Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.111 Hanma



"Kalian Bertiga kenapa kalian ada di sini.....?" ucap Rei. "Kami Mohon maaf belum memberi tau anda, mulai sekarang kami bertiga akan menjaga dan membantu anda" ucap sylph. dan Rei melepaskan sylph yang ia pegang tadi. "Tidak apa apa, tapi kenapa kalian menjadi penjaga.....?" ucap Rei.


"Sudah menjadi tradisi kalau tiga peri yang terpilih akan menjadi penjaga raja dan ratu peri" ucap sylph. "Kalau begitu lanjutkan pekerjaan kalian, aku tidak akan menggangu lagi" ucap Rei. dan tiga peri tersebut pun hilang tak terlihat. "Ck, dia bisa menyadari kalau aku akan menangkap nya" ucap Rei.


"Sudah saja Rei, pasti di tidak ingin di lihat oleh banyak orang" ucap Shiko. Dan perjalanan mereka ke dragon land sangat cepat kerena tidak ada yang mengganggu perjalanan mereka. Dan mereka sampai di dragon land pada tengah hari. "Kalau begitu kita akan turun di pinggiran desa naga" ucap rei. "Ya....." ucap mereka semua.


Dan mansion pun turun dan mendarat. "Kalian bisa berjalan jalan untuk melihat keadaan seperti apa di tempat para naga" ucap Rei. Tempat para naga tidak berbeda dengan desa atau kota di tempat manusia. Rei yang berjalan jalan ia bertemu dengan seseorang.



"Jadi kau orang yang mengalah kan Kio" ucap orang tersebut. "Ya.... siapa kau.....?" ucap Rei. "Aku salah satu dari sepuluh perintah raja dewa, nama ku Hamna si Imitation" ucap Hamna. "Kau juga salah satu dari sepuluh perintah raja dewa, apa kau mau membalaskan dendam Kio.....?" ucap Rei.


"Ya.... tapi aku akan mengalah kan mu bukan dalam pertarungan tapi dengan cara ku sendiri" ucap Hamna. "Ya.... terserah kau saja kau mau apa....." ucap Rei. "Kalau begitu nantikan saja" ucap Hamna dan ia pun langsung pergi. "Aku memiliki firasat yang buruk" batin Rei. Dan Rei pun melanjutkan berjalan arah sebuah pohon.



"Bukankah itu hal yang biasa....? dan juga siapa kau.....? Nama ku Rei" ucap Rei. "Maaf aku lupa mengenalkan diri, nama ku Asami" ucap Asami. "Sihir angin sulit untuk di kendalikan" ucap Asami. "Mudah kok, aku bisa menggerakkan sihir angin sesuai kemauan ku" ucap Rei. "Kalau begitu akan ku tunjukkan" ucap Asami.


"Sihir angin\= Medium Slash" Asami menggunakan sihir angin dan sebuah tebasan angin melesat ke depan, saat mencapai jarak dua meter dari Asami tebasan angin tersebut berbelok dan tidak mengenai target. "Buft..... hahahah...... Bagaimana bisa berbelok sendiri.....?" ucap Rei yang sambil tertawa terbahak bahak.


"Geezz.... kau menertawakan ku Rei" ucap Asami yang sedikit marah. "Maaf maaf, kalau menggunakan sihir kau harus memperkuat tekad mu untuk menyerang target, kalau kau hanya asal menyerang tanpa ada tekad ke target pasti akan jadi seperti itu" ucap Rei. "Kalau begitu akan ku coba lagi" ucap Asami.


"Sihir angin\= Medium Slash" sebuah tebasan angin yang meluncur lurus dan langsung memotong satu pohon. "Hah, kenapa bisa....?" ucap Asami.