
Rei Berjalan menuju pintu depan mansion. "Tuan anda mau kemana...?" ucap Mika. "aku mau keluar sebentar Tolong jaga mansion ini ya" ucap Rei. kemudian Rei berjalan keluar mansion.
Rei keluar mencari bahan seperti lempengan besi dan juga kaca. setelah rei mendapatkan bahan tersebut Rei berjalan untuk kembali ke mansion. akan tetapi Rei melihat ada beberapa anak anak yang kelihatan nya sangat kotor.
"Hmm... apakah itu anak anak yang di tinggal kan....?" ucap Rei yang melihat anak anak tersebut. "Sihir angin\=Wind Tread" Rei menghilang seperti angin dan melihat di daerah sana.
"Oh.... seperti nya ada panti asuhan, tapi kelihatannya panti asuhan itu sudah sangat tua" ucap Rei. dan anak anak panti tersebut berdiri menunggu bahan sisa makanan yang tidak terjual oleh para pedagang.
Akan tetapi ada seorang perempuan yang memberikan beberapa makanan kepada panti asuhan tersebut. "Hmm....aku harus melakukan sesuatu" ucap Rei. kemudian rei pergi ke guild pedagang.
"Tap...." Rei menghilang kan efek sihir angin dan ia berada di depan guild pedagang. "Kreeek...." Rei membuka pintu guild pedagang. ia di sambut oleh resepsionis guild. "Ada perlu apa...?" ucap resepsionis.
"Aku mau beli tanah untuk membuat perdagangan" ucap Rei. Resepsionis itu menunjukkan beberapa tempat yang cocok untuk berdagang. dan setelah melihat lihat Rei membeli tanah dan ia juga mendapat kan surat tanah.
Setelah itu Rei pergi ke mansion. Rei berjalan ke Mansion dan saat hampir sampai di mansion Rei berpapasan dengan Lisia. "Halo tuan..." ucap Lisia. "Ya, halo" ucap Rei.
Rei dan Lisia berjalan bersama dengan Lisia ke mansion. Mereka pun sampai di mansion. Lisia menaruh bahan yang ia beli di dapur sedang kan Rei sedang membuat Blender dan juga membuat Ice Shaver.
Rei memasukkan buah apel, gula, dan air sedikit dan kemudian ia memencet tombol. Setelah rei memencet tombol buah yang di dalamnya hancur dan manjadi kental.
"Wow, buah bisa jadi cair" ucap Asuka. Kemudian Rei menggunakan sihir es untuk membuat es batu dan memasukkan ke dalam Ice Shaver dan es tersebut hancur menjadi es yang lembut.
Dan menaruh es lembut tersebut dalam mangkuk. setelah itu Rei menuangkan jus buah apel yang ia buat di atas es. "Nah jadi" ucap Rei. Rei membuat lagi beberapa es serut dengan berbagai buah.
Dan Rei menambahkan buah di atas nya agar terkesan lebih menarik. "Nah, sekarang kalian coba bagaimana rasanya....?" ucap Rei. para pelayan Rei mengambil satu satu dan mencoba.
"Hmm....enak rasanya dingin dan manis" ucap para pelayan bersama. "Nah, Lisia bagaimana menurut mu kalau kita bantu anak yatim-piatu dengan ini...?" ucap Rei. dan yang memberikan makanan kepada anak panti yang Rei lihat adalah Lisia.
"Tapi bagaimana membantu mereka dengan ini...?" ucap Lisia. "ya, suruh para orang di panti menjual dan hasil jualan bisa mereka gunakan" ucap Rei. "Tuan, anda memang sangat baik" ucap para pelayan.
"Tidak, tidak aku tidak terlalu baik" ucap Rei. "Oh, ya aku mau pergi dulu ya sampai jumpa" ucap Rei yang berjalan keluar mansion.