
Monster yang terbelah menjadi dua itu pun tumbang dan setelah itu Rei mendekati bangkai monster tersebut. dan saat berada di dekat sana Rei langsung melihat seorang wanita berwujud monster.
"Kau siapa...?" ucap Rei bertanya kepada wanita monster tersebut. "Eh, jadi kau yang mengalahkan peliharaan ku" ucap wanita tersebut. "Jawab pertanyaan ku...." ucap Rei. "Ya, aku sudah kalah jadi aku akan kembali ke wujud semula" ucap wanita tersebut. kemudian wanita tersebut berubah menjadi sebuah pedang.
"Pedang....?" ucap rei yang bertanya tanya kenapa bisa menjadi pedang. "Caugh....." Rei muntah darah. "Kenapa....? uhuk....uhuk...." ucap Rei. "Jangan jangan karena aku terlalu banyak menggunakan sihir tingkat tertinggi" ucap Rei yang baru menyadari bahwa jika dirinya menggunakan sihir tingkat tertinggi terlalu banyak dirinya akan terkena efek timbal balik.
"Cih...." Rei meludahkan sisa darah yang ada di mulutnya dan ia langsung mengambil pedang tersebut, lalu pedang tersebut langsung menghilang di tangan Rei. "Ya sudah lah....." ucap Rei kemudian ia langsung terbang ke arah pohon kehidupan. "Tap...." Rei mendarat.
"Yosh, sekarang masalah sedikit selesai" ucap Rei. "Ya, terima kasih raja" ucap para peri. Sekarang tinggal mengembalikan keadaan tempat ini seperti semula. "Sihir tanaman\= Restore the World" sebuah sihir yang areanya seluruh Dunia peri. dan semua tempat yang terbakar, tanaman layu, daerah tandus, dan daerah yang hancur kembali seperti semula.
"Yosh, Sekarang masalah sekarang sepenuhnya selesai, aku akan pergi sebentar" ucap Rei. "Zinkk...." Rei langsung berteleport ke tempat yang jauh. "Caugh......." Rei muntah darah. "Meski maunya tidak memaksakan diri tapi aku tidak bisa mengabaikan orang yang dalam masalah dan aku pasti akan selalu menyelesaikan dengan sangat detail" ucap Rei.
"Apa raja akan pergi....?" ucap para peri. "Ya, kalau ada masalah tinggal cari saja dan bilang" ucap Rei. Kemudian Rei membuat portal menuju ke mansion. Rei, Iseria dan Cerise memasuki portal dan langsung berada di depan mansion. Shiko sedikit bimbang karena dia harus pergi atau tidak. "Ratu kejar saja raja, kami bisa melindungi diri kami sendiri" ucap para peri.
Shiko membuat portal Menuju ke mansion. "Yosh, Sekarang sampai" ucap Rei. "Wah, ternyata sudah sore" ucap Cerise. "Iya loh, sebentar lagi akan memasuki jam makan malam" ucap Rei. "Danna, aku juga mau tinggal bersama....!!!" ucap shiko yang langsung melompat dan memeluk Rei dari belakang.
(Note\= Danna bisa di artikan sebagai suami).
"Eh...? shiko kau mau tinggal di sini, apa tidak lebih baik tinggal di dunia peri....?" ucap Rei. "Tidak, aku sudah memutuskan untuk tinggal bersama" ucap Shiko. "Ya, kalau begitu kau bisa tinggal di sini, tapi kau tinggal di kamar sendiri" ucap Rei. "ya.... terima kasih'' ucap shiko.
Kemudian Rei, Iseria, Cerise dan shiko memasuki mansion. Iseria, Cerise dan shiko pergi ke pemandian air panas perempuan dan Rei berada di kamarnya. "Elathan...." ucap Rei memanggil Elathan. Seketika Elathan langsung berada di depannya. "Elathan, kau harus melindungi tempat ini dan orang di dalamnya apa pun yang terjadi" ucap Rei. "Baik...." tuan.
"Sekarang kau bisa pergi" ucap Rei. kemudian Elathan pergi dari pandangan Rei. dan Rei keluar dari kamar nya dan pergi ke pemandian air panas.