Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.71 Sempit



Tak lama Rei keluar dari pemandian air panas. dan mereka semua makan malam bersama, makan malam lebih meriah karena adanya shiko. Setelah makan malam Rei keluar mansion dan yang lainnya pergi ke kamar mereka. Rei di taman mansion akan melakukan pemanggilan.


"Sihir pemanggilan\= Summon" Rei menggunakan sihir pemanggilan dan memanggil primordial demon tipe bayangan.



"Tolong jadikan saya bawahan Anda...." ucap iblis tersebut. "Ya, kau bisa tinggal di bayangan kan...." ucap Rei. "Ya, saya bisa tinggal di bayangan dan mengamati orang dari bayangan" ucap iblis tersebut. "Ya, kalau begitu kau tinggal lah di bayangan ku dan amati orang orang yang ada di mansion ini" ucap Rei.


"Ya, saya pamit...." ucap iblis tersebut. Iblis tersebut masuk ke dalam bayangan Rei. Setelah itu Rei kembali ke kamarnya. Rei langsung duduk di tempat tidur nya. "Semoga saja tubuhku bisa lebih lama bertahan" batin Rei. "Sihir penyembuhan\= Strengthens the Body " Rei menggunakan sihir kepada dirinya sendiri.


"Tok...tok....tok..... kreeek....." seseorang mengetuk pintu kamar Rei dan membukanya. "Rei aku masuk...." ucap Iseria dan ia langsung duduk di samping Rei. "Rei ada yang ingin ku bicarakan" ucap Iseria. "Hmm.... katakan saja" ucap Rei. "Apakah Rei akan meninggalkan ku...?" ucap Iseria. "Tidak lah, tapi kenapa kau tiba tiba berkata seperti itu" ucap Rei sambil menatap mata Iseria.



"Iseria wajah memerah lho....." ucap Rei. "Eh...? Rei bodoh....!!!" ucap Iseria kemudian ia membalikkan badannya sambil cemberut. "Eh, maaf maaf, aku hanya bercanda kok" ucap Rei. "Tidak peduli walaupun kamu minta maaf" ucap Iseria. "Ayolah tolong maafkan, aku akan melakukan apapun kalau kau memaafkan ku" ucap Rei.


"Ya, kalau begitu beri aku ciuman selamat malam" ucap Iseria sambil menatap Rei. "Ya, akan ku lakukan, jadi jangan marah ya" ucap Rei. "Cup....." Rei mencium dahi Iseria. Muka Iseria tambah memerah. "Iseria Sekarang sudah malam kau bisa tidur di kamar mu" ucap Rei. "Ya..." ucap Iseria, Kemudian ia keluar dari kamar Rei dan pergi ke kamarnya.


"Hah.... di dunia ini sangat luas, apa sebaiknya aku pergi melihat hal hal yang belum pernah kulihat" ucap Rei sambil berbaring di ranjang. "Ya, besok aku akan bertanya kepada semuanya dan untuk sekarang aku akan tidur" ucap Rei. kemudian ia langsung memejamkan mata dan tertidur.


Di tengah malam Rei terbangun dan melihat di samping kanannya terdapat Iseria. "Iseria....? kenapa dia ada di sini lagi" ucap Rei dengan pelan. Iseria pun terbangun, "Rei.... kamu terbangun" ucap Iseria sambil melihat Rei. "Ya,.... tapi rasanya sempit" ucap Rei. "Ah, iya rasanya sempit tapi enak" ucap Iseria.


"Enak....? Rasanya sempit banget" ucap Rei. "ya kalau bersama Rei aku akan selalu nyaman" ucap Iseria. "Hey, kalian bertiga kenapa masuk ke kamarku lagi....?" ucap Rei. "Tadinya sih cuma aku dan aku baru tahu kalau kami bertiga ada di kamarmu" ucap Iseria. "Hadeh, aku mau berteleport ke dapur" ucap Rei. "Aku ikut" ucap Iseria. "Kalau begitu pegang tangan ku" ucap Rei. Iseria pun memegang tangan Rei dan mereka berdua berteleport ke dapur.