adi domba....?" ucap Iseria yang tidak tau. "Bisa di bilang menyuruh orang dark elf untuk membunuh dark elf lain dari dalam kerajaan" ucap Rei.


"Oh.... begitu, bukankah itu adalah hal yang jahat....?" ucap Iseria. "Yah.... apabila perang apapun pasti akan di lakukan untuk mencapai kemenangan" ucap Rei. "Ya.... tidak salah juga perkataan nak Rei" ucap raja.