Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.165 Sampai di Beast land



"Hmm.... sepertinya kalau pergi sekitar tengah malam akan lebih bagus" ucap Rei di dalam kamarnya. Dan Rei pun berbaring di atas tempat tidur nya, dan Rei pun tertidur. Rei tidur dan bangun tengah malam. "Whooam..... seperti nya aku akan memulai" ucap Rei. "Zink...." Rei langsung berteleport keluar dari Mansion.


Dan Rei pun berjalan keluar ke arah rumah Kay. Tak lama Rei berjalan ke arah rumah Kay, Rei pun sampai di sana. Rei mengeluarkan sebuah kotak yang berukuran Tiga puluh sentimeter. Dan Rei menaruh kota itu di depan rumah Kay, dan membuka tutup kotak tersebut. Rei mengambil dua botol bir dari Space dimension.


"Sihir es\= Freeze" Rei menggunakan sihir untuk membekukan dua botol bir tersebut, akan tetapi yang Rei bekukan hanya botol bir tidak membekukan air bir. Dan setelah itu Rei menaruh kedua bir yang botolnya membeku itu di taruh di dalam kotak tersebut. "Yosh, saatnya kembali" ucap Rei. "Kay maaf aku tidak bisa bertaruh dengan mu, jadi bir itu sebagai permintaan maaf ku" batin Rei.


"Zinkk....." Rei langsung berteleport kembali ke Mansion. Rei yang berada di taman mansion itu pun berjalan untuk keluar dari pulau Atla. "Tujuan selanjutnya, beast land" ucap Rei. Mansion yang terbang berjalan itu pun sampai di depan pelindung pulau Atla. "Sihir Cahaya: Divine Light" Rei menggunakan sihir untuk membuat jalan keluar dari pulau Atla.


Setelah membuat lubang, mansion pun keluar dan lubang yang baru saja di buat itu pun menutup kembali. "Sekarang aku akan kembali ke kamarku" ucap Rei yang berjalan masuk ke dalam Mansion. Yuna, Nina dan Asami yang tadinya tidur tidak terlalu nyenyak karena berada di pulau Atla dan setelah keluar mereka mulai tidur dengan nyenyak.


"Hmm.... kira kira akan sampai di sana besok pagi, untuk sekarang aku akan tidur" ucap Rei yang sudah berada di kamarnya. Dan Rei pun tidur di atas tempat tidur nya. Di pagi harinya mereka di mansion pun bangun. Rei, Yuna, Nina, Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa dan Rin keluar dari kamar mereka dan mereka mencuci muka mereka.


Setelah itu, mereka menuju ke ruang makan. di ruang makan para pelayan sedang menyiapkan makanan. "Selamat pagi, tuan dan nona" ucap para pelayan. "Selamat pagi" ucap Rei. "Selamat pagi juga" ucap Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa dan Rin. Dan mereka pun duduk di kursi seperti biasa, mereka pun menunggu makanan siap. "Asami, Yuna dan Nina bagaimana keadaan kalian Sekarang.....?" ucap Rei.


"Ya.... rasanya, kegelisahan itu menghilang" ucap Asami. "Yuna dan Nina sangat bersemangat" ucap Yuna dan Nina. "Oh ya, Rei bukankah hari ini kita akan keluar dari pulau Atla....?" ucap Iseria. "Kalau itu, kita sudah keluar...." ucap Rei. "Eh....? apakah kau bercanda....?" ucap Sasaki. "Tidak, kalau tidak percaya lihat saja di luar...." ucap Rei. Dan mereka pun melihat keluar.


"Eh.... kita sudah keluar dari pulau Atla" ucap Cerise. "Danna sejak kapan....?" ucap Shiko. "Tadi malam" ucap Rei. "Eh.... begitu" ucap Asami. "Yey.... kita akan ke beast land...." ucap Yuna dan Nina yang sangat bersemangat. "Apa yang membuat Yuna dan Nina sangat bersemangat....?" ucap Rei. "Tidak tau, hanya seperti ingin saja" ucap Yuna dan Nina.


"Oh... seperti semangat perjalanan" ucap Rei. "Ayo masuk kita sarapan...." ucap Cisa. "Ya...." ucap mereka. dan mereka pun berjalan kembali ke arah ruang makan. Setelah sampai mereka sarapan pagi bersama. Setelah mereka sarapan, mereka sudah hampir dekat dengan beast land. "Kita sudah dekat, tinggal mencari posisi untuk turun" ucap Rei.



Dan Rei pun mendaratkan mansion itu di sebuah ibukota salah satu kerajaan. "Kita turun di sini" ucap Rei. "Ya...." ucap Iseria,, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa dan Rin. "Papa.... beast land itu seperti apa...?" ucap Yuna. "Hmm... kalua tidak salah di bagian menjadi tiga bagian" ucap Rei.


"Tiga bagian....? bisakah kau jelaskan Rei....." ucap Sasaki. "Ya.... ada dua kerajaan yang ada yaitu kerajaan campuran, yang terdiri atas Demi-Human Tipe mamalia, dan yang satu lagi adalah kerajaan bagi para lizardman" ucap Rei. "Katanya ada tiga, satu lagi apa, Danna....?" ucap Shiko.


"Yang satu itu adalah area bebas, yang isinya monster, hewan liar dan lain lain" ucap Rei. "Tapi untuk apa ada area bebas....?" ucap Cerise. "Untuk berburu dan mengambil bagian dari monster yang berguna" ucap Rei. "Oh.... begitu...." ucap Iseria. dan mereka pun berhasil mendarat, setelah mendarat mereka pun keluar dari Mansion. "Kalian bebas untuk berkeliling, aku akan mengurus sisanya" ucap Rei.


"Yuna dan Nina kalian akan ikut Iseria dan yang lainnya, tau ikut dengan ku.....?" ucap Rei. "Yuna dan Nina ikut dengan papa...." ucap Yuna dan Nina. "Yosh, kalau begitu kita pergi...." ucap Rei. Rei, Yuna dan Nina pun pergi ke kota kecil tersebut. Kota kecil itu adalah ibukota dari kerajaan Demi-Human mamalia. "Hmm.... kalau di sini kita lihat tempat yang terlihat sangat bagus dari yang lain" ucap Rei.


"Papa.... di sana, rumah itu terlihat sangat bagus dan lebih luas" ucap Yuna yang menunjuk sebuah rumah. "Yosh.... kita ke sama" ucap Rei. dan mereka bertiga pun berjalan ke arah rumah yang bagus dan luas itu. Saat mereka berjalan, di pintu gerbang rumah itu di jaga oleh seorang Demi-Human.



"Halo......" ucap Rei yang menyapa orang yang menjaga gerbang. "Siapa....? manusia....? kenapa manusia ada di sini.....?" ucap orang itu. "Maaf.... apakah bisa aku bertemu dengan orang yang berkuasa di sini....?" ucap Rei. "Jangan jangan kau pembunuh yang ingin membunuh tuan putri....?" ucap orang tersebut. "Anu.... aku hanya mau bilang kalau aku dan beberapa orang sedang berkunjung ke kerajaan ini, kami tidak berniat berselisih dengan kalian" ucap Rei. "Eh.... apakah benar begitu....?" ucap orang tersebut.


"Ya.... kau bisa pegang kata kata ku" ucap Rei. "Baiklah, tapi kamu tunggu sebentar, aku akan menemui tuan putri" ucap orang tersebut yang berjalan masuk ke dalam rumah yang di jaga nya. "Hmm.... semoga saja kita di perbolehkan masuk" ucap Rei. "Ya.... semoga saja papa, kita boleh masuk" ucap Yuna.