Betsu No Sekai No Sekandoraifu

Betsu No Sekai No Sekandoraifu
eps.189 Pekerjaan



"Hmm.... apakah kau sudah belajar tentang dasar untuk mengurus keuangan....?" ucap Rei. "Ka.... kalau itu sih....." ucap Carl. "Pasti belum, hah.... akan jadi semakin lama selesainya" ucap Rei. "Apakah anda tidak mau membantu....?" ucap Carl. "Aku akan membantu, Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, dan Alencia apakah kalian juga bisa membantu ku....?" ucap Rei.


"Ya.... tentu saja, kami akan bantu Rei dengan senang hati" ucap Iseria. "Ya.... benar sekali, kami akan membantu Danna" ucap Shiko. "Ya ... terima kasih, ya... kalau begitu besok kami akan ke kastil, kau tunggu saja" ucap rei. "Baik, terima kasih" ucap Carl. "Yosh... Sekarang sudah selesai, kau bisa pergi" ucap Rei.


Dan Carl pun keluar dari mansion dan pergi ke kastil kerajaan penyihir. "Hmm.... sekarang aku akan ke pemandian...." ucap Rei. "Kami ikut....." ucap Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia. "Yuna dan Nina juga ikut papa...." ucap Yuna dan Nina. Kemudian mereka pun pergi ke pemandian.


Setelah mereka membersihkan diri mereka pun berendam di air panas. "Hmm.... kalau masalah nya kecil akan sedikit mudah, kalau besar akan memakan waktu yang cukup lama...." batin Rei. Dan tak lama mereka pun keluar dan ganti baju, setelah itu mereka pergi ke ruang makan. Di ruang makan para pelayan sudah menyiapkan makanan di atas meja.


Mereka makan malam bersama, dan setelah makan malam mereka kembali ke kamar mereka. Re dikamar nya menulis sesuatu di beberapa kertas, dan setelah ia selesai menulis, kertas itu pun di simpan dengan baik oleh Rei. Setelah itu Rei pun berbaring di atas tempat tidur dan Rei mulai tertidur.


Malam hari pun berlalu dan pagi hari pun tiba. "Whooam....." Rei terbangun. "Ya.... sekarang aku harus ke sana...." ucap Rei yang harus pergi ke kastil kerajaan penyihir. Rei pun keluar dari kamarnya untuk mencuci muka, setelah mencuci muka Rei pergi ruang Makan. Di ruang makan para pelayan sedang menyiapkan makanan. Rei pun duduk di sana.


Tak lama Yuna, Nina, Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia datang ke ruang makan. "Selamat pagi kalian semua....." ucap Rei. "Selamat pagi papa...." ucap Yuna dan Nina. "Selamat pagi, Rei" ucap Iseria, Cerise, Sasaki, Cisa, dan Rin. "Selamat pagi Danna....." ucap Shiko. "Selamat pagi, sayang....." ucap Asami. "Selamat pagi darling....." ucap Alencia.


Yuna, Nina, Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia pun duduk dan mereka menunggu makanan siap. Tak lama mereka menunggu, makanan pun telah siap. Dan mereka pun sarapan pagi bersama, dan setelah sarapan pagi mereka bersiap siap untuk pergi.


Setelah mereka bersiap siap, dan mereka pun keluar dari Mansion dan menuju ke kastil kerajaan penyihir. Rei menggunakan sihir teleportasi agar bisa ke sana lebih cepat. Dan mereka pun langsung di sambut oleh Carl.



"Selamat datang, dan aku berterima kasih atas bantuan kalian....." ucap Carl. "Ya.... kalau begitu kita langsung ke tempatnya....?" ucap Rei. "Ya.... akan aku antarkan ke sana...." ucap Carl. Dan mereka berjalan menuju ke ruang kerja kerajaan. Dan saat Carl membuka pintu ruangan itu, mereka semua tercengang. "Ya ampun....... apa apaan tempat ini.....?" ucap Rei.


"Ya.... terserah Kalian...." ucap Rei. Dan Rei pun membedakan setiap dokumen yang ada di sana menjadi beberapa kelompok. Tak lama kemudian Rei pun selesai. "Yosh.... sekarang jadi lebih mudah..... Yuna Nina bisakah kalian panggil Iseria dan yang lainnya....?" ucap Rei. "Baik papa....." ucap Yuna dan Nina. Kemudian mereka berdua pun keluar untuk memanggil Iseria dan yang lainnya.


Tak lama Yuna dan Nina keluar, mereka berdua pun kembali dengan membawa Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, Alencia dan Carl. "Ya.... kalian datang juga....." ucap Rei. "Apakah sudah selesai....?" ucap Iseria. "Ya.... aku sudah menyendiri kan berkas yang harus kalian stempel" ucap Rei.


"Baik.... akan kami lakukan...." ucap Sasaki. "Ya.... ini semua kalian stempel, kalau di lakukan bersama sama akan semakin cepat selesai nya...." ucap Rei. "Baik.... Danna...." ucap Shiko. Kemudian Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia pun bekerja sama untuk menyelesaikan bagian mereka.


Sedang Rei, Yuna, Nina dan Carl berada di meja yang berbeda dengan Iseria dan yang lainnya. Rei mengajarkan cara menghitung Kepada Yuna, Nina dan Carl. "Ini akan aku berikan kepada kalian dan kalian simak aku mengajar...." ucap Rei. "Baik... papa...." ucap Yuna dan Nina. "Ya...." ucap Carl.


Rei pun mengajarkan menghitung kepada mereka dengan menggunakan kertas yang Rei tulis tadi malam. Sambil mengajar mereka Rei menggunakan sihir untuk menggerakkan stempel dan bulu pena dan menyelesaikan beberapa dokumen sekaligus. "Yosh.... bagaimana....? apakah bisa....?" ucap Rei.


"Ya... papa, sangat mudah karena papa yang menjajakan...." ucap Yuna. "Ya.... mudah sekali papa ....." ucap Nina. "Kalau Carl bagaimana.....?" ucap Rei. "Eh.... tunggu sebentar....." ucap Carl. "Kalau masih belum paham katakan saja yang mana, nanti akan aku ajarkan sekali lagi'' ucap Rei. "Ya.... kalau begitu yang ini...." ucap Carl.


Dan Rei pun mengarahkan kembali kepada Carl hingga dia mengerti. Setelah Carl mengerti mereka pun mengerjakan dokumen yang ada di sana dari pagi dan Istirahat sebentar saya siang hari. "Waktunya makan siang, kita istirahat dahulu" ucap Rei. "Yey.... istirahat....." ucap Sasaki. Dan Rei menggunakan gerbang sihir untuk kembali ke mansion.


Di mansion Rei, Yuna, Nina, Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin, dan Alencia makan siang bersama. setelah makan siang mereka mereka kembali ke ruangan tadi. Saat mereka di sana, Carl juga baru saja selesai makan siang. Dan mereka pun kembali bekerja.


"Iseria, Cerise, Shiko, Sasaki, Asami, Cisa, Rin dan Alencia kalau kalian selesai kalian bisa pergi dan ajak Yuna Nina bermain" ucap Rei. "Tapi bagaimana dengan Rei....?" ucap Iseria. "Jangan khawatir aku, aku akan baik baik saja, aja Yuna dan Nina bermain" ucap Rei. "Baiklah kalau begitu" ucap Iseria. "Yuna Nina, ayo bermain dengan kami...." ucap Cerise. "Bermain....? ayo kak, tapi bagaimana dengan papa....?" ucap Yuna. "Kalian bermain dengan mereka ya....." ucap Rei. "Baiklah papa...." ucap Nina.