Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.197 Pengakuan Dari Carl



Frans yang berlari dengan membawa potion menuju ke rumah Lucrut. Dan tak lama Kane pun sampai di depan rumah Lucrut. "Hah.... hah.... hah.... akhirnya sampai....." ucap Frans. "Tok.... tok... tok...." Frans mengetuk pintu rumah Lucrut tiga kali. "Kak Lucrut, aku masuk....." ucap Frans yang masuk ke dalam rumah Lucrut.


Dan setelah masuk ke dalam rumahnya Lucrut, Frans menuju ke kamarnya Lucrut. Di kamarnya Lucrut, ia sedang berbaring dengan beberapa luka di tubuhnya. Dan Frans pun masuk ke dalam kamar Lucrut. "Oh.... Frans kah.... aku kira siapa...." ucap Lucrut. "Ya... kak Lucrut aku membawa ini......" ucap frans.


"Apa itu....?" ucap Lucrut. "Potion yang di berikan oleh kak Rei untuk kak Lucrut...." ucap Frans. "Rei....? dimana dia.....?" ucap Lucrut. "Kak Rei tidak ada di sini, dia ada tamu dan tidak bisa ke sini...." ucap Frans. "Oh.... ya tidak apa apa....." ucap Lucrut. Kemudian Frans memberikan potion yang ia bawa ke atas meja samping tempat tidur.


"Kak Lucrut coba kakak minum satu botol, kalau kata kak Rei potion ini akan menyembuhkan luka ......" ucap Frans. "Eh....?! potion penyembuhan....? bukankah itu sangat mahal....? kenapa Rei memberikan ini kepada ku....?" ucap Lucrut. "Kak Lucrut, mending kakak minum untuk menghargai karena kak Rei telah memberikan ini...." ucap Frans.


"Ya.... kau ada benarnya...." ucap Lucrut. Dan Lucrut pun mengambil satu botol potion dan Lucrut langsung meminumnya. "Gleg.... gleg... gleg...." Lucrut meminum satu botol potion. "Ah..... rasanya enak...." ucap Lucrut. Dan secara perlahan luka milik Lucrut sembuh. Dan beberapa saat luka Lucrut pun menghilang, dan Lucrut kembali sehat.


"Wow.... kak Lucrut sudah sembuh...." ucap Frans. "Ya.... rasanya tubuhku sudah baikan...." ucap Lucrut. Kemudian Lucrut berdiri si samping tempat tidur. Lucrut pun menggerakkan tubuhnya. "Wow.... lihat Frans aku sudah baikan" ucap Lucrut. "Ya.... Kai, tapi kak Lucrut masih harus istirahat...." ucap Frans. "Apakah tidak apa apa....? kalau kita buka toko besok pagi....?" ucap Lucrut.


"Tidak apa apa..... yang penting kakak sudah sembuh...." ucap Frans. "Tapi bagaimana dengan uang untuk membeli beberapa makanan....?" ucap Lucrut. "Kakak tenang saja, kak Rei memberikan beberapa potion kepada ku, aku bisa menjual itu dan mendapatkan uang...." ucap Frans. "Jadi kau juga di kasih....?" ucap Lucrut. "Ya.... aku juga di kasih" ucap Frans.


"Ya.... baguslah kalau begitu...." ucap Lucrut. "Ya .... kalau begitu aku akan pergi untuk menjual potion ini, dan aku akan pulang kak" ucap Frans. "Ya...." ucap Lucrut. Kemudian Lucrut mengantarkan Frans sampai luar rumah. Dan setelah keluar, Frans pergi untuk menjual potion dan membeli makanan. Sedangkan, Rei, Yuna dan Nina yang sudah kembali ke mansion.


Rei, Yuna dan Nina pun berjalan ke ruang tamu, dan mereka pun duduk. "Dan sekarang bisa ka katakan Carl...." ucap Rei. "Ya.... akan aku katakan....." ucap Carl. "Katakan saja Carl...." ucap Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, dan Alencia. "Ya...... Rei sebenarnya aku...." ucap Carl. "Ya..... sebenarnya apa....?" ucap Rei.


"Aku mencintaimu Rei....." ucap Carl. "Eh.....?!" ucap Rei yang kemudian terdiam sejenak "Apakah aku tidak salah dengar....?" ucap Rei. "Tidak.... tolong jangan membuat ku mengatakan nya kembali karena rasanya malu...." ucap Carl dengan muka yang merah merona. "Uhh..... jawabnya bagaimana ya....." ucap Rei yang sedikit bingung.


"Ya.... tutup saja matamu" ucap Rei. "Baiklah...." ucap Carl yang kemudian menutup mata. Clak...." terdengar suara Rei melakukan petik jari. "Dan sekarang kau bisa buka matamu...." ucap Rei. "Ya...." ucap Carl yang kemudian membuka matanya. "Apa yang telah terjadi....?" ucap carl. "Coba Lihat di jari manis di tangan kananmu...." ucap Rei.


Dan Carl melihat ke tangan kanannya. "Eh.....? cincin....? sejak kapan ada cincin di jari ku....?" ucap carl. "Aku yang memberikan nya...." ucap Rei. "Bagus sekali...... terima kasih Rei" ucap Carl. "Ya.... sama sama...." ucap Rei. Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, dan Alencia berdiri dan kemudian mendekat ke arah Rei.


"Meskipun aku tidak masalah kalau Rei memiliki beberapa istri, tapi aku tidak akan kalah....." ucap Iseria. "Ya.... aku juga...." ucap Cerise. "Cintaku dengan Danna tidak akan kalah dari siapapun...." ucap Shiko. "Ya.... aku mengerti" ucap Rei. "Papa....." ucap Yuna dan yang kemudian memeluk Rei. Carl yang melihat itu pun tersenyum tipis.


"Carl kau tersenyum..... itu membuat mu imut saat tersenyum...." ucap Rei. "Eh....." ucap Carl yang langsung menunduk dengan wajah nya yang memerah. "Carl yang tersipu sangat imut...." ucap Alencia yang berada di belakang Carl. "Eh.... kecepatan mu bertambah Alencia...." ucap Rei. "Hehehe....." ucap Alencia. Kemudian Rei pun berdiri.


"Rei mau kemana....?" ucap Cerise. "Aku mau ke pemandian...." ucap Rei. "Papa.... Yuna dan Nina ikut...." ucap Yuna dan Nina. "Ya.... ayo...." ucap Rei. "Yey....." ucap Yuna dan Nina yang kemudian menggandeng tangan Rei. Rei, Yuna dan Nina pun pergi menuju ke pemandian. "kalau begitu kita juga ke sana...." ucap Iseria. "Ya....." ucap Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, dan Alencia.


"Eh..... apakah ada Pemandian....?" ucap Carl. "Ya.... ada kok, bagaimana kalau Carl juga ikut...." ucap Iseria. "Ya.... semakin bagus kalau Carl ikut...." ucap Cerise. "Ya.... tidak apa apa, carl ikut saja" ucap Shiko. "Ya.... pemandian air panas itu enak....." ucap Sasaki. "Ya.... bisa menghilangkan rasa capek...." ucap Asami. "Ya.... baiklah kalau begitu" ucap Carl.


Sementara itu Rei, Yuna dan Nina sebelum ke pemandian mereka ke dapur. "Vivi bisa ke sini sebentar....?" ucap Rei. "Baik, ada apa tuan...." ucap Vivi yang sudah berada di depan Rei. "Tolong untuk menambah porsi makanan malamnya" ucap Rei. "Baik, tuan akan kami lakukan" ucap Vivi. "Ya.... terima kasih banyak" ucap Rei.


"Sama sama tuan..." ucap Vivi. Kemudian, Rei, Yuna dan Nina pun berjalan menuju ke pemandian. Sementara itu, Iseria, Cerise Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia dan Carl sudah ada di dalam Pemandian air panas pertama yang sering di gunakan Rei. "Yosh.... kalau begitu kita lepas baju dan gunakan handuk ini..." ucap Iseria yang ngajari Carl. Setelah itu Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia dan Carl pun masuk ke dalam Pemandian.