Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.234 Kediaman Kuro



"Oh ya.... aku ingin tanya apakah boleh.....?" ucap Rei. "Mau tanya apa nak Rei....?" ucap raja. "Ya.... kalau untuk jamuan pesta pernikahan itu seperti apa saja.....?" ucap Rei. "Rei.... kamu mau menikah.....?" ucap ratu. "Bukan aku, tapi temanku" ucap Rei.


"Wah.... nak Rei malu malu, kamu ingin melakukan kejutan" ucap raja. "Sudah ku bilang bukan aku, untuk Kuro salah satu bangsawan di sini" ucap Rei. "Oh.... aku pernah mendengar tentang seorang bangsawan yang akan menikah, tapi sepertinya dia menikah dengan warga desa terpencil" ucap raja. "Ya.... dia akan menikah dengan gadis yang ada di desa pinggiran" ucap Rei.


"Jadi rumor itu benar, tapi untuk pernikahan ku dan istriku ada makanan yang kebanyakan terbuat dari daging" ucap raja. "Hmm.... begitukah, terima kasih" ucap Rei. "Tidak apa apa, nak Rei" ucap raja. "Baiklah kita akan pamit untuk kembali, Iseria kalau kau mau kau bisa di sini" ucap Rei. "Rei mau kemana....? dan kenapa kamu seperti terburu buru.....?" ucap Iseria.


"Aku mau ke tempat Kuro, dan untuk menjelaskan lebih lanjut" ucap Rei. "Baiklah, aku akan ikut denganmu Rei...." ucap Iseria. "Kenapa tidak tinggal saja di sini.....? aku juga di sini akan cukup lama" ucap Rei. "Tidak, ayahanda dan Ibunda tidak mempermasalahkan aku pergi ke mana kan....?" ucap Iseria.


"Tidak, kami tidak terlalu masalah kemana Iseria pergi, apalagi kalau bersama dengan Rei kami merasa lebih tenang" ucap ratu. "Ya.... baiklah, kalau begitu kami akan pergi" ucap Rei. "Ya ... hati hati di jalan kalian" ucap ratu. "Sampai jumpa lagi..... dan jangan lupa ke sini lagi" ucap raja. "Ya..." ucap Rei dan Iseria yang kemudian pergi menuju keluar dari kastil.


Dan setelah mereka keluar dari mansion dan akan menuju ke rumah tempat tinggal Kuro yang tidak terlalu jauh dari kastil kerajaan. Saat mereka berjalan mereka bertemu dengan Cerise, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia, Carl, Lena dan Viora yang sedang berjalan ke arah yang berlawanan dengan Rei, Yuna, Nina dan Iseria.


"Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia, Carl, Lena dan Viora kalian mau ke mana....?" ucap Rei. "Yah.... karena kami sudah selesai berkeliling dan tidak tau akan ke mana lagi dan kami berniat untuk menemui Rei dan Iseria" ucap Cerise. "Tapi kalian sudah bertemu dengan kami di sini, sekarang apakah kalian mau ikut ke tempat Kuro.....?" ucap Rei.


"Ya.... kami ikut...." ucap Cerise dan yang lainnya. Kemudian mereka pun berjalan bersama untuk ke tempat tinggal Kuro. Tak lama mereka pun sampai di depan tempat tinggal Kuro. "Seperti di sini tempatnya" ucap Rei yang sambil melihat ke arah tempat itu. Setelah itu mereka pun memasuki halaman tempat tinggal Kuro.


Setelah itu Rei pun mengetuk pintu tempat tinggal Kuro. "Permisi.... apakah ada orang....?" ucap Rei yang sambil mengetuk pintu tempat tinggal Kuro. "Ya....?" ucap seorang pelayan yang sambil membuka pintu. "Ah.... tu... tuan Puteri.....?! kalau ada tuan Puteri berarti anda adalah tuan Rei yang merupakan tunangan tuan Puteri Iseria" ucap pelayan tersebut.


Kemudian Rei dan yang lainnya pun masuk ke dalam tempat tinggal Kuro. Saat mereka masuk, mereka melihat Kuro dan Letica sedang bermesraan. "Ah.... sepertinya aku datang di waktu yang tidak tepat" ucap Rei sambil membalikkan badan. "Ma... maaf...." ucap Iseria dan yang lainnya bersamaan dan mereka membalikkan badan. "Rei..... tunggu dulu....." ucap Kuro.


"Ya....? tidak perlu di pikirkan aku akan keluar kau bisa lanjutkan" ucap Rei. "Tidak.... kembalilah, aku yang seharusnya minta maaf" ucap Kuro. Rei dan yang lainnya pun membalikkan badan dan menghadap ke arah Kuro. "Seharusnya tidak apa apa kau lanjutan, kami bisa pulang kembali ke Mansion ku" ucap Rei.


"Tidak.... tidak, kalian sudah jauh jauh ke sini, dan aku langsung mengusir kalian itu adalah hal yang tidak baik sebagai tuan rumah" ucap Kuro. Rei, Yuna, Nina, Iseria dan yang lainnya pun duduk dan mereka di tuangkan beberapa cangkir teh. "Jadi ada apa kau ke sini Rei....?" ucap Kuro. "Ya.... aku ingin membicarakan tentang yang kau bicarakan kemarin" ucap Rei.


"Oh.... yang kemarin.....? tapi aku bisa ke tempatmu untuk memperjelas" ucap Kuro. "Tidak, tadi kebetulan aku baru dari kastil kerajaan dan mampir ke sini untuk itu" ucap Rei. "Kalian berdua sedang membicarakan apa....?" ucap Letica yang tidak tau. "Ah.... kau tidak tau....? Kuro memintaku untuk menyiapkan makanan untuk pesta pernikahan kalian" ucap Rei.


"Rei.... jadi berapa kira kira yang bisa di habiskan.....?" ucap Kuro. "Ya.... kalau pastinya aku tidak tau, tapi aku akan menunjukkan sekarang kalau ada beberapa yang tidak di suka bisa lebih mudah, bagaimana....?" ucap Rei. "Tidak apa apa, tapi apakah kau yang akan memasak....?" ucap Kuro. "Kau meremehkan ku dalam hal memasak....? meski begini aku ini sering memasak" ucap Rei. "Tidak, tapi kalau kau memasak untuk pesta sendiri bukankan akan sulit....?" ucap Kuro.


"Kalau nanti untuk pembuatan aku tidak sendiri, ada para pembantuku yang akan membatu" ucap Rei. "Jadi begitu, baiklah" ucap Kuro. "Jadi aku bisa ke ke dapurmu....?" ucap Rei. "Ya..... silahkan saja pakai, orang tuaku juga sedang pergi untuk mengurus beberapa hal di luar, jadi tidak akan ada yang menganggu" ucap Kuro. "Ya.... baiklah, tapi aku tidak tau di mana" ucap Rei.


"Mudah saja kau tinggal berjalan lurus dan tak jauh bisa terlihat" ucap Kuro. "Ya.... baiklah akan aku cari" ucap Rei yang kemudian berdiri dan berjalan menuju ke dapur tepat tinggal Kuro. Karena Rei takut tersesat atau berujung ke tempat lain, dia meminta pelayan yang ada di sana untuk mengantarkannya ke dapur. Dan Rei pun sampai di dapur dengan arahan seorang pelayan laki laki.


"Terima kasih ya...." ucap Rei. "Tidak apa apa, anda adalah teman dekat dari tuan Kuro, dan ada apa anda ke dapur.....?" ucap pelayan laki laki tersebut. "Hmm.... hanya akan memasak untuk contoh hidangan yang akan di gunakan untuk jamuan pesta pernikahan Kuro dan Letica" ucap Rei. "Jadi anda yang di maksud tuan Kuro, jadi apakah saya juga boleh melihat anda memasak.....?" ucap pelayan laki laki tersebut.