Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.147 Masalah



Do pagi hari nya, Rei dan yang lainnya pun bangun dan mencuci muka. Mereka pun berjalan ke arah ruang makan bersama dan setalah Sampai di ruang makan mereka duduk di kursi yang biasa mereka duduki dan para pelayan sedang menyiapkan makanan. Tak lama para pelayan pun selesai menyiapkan makanan, dan mereka pun sarapan pagi bersama.


Setelah makan pagi ada seorang utusan dari kerajaan yang mengetuk pintu Mansion. "Tok..


tok....tok..." seseorang yang merupakan utusan dari kerajaan itu mengetuk pintu Mansion. Dan Rei pun langsung berjalan ke arah pintu mansion. Rei langsung membuka pintu mansion dan di depan pintu terdapat orang dari utusan kerajaan. "Ada apa....?" ucap Rei.


"Saya ke sini ingin menyampaikan pesan dari para petinggi, untuk seseorang bernama Rei beserta orang orangnya untuk pergi ke kastil kerajaan" ucap utusan kerajaan itu. "Ya... kami akan segera ke sana" ucap Rei. Dan setelah mendengar itu utusan dari kerajaan itu pun langsung pergi untuk kembali ke kastil kerajaan.


"Ada apa Rei....?" ucap Iseria. "Aku dan kalian semua di suruh untuk ke kastil kerajaan" ucap Rei. "Eh.....? ada apa....?" ucap Cerise. "Ya... kita ke sana dulu nanti kita akan tau apa yang membuat kita di panggil" ucap Rei. Dan mereka pun bersiap siap, setelah itu mereka langsung pergi ke kastil kerajaan. Tak lama mereka pun sampai di depan kastil kerajaan.


Mereka pun di antarkan untuk menemui para petinggi di ruang kerajaan. Dan mereka yang sudah berada di ruangan itu, di saja juga terdapat Andre yang di bagian mukanya ada beberapa bekas pukulan. "Mereka yang melukai ku....." ucap Andre yang menyakinkan para petinggi kerajaan untuk melampiaskan kemarahannya. "Apakah benar anda sekalian yang memukul pangeran Andre....?" ucap salah satu petinggi.


"Ya... aku yang melukai nya, ada apa....?" ucap Rei dengan sangat tenang. "Sialan .....! apakah kau tidak bisa sopan sedikit dengan anggota kerajaan....!!!!" ucap salah satu kesatria kerajaan yang menjaga di tempat itu. Rei pun langsung melirik ke arah kesatria itu. "Apakah kau bisa diam....?" ucap Rei. Dan saat Melihat mata Rei para kesatria itu langsung tidak bisa berkata apa-apa, tubuh mereka gemetaran karena rasa takut.


"Kau langsung mengakui nya, sekarang masukkan dia ke penjara....!!" ucap pangeran Andre. "Tunggu sebentar pangeran, Kita harus mendengarkan kejadian dari dia pihak" ucap salah satu petinggi kerajaan. "Kan aku sudah bilang, di jalan tidak sengaja aku melakukan kesalahan dan mereka memukuli ku tanpa ampun" ucap Andre. "Cerita sebenarnya bukan seperti itu....!!" ucap Iseria. "Ssssttt....." ucap Rei dengan jari telunjuk menempel di bibir nya.


"Jadi dari cerita Andre, menjelaskan bahwa Andre yang menjadi korban, tapi di pihak lain Rei dan yang lain menjadi korban Andre, jadi siapa yang benar....?" ucap Rin yang baru datang dan langsung duduk di singgasana. "Hahaha.... ya jelas aku yang menjadi korban, bagaimana mungkin orang yang menjadi korban tidak terluka sama sekali" ucap Andre.


"Luka luar hanya bisa di lihat dengan mata, tapi kalau luka dalam, luka hati tidak bisa di lihat dengan mata" ucap Rei. "Sialan.....!!! diam kau, apakah kau tidak bisa lebih sopan dengan para anggota kerajaan....?!!!" ucap salah satu petinggi. "Dari tadi kalian selalu bicara, sialan sialan sialan, kami punya nama, dan apakah kalian tidak bisa melihat perbedaan kekuatan....?" ucap Rei.



Mata kanan dan kiri Rei hanya bisa di lihat dengan mata berkekuatan, dan mata orang biasa tidak bisa melihat perubahan mata Rei. "Sweesh...." secara seketika semua orang yang ada di sana melihat sebuah kehancuran di pulau Demi-God land itu.


"A.... apa apaan itu....?" ucap panglima kesatria yang ada di sana. "Itu adalah salah satu dari gambaran masa depan" ucap Rei. "Hah... masa Depan....? pasti itu hanya ilusi Tingkat rendah" ucap bangsawan yang di mempercayai Rei. Rei pun melepaskan seperempat energi sihir yang miliki. Energi sihir milik Rei itu berbentuk seperti pilar yang menjulang ke langit, dan besar energi sihir yang terpancar sebesar ukuran area kastil kerajaan.


"Akh.... aku tidak bisa bernafas" ucap para bangsawan sampai prajurit Yang ada di sana, mereka kesulitan untuk bernafas karena tekanan energi sihir milik Rei yang sangat hebat. "Ah..... sangat jauh dari ekspektasi ku, kekuatan ini, sangat hebat" ucap Rin yang tidak menerima efek seperti yang lainnya. "Akh.... apa apaan ini, hoekkk......" ucap Andre yang langsung muntah di karenakan pusing di akibatkan energi sihir milik Rei.


Yuna, Nina, Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami dan Cisa tidak apa apa meski karena mereka tidak terlalu merasakan energi sihir milik Rei. "Papa.... semua orang kenapa....?" ucap Yuna. "Ya.... ini bisa di bilang, perbedaan kekuatan" ucap Rei. "Berarti papa sangat kuat...." ucap Nina. "Ya, bisa di bilang begitu" ucap Rei.


Dan di luar kastil kerajaan, para ras angel semua melihat keluar dan mereka melihat ke arah kastil kerajaan. "Wah..... energi sihir yang sangat hebat dan sangat suci" ucap para angel yang Melihat energi sihir Rei dari luar kastil. "Hey.... apakah kamu melihat itu Frey....?" ucap ayah Frey. "Iya ayah, ada apa dengan energi sihir itu....?" ucap Frey.


"Kekuatan suci nya itu adalah kekuatan suci murni, kalau bisa ayah ingin Frey menikahi orang itu dan menjadi pengganti ayah sebagai raja para angel" ucap ayah Frey. "Tapi apakah ayah serius....?" ucap Frey. "Kalau Frey tidak ingin ya ayah tidak akan memaksamu Frey" ucap ayah Frey. "Baik, ayah akan aku lihat siapa yang memiliki kekuatan itu" ucap Frey yang kemudian terbang ke arah kastil kerajaan.


"Akan akan melindungi hal yang ingin aku lindungi, dan aku akan melindungi meski harus menghancurkan sebuah kerajaan, atau menjadi musuh dari seluruh dunia" ucap Rei. "Rei....." ucap Cisa yang sangat mengetahui kalau kata kata Rei berisi dengan tekad yang kuat. Dan setelah mendengar itu, rasa cinta Iseria, Cerise, Shiko Sasaki, Asami dan Cisa kepada Rei meningkatkan.


"Baiklah, kalau begitu apakah kau bisa menghilangkan energi sihir ini....?" ucap Rin. "Ya...." ucap Rei yang menghilangkan energi sihir yang terpancar. "Dan Sekarang ceritakan cerita yang sebenarnya'' ucap Rin. dan mereka pun menceritakan cerita yang sebenarnya dan pada akhirnya pangeran andre yang telah melakukan hal keji itu pun di beri hukuman yang lumayan berat. dan sebagainya permintaan maaf kepada Rei, beserta yang lainnya, mereka di sambut dengan sangat baik di istana.