
Rei mengawasi bos pertama. "Akan ku kerahkan serangan sihir secara beruntun" ucap Rei. Rei keluar dari balik batu dan menampakkan diri. "Grr...." monster tersebut menatap tajam Rei.
Tanpa peringatan apa pun monster tersebut seperti menghilang. dan tiba tiba berada di samping rei dan mencoba melesat pukulan kepada Rei. akan tetapi Rei sudah memperkirakan Serangan dari samping, ia pun melompat ke arah yang berlawanan.
"Sihir Waktu\= Time Stop" Rei menghentikan waktu. dan ia mendarat dengan baik. "Sihir Dimensi\= Black Hole" Rei menggunakan sihir black hole di empat bagian tubuh monster.
"Sihir waktu\= time is running" Waktu kembali berjalan. Black hole menghisap kedua tangan monster tersebut. "Ck, aku kira dengan black hole akan segera berakhir" ucap Rei.
"Sihir kutukan\= Rotting Eye" Rei menggunakan sihir terlarang. dan monster tersebut terkena efek sihir Rei sehingga membuat tubuh monster tersebut menjadi debu. "Aduh.... aduh... Sakit ...." ucap Rei merintih kesakitan.
Karena efek memakai sihir terlarang tersebut adalah mengorbankan mata kiri Rei. yaitu sihir pembusuk yang membuat musik membusuk dan juga mata akan membusuk.
"Sihir penyembuhan\= Health" Rei menyembuhkan mata kirinya. Tak lama mata kiri nya kembali sembuh. "Hah.... ternyata lebih sakit dari yang kubayangkan" ucap Rei.
Rei melihat ada sebuah peti di dekat sana. ia pun menghampiri peti tersebut dan membuka nya. Rei menemukan item tingkat A dan juga ada satu item yang membuat nya penasaran.
"Ramuan herbal yang akan memberikan kekuatan sihir....?" ucap Rei yang membaca keterangan item tersebut. Rei tanpa ragu membuka tutup ramuan tersebut dan meminum ramuan tersebut.
Rei menggunakan teleportasi untuk kembali ke mansion. Saat Rei sampai di mansion sudah mulai senja dan ia pun masuk ke dalam mansion. ia di sambut oleh para pelayan saat memasuki pintu depan.
"Selamat datang tuan" ucap para pelayan bersama an. "Ya, aku pulang" ucap Rei. kemudian mereka makan malam bersama dan setelah makan malam Rei di kamarnya berfikir.
"Kalau lantai sepuluh sudah lumayan sulit bagaimana di lantai selanjutnya" ucap Rei. "Untuk sekarang aku akan tidur" ucap Rei. kemudian ia memejamkan mata dan kemudian tertidur.
Dan hari pun berganti pagi. seperti biasa Rei bangun dan ia mandi kemudian berganti baju. ia pergi ke meja makan dan sarapan bersama dan setelah sarapan ia meninggalkan uang di meja dan pergi ke Dungeon tersembunyi.
Rei berteleport ke Dungeon tersembunyi lantai 10. "Yosh, aku kembali'' ucap Rei. ia pun berjalan menuju ke lantai selanjutnya yaitu lantai 11. dan ia pun sampai di lantai 11 ia melihat monster dan ia bersembunyi untuk menganalisa monster tersebut.
Musuh Rei kali ini adalah monster terbang yaitu, Flying Centipedes. "Seperti nya aku bisa menghadapi nya" ucap Rei. Rei pun keluar untuk menampakkan diri.
Saat Rei keluar Centipedes langsung menyerang Rei dengan cairan asam dari bagian tubuh bawah. Rei melompat ke samping untuk menghindari serangannya. saat serangan asam tersebut mengenai lantai lantai tersebut seperti terbakar dan membuat lubang.
"Ck, aku harus menghindari serangannya" ucap Rei. Kemudian Centipedes melesat beberapa serangan cairan asam secara bersamaan ke arah Rei.