Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.183 Witch Land



"Baik, darling....." ucap Alencia yang melepaskan pelukannya. "Oh ya.... aku akan memberi tau kalian kalau hari ini hari terakhir di sini, apakah Alencia akan ikut atau tinggal di sini.....?" ucap Rei. "Eh.... jadi sekarang hari terakhir kah....." ucap Iseria. "Ya.... apakah ada tempat yang ingin kau kunjungi sebelum kita pergi....?" ucap Rei.


"Ya.... sepertinya ada....." ucap Iseria. "Ya.... kalau begitu nanti kita pergi ke kota" ucap Rei. "Aku akan ikut darling" ucap Alencia. "Rei sekarang kita akan ke mana....?" ucap Sasaki. "Hmm.... kita diskusikan saja sekarang" ucap Rei yang mengeluarkan peta dan menaruhnya di atas meja.



"Hmm..... kita akan ke mana ya....." ucap Iseria. "Bagaimana kalau ke witch land....?" ucap Alencia. "Hmm.... witch land kah, kalau ingin belajar sihir ke sana" ucap Rei. "Ya.... aku vote ke witch land" ucap Alencia. "Ya.... aku juga...." ucap Cerise. "Ya.... mengapa tidak, karena juga tidak jauh" ucap Rin.


"Ya.... kalau begitu besok kita berangkat ke witch land...." ucap Rei. "Ya....." ucap mereka semua. Dan mereka semua pun setuju untuk pergi ke witch land. "Sekarang kita pergi berkeliling untuk terakhir kalinya kita di sini" ucap Rei. "Ya....." ucap Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia.


"Vivi dan yang lainnya, palingan aku dan yang lainnya akan makan siang di luar, jadi kalian hanya buat makan untuk kalian" ucap Rei. Dan mereka semua pun keluar dari mansion, mereka pun berkeliling di kota seharian. Dan mereka pun kembali ke Mansion saat sore hari. Di mansion para pelayan sedang menyiapkan makanan untuk makan malam.


"Kami kembali....." ucap Rei. "Selamat datang, tuan dan nona" ucap para pelayan yang menyambut mereka. "Ya....." ucap Rei, Yuna, Nina, Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia. "Makanan sudah hampir siap tuan...." ucap Luna. "Ya...." ucap Rei. Tak lama kemudian mereka pun makan malam bersama, dan setelah makan malam mereka kembali ke kamar mereka.


"Hah.... aku harus meninggalkan salinan diriku di sini juga" ucap Rei. Dan Rei pun membuat salinan dirinya. "Yosh.... kau tetap di negeri ini dan jaga negeri ini" ucap Rei. "Ya.... diriku yang asli" ucap Salinan Rei. "Kau pergi sekarang juga" ucap Rei. "Zinnnk" salinan Rei itu pun langsung berteleport keluar dari Mansion.


Dan di saat semuanya sudah tidur, Rei menggunakan sihir untuk menerbangkan Mansion. Dan mansion pun terbang ke menuju ke witch land. "Hmm.... sekarang akan ke witch land kah....." ucap Rei. Kemudian Rei pun berbaring di atas tempat tidur, tak lama Rei pun tertidur. Mansion secara otomatis terbang menuju ke witch land.


Di pagi hari, Rei bangun seperti biasa. "Whooam....." Rei yang baru bangun dan ia pun langsung pergi dan mencuci muka. Di sana terdapat, Yuna, Nina, Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, dan Alencia yang juga sedang mencuci muka. "Selamat pagi Rei....." ucap Iseria, Cerise, Sasaki, Cisa dan Rin. "Selamat pagi kalian" ucap Rei.


"Selamat pagi papa" ucap Yuna dan Nina. "Selamat pagi Danna" ucap Shiko. "Selamat pagi sayang" ucap Asami. "Selamat pagi darling" ucap Alencia. "Ya ..... selamat pagi juga" ucap Rei. Dan mereka setelah mencuci muka mereka menuju ke ruang makan. Di ruang makan para pelayan baru saja selesai menyiapkan makan.


Dan mereka pun duduk, dan setelah duduk mereka menikmati sarapan pagi. Setelah sarapan mereka masih berada di sana dengan teh di atas meja. "Darling Kapan kita akan pergi ke witch land....?" ucap Alencia. "Ya..... kita sudah dekat dan hampir sampai di sana" ucap Rei. "Eh.....? tapi bagaimana kita masih ada di dalam Mansion" ucap Alencia.


Kemudian Alencia pun berjalan ke pinggiran mansion, ia melihat ke bawah. "Wow..... kita benar benar terbang" ucap Alencia. "Hati hati, nanti kau bisa jatuh" ucap Rei yang melihat dari pintu mansion. "Ya..... tenang saja" ucap Alencia. Alencia cukup senang karena bisa melihat perumahan dan hutan dari atas dan juga salah satu mimpi dia saat kecil adalah bisa terbang.


Flashback.


Saat Alencia masih kecil dan keluarganya masih lengkap, Alencia kecil berbicara kepada ayah dan ibunya tentang mimpinya nanti di masa depan. "Ayah..... ibu.... Alencia nanti saat besar akan terbang ke langit dan melihat berbagai hal dari atas" ucap Alencia kecil. "Ya... itu mimpi yang sangat hebat" ucap ayah Alencia.


"Ya.... nanti Alencia akan membawa ayah dan ibu ikut terbang juga....." ucap Alencia sambil tersenyum. "Ya.... akan kami nantikan, Alencia" ucap ayah dan ibu Alencia.


Flashback end.


"Ayah ibu..... Alencia sekarang bisa melihat berbagai hal dari atas langit....." batin Alencia sambil meneteskan air mata. Dan Rei pun mengusap air mata yang ada di pipi Alencia. "tetaplah tersenyum, ayah dan ibumu pasti mengawasi mu dari tempat yang jauh, dan dia ingin kau selalu tersenyum Alencia" ucap rei. .


"Apakah darling tau tentang diriku.....?" ucap Alencia. "Ya.... tapi hanya sedikit, paling tidak aku bisa mengenal mu" ucap Rei. "Darling....." ucap Alencia dan ia pun langsung memeluk Rei. "Ehem..... kalian berdua malah berpelukan......." ucap Iseria. "Sayang....." ucap Asami yang juga ikut memeluk Rei. Dan pada akhirnya mereka pun memeluk Rei.


"Pada akhirnya juga jadi seperti ini" ucap Rei. "Hehe...." ucap mereka. "Kita sudah hampir sampai, witch land sudah terlihat" ucap Rei. Dan mereka pun melepaskan pelukannya dan melihat ke depan. "Di mana....? hanya terlihat hutan yang sangat lebat" ucap Iseria. "Itu hanya sihir ilusi, kalau bisa melewati sihir ilusi pasti akan sampai di witch land" ucap Rei.


"Sihir ilusi.....?" ucap Alencia. "Ya.... aku akan mencoba masuk melewati sihir ilusi tersebut" ucap Rei. Dan mansion pun berjalan dan saat mereka sudah melewati ilusi itu seperti mereka pergi ke dimensi lain. Dari luar terlihat seperti hutan lebat, tapi setelah melewati di dalam terlihat perumahan dan para penyihir yang beraktifitas.


"Wow.... kita sudah sampai....." ucap Alencia. "Ya.... aku akan turun" ucap Rei. Kemudian mansion pun turun di lahan kosong dan hanya di tumbuhi oleh rumput liar. "Yosh.... kita akan berkeliling di sini" ucap Rei. "Ya...." ucap mereka. Dan mereka pun berjalan keluar dari Mansion.