
"Cincin ini buat apa Rei....?" ucap Kuro. "Cincin ini buat kau melamar Letica" ucap Rei. "Rei.... kau sampai menyiapkan ini untuk ku.... terima kasih ya....." ucap Kuro dan kemudian meninggalkan Rei. Dan Rei pun masuk ke dalam mansion.
"Rei.... kamu sudah datang....." ucap Iseria. "Danna silahkan duduk....." ucap Shiko. Rei pun duduk di kursi. "Ini Rei silahkan di nikmati" ucap Cerise yang menaruh sebuah kue di meja. "Kalian Bertiga yang membuat nya ya....." ucap Rei. "bagaimana Rei tau.....?" ucap Iseria. "Kalau ini kue buatan kalian bertiga, berarti kalian juga harus mencicipi kue ini" ucap Rei.
Kemudian Iseria, Cerise dan Shiko pun ikut duduk dan Rei memotong kue itu dan di bagikan. Sesaat mau mencoba kue buatan Iseria Cerise dan Shiko terdapat kekacauan di desa tersebut. "Aaaaaaa......!!!!" suara teriakan dari para penduduk. "Ada apa.....?" ucap rei yang sedikit kebingungan.
"Rei biar kami yang akan menangani kejadian ini....." ucap Iseria. "Danna tetap di sini saja" ucap Shiko. Iseria dan Cerise memanggil hewan iblis dan langsung bergegas menuju sumber kekacauan di desa. Sedangkan shiko menumbuhkan sayap nya dan juga langsung pergi.
Kekacauan di desa di sebabkan oleh seorang dengan kekuatan yang aneh. Orang yang membuat kekacauan itu di hadang oleh Sasaki dan Kuro. dan tak lama Iseria Cerise dan Shiko pun datang di tempat tersebut.
"Sihir rantai\= chain link" Lima rantai keluar dari tangan orang tersebut dan mengikat Kuro, Sasaki, Iseria, Cerise dan Shiko. "Aarrgg..... rantai apa ini....?" ucap Iseria yang tidak bisa bergerak. "Xixixixi...... semakin lama kalian terikat Rantai nyawa kalian akan semakin terancam" ucap orang tersebut.
"Tadi katanya tidak memerlukan bantuan ku...." ucap Rei. "Itu karena kami tidak tau kalau musuhnya sekuat ini" ucap Shiko. "Sihir es\= ice chips" Rei membuat sebuah keping es dan melancarkan Serangan pada rantai yang mengikat Kuro, Sasaki, Iseria, Cerise dan Shiko.
Saat es bertabrakan dengan rantai es tersebut menghilang dan rantai masih sangat utuh. "mustahil rantai milikku akan memakan semua sihir di sekitar nya" ucap orang tersebut. "Memakan sihir kah...." ucap Rei. dan Rei mengambil sebuah pistol nya.
"Doorr.....doorrr......dooorr.....doorrrr...... dooor..... " Rei melancarkan tembakan dan membuat rantai itu putus. "Shadow Demon lakukan...." ucap Rei memerintah shadow demon. Shadow demon pun membawa Kuro, Sasaki, Iseria dan yang lainnya. dan juga Shadow Demon mengurung orang tersebut di tengah kepungan tiang.
"Beraninya kau menyentuh keluarga ku....." ucap Rei. "Sihir Dimensi\= dimension Slash" sebuah tebasan yang langsung membuat seseorang tersebut terbelah menjadi dua. "sekarang sudah selesai tinggal kembali" ucap Rei. dan seketika Rei, dan yang lainnya di kelilingi oleh penduduk desa.
"Tuan, boleh tau nama anda siapa....?" ucap ketua desa. "Namaku Rei....." ucap Rei menjawab begitu saja. "Bersorak untuk tuan Rei yang telah menyelamatkan kita dari penjahat yang akan merusak desa" ucap ketua desa. Rei pun mendapat sorakan dari para penduduk desa.