Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.124 Budak



"Raja dan Ratu lihat dengan baik, ini salah satu dari rahasia ku" ucap Rei. dan ia memperlihatkan bahwa Rei bisa berubah menjadi berbagai ras. "A.... apa....? aku belum pernah melihat orang bisa berubah ras" ucap raja. "Itu bukan ilusi kan...." ucap ratu. "Ya ... bukan ilusi, itu nyata" ucap Rei.



"Hebat.....!!! aku tidak tau kalau ada orag yag seperti Rei...." ucap raja. "Karena urusan di sini sudah selesai, saya pamit permisi" ucap Rei. dan Rei seketika menghilang, ia berteleport ke Mansion Duke di kota yang kumuh. Saat Rei datang, shadow demon dan Elathan menghormat kepada Rei.


"Bagaimana.....?" ucap Rei. "Sudah selesai tuan, tidak ada bawahan dari Duke yang masih hidup" ucap Elathan. "Ya.... kerja bagus" ucap Rei. "Dan lagi tuan saya sudah mengumpulkan para budak Duke" ucap shadow demon. "Bisa kau temukan aku dengan mereka" ucap Rei. "Baik tuan....." ucap shadow demon.




Shadow demon pun mengantarkan Rei kepada para budak Duke. Dan Rei pun sampai di suatu ruangan yang di gunakan shadow demon untuk mengumpulkan para budak. Rei melihat ada banyak wanita yang di jadikan budak oleh duke dan mereka hanya di gunakan untuk kesenangan nya.


"Hmm..... seperti nya ada banyak yang mental nya tidak stabil karena perbuatannya Duke" ucap Rei. "Mereka mau di apakan tuan.....?" ucap Elathan. "Hmm.... mau di apakan ya....." ucap Rei yang sedang berpikir. kemudian ia mendekat ke para budak tersebut. "Yo.... bagaimana keadaan kalian....?" ucap Rei yang sambil tersenyum.


"Kau bebas mau apakan kami....!!" ucap salah satu budak. "Hmm.... Elathan tolong jaga mereka sebentar ya..... aku akan pergi sebentar" ucap Rei. "Baik tuan....." ucap Elathan. Rei pun berteleport ke tempat penjualan di kerajaan naga. "Wah.... ada banyak sekali...." ucap Rei. "Hey nak apa kau baru pertama kali ke sini.....?" ucap salah satu pedagang.


"Ya.... paman, ini pertama kali aku kesini, oh ya paman apa aku boleh bertanya di mana tempat untuk membeli pakaian....?" ucap Rei. "Oh kalau pakaian kau tinggal lurus saja nanti akan terlihat" ucap naga penjual. "terima kasih paman, oh ya paman setiap buah harganya berapa....?" ucap Rei. "Kau tertarik....? satu buah seharga dua koin perunggu, semua harga sama" ucap naga penjual.


"Ya kalau begitu paman akan ku beli semua, berapa.....?" ucap Rei. "Hmm.... semua seharga 50 koin emas" ucap naga penjual tersebut. "Sihir Dimensi\= Space dimension" semua buah yang di jual oleh naga itu pun masuk ke dalam space dimension milik Rei. "Ini paman uangnya" ucap Rei sambil memberikan dua koin platinum. "Kalau begitu sampai jumpa paman" ucap Rei yang pergi sambil tersenyum.


"Hey..... bukankah ini kebanyakan....?" ucap naga penjual tersebut, akan tetapi Rei sudah sangat jauh.


"Anak yang lumayan aneh...." ucap naga penjual tersebut. "Tapi ya aku bersyukur ada yang beli dan juga pendapat kali ini sangat banyak daripada beberapa hari kemarin" ucap naga penjual. "Ini dia toko pakaian" ucap Rei yang sudah menemukan toko pakaian. "Cling cling..." saat Rei mendorong pintu toko tersebut, lonceng yang terpasang di pintu berbunyi.


"Selamat datang di toko kami" ucap para pekerja. "Satu pakaian biasa tapi dengan bahan bagus harganya berapa....?" ucap Rei. "Ada dua macam, yang ini harganya 10 koin perak dan yang satunya 50 koin perak, anda minat yang mana....?" ucap kasir toko tersebut. "Hmm.... kalau begitu yang harganya 50 koin perak sebanyak 30" ucap Rei.


Dan para pekerja pun menyiapkan 30 pakaian dengan harga 50 koin perak. "Ini...." ucap Rei yang menaruh satu koin platinum dan ia mengambil 30 pakaian yang telah di siapkan, setelah itu Rei keluar toko pakaian tersebut. "Kak.... lihat ini ko....koin platinum" ucap salah satu pekerja yang terkejut melihat koin platinum.


"Iya.... pertama kali dia datang aku meremehkan nya, tapi setelah melihat koin platinum ini aku jadi penasaran siapa dia....." ucap pekerja yang satu lagi. "Yosh.... sekarang sudah cukup" ucap Rei dan ia berteleport kembali ke Mansion Duke. "Yosh ... aku kembali dengan gaya....." ucap Rei. "Selamat datang tuan" ucap Elathan dan shadow demon.


"Kalian gantilah dengan ini" ucap Rei sambil memberikan 30 pakaian yang baru saja ia beli. "Elathan dan shadow demon ayo keluar, kalian kalau selesai temui aku, ya....." ucap Rei. dan kemudian Rei, Elathan, shadow demon pun keluar dari ruangan tersebut. "Hah.... kraugg... kraugg..... Kraugg....." Rei makan sebuah apel.


"Apa kalian mau....?" ucap Rei menawarkan apel kepada Elathan dan shadow demon. "Tidak tuan, kami tidak bisa makan makanan anda" ucap Elathan. "Tidak perlu sungkan, ini untuk kalian" ucap Rei sambil memberikan masing masing satu buah apel ke tangan Elathan dan shadow demon. "Terima kasih banyak, tuan" ucap Elathan dan shadow demon.


Dan 30 mantan budak Duke itu keluar dari ruangan dan juga mereka telah berganti baju yang layak. "Ini untuk kalian, di makan jangan sungkan" ucap Rei sambil memberikan satu orang beberapa macam buah yang telah ia beli. "Jangan bercanda....!!! kau berbuat baik di awal dan pasti akan melakukan hal yang sama seperti orang itu" ucap salah satu budak yang marah.


"Whoaam..... aku tidak ada niatan seperti orang itu, dan juga aku tidak akan melakukan hal itu dengan orang lain" ucap Rei. "Kenapa....?" ucap budak tersebut. "Aku sudah punya tunangan" ucap Rei dengan santai. "Lebih baik kalian makan itu, Kelian beberapa hari ini belum Makan kan" ucap Rei. "tapi apa yang kau dapatkan dengan memberikan ini kepada kami....?" ucap budak.


"Hmm.... apa yang ku dapat ya....? bisa jadi suatu hari nanti kalian bisa jadi orang yang sukses kan tidak ada yang tau bagaimana takdir kalian nanti" ucap Rei. "Tapi kenapa kau menolong kami....?" ucap budak. "Hmm.... apakah aneh kalau raja masa depan membantu rakyat nya....?" ucap Rei. "Raja masa depan....? apa maksud nya....?" ucap budak.


"Aku bertunangan dengan putri kerajaan ini" ucap Rei. "Kami tidak lah pantas mendapatkan ini" ucap salah satu budak yang lain. "Hmm... kalau mau tambah bilang saja, aku masih ada di sini sampai sore nanti" ucap Rei. "Apakah saya boleh minta lagi...? saya belum kenyang" ucap budak. "Ya.... ini ambil" ucap Rei yang memberikan dua kali lebih banyak dari pertama kali memberi budak tersebut. "Terima kasih" ucap budak tersebut.