
"Eh....? tanpa ku ketahui sekarang sudah hampir waktunya makan malam" ucap Rei yang melihat keluar jendela. "Karena lagi fokus fokus nya membaca aku jadi lupa waktu" ucap Rei. kemudian ia pun beranjak dan akan keluar dari kamarnya dan saat ia membuka pintu ia langsung bertatap dengan shiko yang lagi berada di depan pintu kamar Rei.
"Eh, shiko ada apa berada di depan kamar ku...?" ucap Rei. "Ah, anu.... sudah hampir waktunya makan malam" ucap Shiko. "Ya, aku akan segera ke sana" ucap Rei. "Ya, kalau begitu aku ke sana ya" ucap Shiko yang langsung berjalan ke arah meja makan. Dan sedangkan rei, ia berjalan ke arah kamar mandi ia langsung bergegas mandi.
Setelah mandi Rei menuju ke ruang makan. Di ruang makan, makanan sudah berada di atas meja dan sudah siap untuk di santap. "Silahkan duduk tuan...." ucap para pelayan. "Ya...." ucap Rei yang kemudian duduk. dan mereka pun makan bersama seperti biasa. Setelah makan Rei tetap berada di sana dan sedang duduk.
Para pelayan membereskan peralatan yang telah di gunakan. Rei, Iseria, Cerise dan Shiko juga masih berada di sana dan meminum Teh. "Luna apa kau tahu sesuatu tentang ras Scylla....?" ucap Rei. "Ras Scylla ya.... saya belum pernah dengar tentang ras tersebut, kalau Vivi dan yang lainnya apa kalian tau....?" ucap Luna.
"Saya taunya kalau ras Scylla itu adalah ras legendaris, dan ada beberapa rumor tersebar hanya di beberapa kalangan" ucap rui. "Tidak, ras Scylla itu memang ada tapi keberadaan nya memang sangat sulit di temukan, tapi beberapa tahun yang lalu ada rumor bahwa ras Scylla telah punah" ucap Vivi.
"Kalian juga harus istirahat yang cukup ya, kalau begitu aku kembali ke kamar ku" ucap Rei yang beranjak dari kursi. Dan kemudian Iseria, Cerise dan Shiko pun ikut beranjak dari kursi dan pergi ke kamar mereka. Rei memasuki kamar nya dan duduk di kursi. "Hmm..... ras terkuat ya..... kalau ras Scylla di takuti sudah sepantasnya akan seperti terasingkan karena tidak di sukai" batin Rei.
"Untuk sekarang aku akan tidur dulu" ucap Rei yang sambil rebahan di kasur. "Tuan.... apa anda lupa dengan saya.....?" ucap Elathan. "Eh, ya maaf Elathan aku hampir lupa, tapi dari tadi pagi kau kemana saja.....?" ucap Rei. "Saya membantu para warga desa seperti menanam, memupuk, memetik buah dan yang lainnya" ucap Elathan.
"Oh, begitu ya..... bagus lah kau sudah membatu banyak orang, kau istirahat saja Elathan" ucap Rei. "Baik tuan, kalau begitu saya akan pergi" ucap Elathan dan kemudian menghilang dari pandangan Rei. "Yah, sehari tidak terlihat aku jadi lupa dengannya" ucap Rei.
"Whooam....... ngantuk nya, apa karena aku memiliki kegiatan lebih banyak dari biasanya aku jadi sangat lelah" ucap Rei kemudian ia pun menutup mata dan langsung tertidur.