
"Aku harus melawan Manusia bayangan ini....?" ucap Sasaki. manusia Bayangan hanya berdiri tak melakukan apa apa. "Hmm.... seperti nya mudah" ucap Sasaki yang meremehkan manusia bayangan. "Hyaaaaa......." ucap Sasaki, dan ia pun melesat ke arah manusia bayangan di depannya.
"Thiiinggg......" manusia bayangan dengan mudah menangkis Serangan milik Sasaki. dan ia mengetahui bahwa serangannya dapat dengan mudah di tangani oleh manusia bayangan Sasaki pun melompat ke belakang dan mengambil posisi. "Eh....? dia bisa menangkis Serangan ku dengan mudah, berarti dia bukan musuh yang bisa dengan mudah ku kalahkan" ucap Sasaki.
Sementara itu di mansion, Rei dan yang lainnya sedang makan siang.
"Nyam....nyam....hmm.... apakah sasaki bisa belajar dari kekurangan nya....?" ucap Rei yang sambil makan. Dan tak lama Rei dan yang lainnya pun selesai makan siang. Rei berjalan ke arah dapur dan ia membuat beberapa sandwich dan juga membuat teh di teko.
Sandwich Rei masukkan di ranjang, dan ranjang beserta teko berisi teh Rei masukkan ke dalam sihir space dimension. Setelah itu Rei, Iseria, Cerise dan Shiko berteleport ke tempat Sasaki berlatih. "Hyaaaaa......." Sasaki yang masih berlatih dan Sasaki hanya bisa membuat sebuah luka kecil pada manusia bayangan.
"Apa boleh kami berdua ikut makan.....?" ucap Letica. "Ya, boleh saja, kau kan tunangan Kuro, aku dan Kuro sudah seperti sahabat" ucap Rei. Dan mereka pun makan sandwich bersama dan juga minum teh. "Sasaki ini kau baca dan pelajari" ucap Rei sambil memberikan sebuah kertas ke Sasaki, dan Sasaki pun menerima kertas tersebut.
"Ini..... teknik teknik berpedang apa tidak apa di berikan kepada ku....?" ucap Sasaki. "Ya, ambil saja tadi aku juga melihat skill berpedang mu memang sangat hebat" ucap Rei. "kalau begitu kami akan pergi melanjutkan perjalanan jadi sampai jumpa kalian bertiga" ucap Rei yang sambil membereskan teko dan gelas.
Setelah itu Rei, Iseria, Cerise dan Shiko pun meninggalkan Kuro, Letica dan Sasaki. Rei dan yang lainnya pergi ke mansion. "Rei apa kita akan segera pergi....?" ucap Iseria. "Ya..... masih banyak lagi kota yang akan kita tuju jadi bertemu dengan seorang dan kemudian berpisah akan lebih sering" ucap Rei.
"Rei apa masih ada banyak tempat yang menarik seperti desa ini.....?" ucap Cerise. "Ya, masih ada banyak sekali desa dan kota yang menarik" ucap Rei. "Danna, apa kita bisa bertemu dengan mereka lagi.....?" ucap Shiko. "Masih bisa kok, kita akan bertemu dengan mereka" ucap Rei. tak lama mereka pun sampai di mansion.
Rei pun menggunakan sihir dan mansion mereka pun terbang dan berjalan lurus ke depan. "Yosh, sekarang tinggal tunggu kota terdekat terlihat, untuk sekarang tinggal bersantai" ucap Rei. ia pun berjalan masuk ke dalam mansion dan ia duduk di sebuah kursi. Iseria pun duduk di samping Rei dan kemudian menidurkan Rei di paha nya. sedangkan Cerise dan Shiko ikut memanjakan Rei.